Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@baxtiyorumirzaqo9:
Muxammad Amir
Open In TikTok:
Region: UZ
Friday 02 October 2026 17:38:12 GMT
97
7
3
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
0.3MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0.3MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
Bahtiyor :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰Jon öğlim
2026-10-03 04:16:59
1
Muxammad Amir :
hayotim mazmuni
2026-10-03 04:19:53
0
👊BOʻYSNMAS👊 :
👍👍👍
2026-10-02 18:13:07
0
To see more videos from user @baxtiyorumirzaqo9, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
#capcut mối tình đầu
احدد قصص النجاح البطل بوعزوز 🏆🎯💪🏾ماشاءالله
PIHAK SEKOLAH TAK HADIR DI PEMAKAMAN AQIB Aqib sudah dimakamkan. Tapi sejak mendengar kabar pemakamannya, ada satu hal yang terus mengganjal di kepala saya. Apakah pihak sekolah datang saat Aqib dimakamkan? Lalu, setelah seorang siswanya meninggal dunia dan kasusnya kini dikaitkan dengan dugaan perundungan, apakah ada rasa penyesalan atau bentuk tanggung jawab yang disampaikan pihak sekolah kepada keluarga? Pertanyaan itu membuat saya mencoba menghubungi keluarga Aqib. Saya ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi setelah jenazah bocah tujuh tahun itu dibawa pulang dari rumah sakit dan dimakamkan. Ternyata, jawabannya cukup membuat saya terdiam. Menurut Kusyani (36), tante Aqib, tidak ada satu pun perwakilan dari pihak sekolah yang datang saat pemakaman Aqib di Pemakaman Cikemplong, Kamis (1/10/2026) siang. Termasuk kepala sekolah. "Saat pemakaman, dari pihak sekolah tidak ada yang datang. Perwakilan guru datang sore jam tiganan," ujar Kusyani kepada saya, Jumat (2/10/2026). Saya kembali memastikan apakah kepala sekolah datang setelah itu. Jawabannya tetap sama. "Tapi kepala sekolahnya tidak datang," imbuh Kusyani. Saya kemudian bertanya, apakah sejak Aqib meninggal ada permintaan maaf dari pihak sekolah kepada keluarga? Kusyani mengatakan, sejauh ini tidak ada. "Tidak pernah hadir sama sekali," katanya. Bahkan ketika perwakilan sekolah datang ke rumah keluarga pada Kamis sore, Kusyani menyebut tidak ada penyampaian permintaan maaf. "Tidak ada kata maaf sih pas kemarin pihak sekolah ke sini," ujarnya. Saya lalu mencoba menghubungi Kepala SD Negeri 1 Kebondalem, Erning Kustini. Saya ingin mendengar langsung bagaimana sikap sekolah setelah Aqib meninggal. Apalagi polisi kini masih mendalami dugaan perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah. Pesan saya dibalas singkat. "Maaf mas semua sudah saya serahkan ke kepolisian (Polres), dan ini masih dalam proses penyidikan," jawab Erning. Saya mencoba melanjutkan pertanyaan. Apakah pihak sekolah merasa memiliki tanggung jawab atau penyesalan atas peristiwa yang menimpa Aqib? Pertanyaan itu tidak mendapat jawaban. Aqib meninggal dunia pada Rabu sore, 30 September 2026. Sebelumnya, ia menjalani perawatan selama sembilan hari di RSUD dr M Ashari Pemalang sejak 17 September. Bocah tujuh tahun itu mengeluhkan sakit di bagian perut dan sekujur tubuhnya. Kamis siang, jenazahnya menjalani autopsi oleh Bidokkes Polda Jateng bersama Tim Inafis Polres Pemalang. Setelah itu, Aqib dibawa pulang dan dimakamkan keluarganya di Pemakaman Cikemplong, tak jauh dari rumahnya di Kelurahan Kebondalem. Di titik itu, sebagai wartawan, saya sebenarnya masih punya banyak pertanyaan. Bukan hanya soal siapa yang bertanggung jawab. Tapi juga soal bagaimana sebuah sekolah bersikap ketika seorang anak yang masih duduk di kelas 2 SD meninggal dunia, sementara polisi masih menyelidiki dugaan perundungan yang melibatkan siswa. Untuk saat ini, saya hanya bisa mencatat apa yang disampaikan keluarga dan apa yang dijawab pihak sekolah. Selebihnya, proses penyidikan polisi yang akan mengungkap apa yang sebenarnya terjadi pada Aqib. UPDATE APALAGI NIH?? follow dulu nggeh lur.. #aqib #sd #kebondalem #pemalang #perundungan
@eubellioficial #belli #belliclipfy #segredodaginga #edit #futebol
Another Black🖤Red♥️ Beauty 10/10 GT 6.25 #viral #foryoupage #trending #kohatbiketrack #heavybikeinpakistan
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy