@gscinemas: No words needed. 🥺✨ Relive La La Land exclusively at GSC today! 🎬💫 #LaLaLand #RyanGosling #EmmaStone #Malaysia #LaLaLandMY

GSCinemas
GSCinemas
Open In TikTok:
Region: MY
Saturday 03 October 2026 03:54:22 GMT
10190
1039
17
78

Music

Download

Comments

online24jamm
jiU love bot :
"I'm always gonna love you"
2026-10-05 05:06:25
0
greenknife77
GreenKnife77 :
Horror movie
2026-10-03 05:09:07
27
avocadorable80
🥑 :
Fix ur app pls i wanna buy tickets
2026-10-03 04:02:09
0
mhb.zest
Mhb Zest :
2026-10-03 04:38:38
9
indidude
Lloyd :
2026-10-03 12:11:30
4
ha1l3y23
ha1L3Y23 :
tq buat orang nangis deh
2026-10-03 05:10:58
2
shazz.kecekekk
shazz potter :
kecewa sikit sbb pegi tak dapat poster…😭
2026-10-03 18:59:02
0
chenwaeyeo
🌼fadDae🌼 :
sakit banget hatu gua nnton ini tadi malam😭 sad ending😭😭😭😭😭😭😭😭ga terima guaaa
2026-10-04 17:16:16
0
sha_craftygal
Sha CraftyGal🧛🏻‍♀️🧝🏻‍♀️ :
part ni aku tak tahan😭😭😭
2026-10-03 06:29:20
0
syedmuhammadizaz.alidrus
SyedIzaz_ :
2026-10-03 03:56:47
0
ozankuu
ozankuu :
@anastronaut
2026-10-03 22:46:57
0
waiyan_htet
Waiyan Htet :
💞💞💞
2026-10-03 03:56:39
0
virginiachavez86
ginger🖤 :
✌️
2026-10-05 01:38:21
0
To see more videos from user @gscinemas, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Seorang pekerja perempuan di Institut Penelitian Antipes Irkutsk, Rusia, meninggal dunia di tengah rumor mengenai kemungkinan merebaknya wabah
Seorang pekerja perempuan di Institut Penelitian Antipes Irkutsk, Rusia, meninggal dunia di tengah rumor mengenai kemungkinan merebaknya wabah "Black Death" atau pes. Ia dilaporkan mengalami pneumonia dengan penyebab yang hingga kini belum diketahui. Di sisi lain, Badan Pengawas Perlindungan Hak Konsumen dan Kesejahteraan Manusia Rusia (Rospotrebnadzor) menyatakan kondisi sanitasi dan epidemiologi di wilayah Irkutsk masih stabil. Kematian pekerja tersebut memicu kekhawatiran warga di wilayah Irkutsk, terutama terkait dugaan pes paru. Spekulasi mengenai kemungkinan wabah mulai beredar setelah pegawai Institut Penelitian Antipes Irkutsk itu meninggal dunia. Dikutip Euronews, Darya Shipilova meninggal pada dini hari 2 Oktober di ruang perawatan intensif rumah sakit distrik di Kota Shelekhov. Menurut laporan media lokal, ia diduga memecahkan tabung reaksi yang berisi patogen penyebab pes. Insiden tersebut mendorong otoritas menerapkan sejumlah langkah karantina. Sekitar 200 orang menjalani pemantauan medis ketat. Media Baikal People melaporkan bahwa beberapa rumah sakit di Irkutsk langsung ditutup dan diberlakukan karantina selama tiga pekan. Pada Sabtu, penggunaan masker juga diwajibkan sebagai langkah pencegahan di pabrik aluminium Irkutsk di Shelekhov. Warga Shelekhov mengaku melihat sejumlah orang mengenakan pakaian pelindung, masker, dan sarung tangan di jalanan. Para orang tua setempat juga menyebut masker dibagikan di sejumlah taman kanak-kanak. Darya Shipilova meninggal pada dini hari 2 Oktober di ruang perawatan intensif rumah sakit distrik di Kota Shelekhov. Menurut laporan media lokal, ia diduga memecahkan tabung reaksi yang berisi patogen penyebab pes. Dari Mana Dugaan Paparan Pes Berasal? Perempuan berusia 28 tahun tersebut merupakan asisten laboratorium yang berfokus pada penelitian patogen berbahaya. Berdasarkan keterangan yang disampaikan rekan kerja dan sejumlah media independen, pada 25 September ia diduga tidak sengaja memecahkan tabung reaksi berisi bakteri berbahaya Yersinia pestis saat bekerja dengan bahan biologis hidup di laboratorium. Dua hari kemudian, kondisi Shipilova tiba-tiba memburuk. Ia segera dilarikan ke Rumah Sakit Distrik Shelekhov. Awalnya, dokter yang belum mengetahui kejadian di laboratorium tersebut menduga ia mengalami COVID-19 dengan kondisi berat dan memasukkannya ke unit khusus pasien Covid. Namun, kondisinya memburuk dengan cepat. Berdasarkan kondisi klinis yang dialami, dokter kemudian melakukan tes untuk mendeteksi infeksi berbahaya. Pasien akhirnya dipasangi ventilator, tetapi nyawanya tidak tertolong. Pes paru dapat berkembang dengan sangat cepat. Tanpa pemberian antibiotik yang tepat dan segera, penyakit ini hampir selalu berakibat fatal. Dinyatakan Mengalami "Pneumonia dengan Penyebab yang Belum Diketahui" Pada Minggu (4/10/2026), Rospotrebnadzor menyatakan bahwa situasi sanitasi dan epidemiologi di wilayah Irkutsk masih stabil. Lembaga tersebut menyebut perempuan itu meninggal akibat "pneumonia dengan penyebab yang belum diketahui". Rospotrebnadzor juga menyatakan bahwa pemeriksaan lanjutan terhadap sampel yang diambil dari pasien tidak menemukan mikroorganisme yang berkaitan dengan pekerjaannya di laboratorium. Dalam pernyataannya, Rospotrebnadzor menyebut situasi sanitasi dan epidemiologi di wilayah Irkutsk, termasuk Kota Irkutsk dan Shelekhov, berada dalam kondisi stabil. Otoritas juga mengatakan sejumlah langkah khusus telah dilakukan setelah seorang pegawai Institut Antipes Siberia dan Timur Jauh mengalami sakit dan kemudian meninggal dengan diagnosis pneumonia yang penyebabnya belum diketahui. Rospotrebnadzor menambahkan bahwa tidak ada insiden yang melibatkan mikroorganisme patogen yang tercatat di institut tersebut. Selain itu, dalam 10 hari terakhir tidak ada staf institut yang dilaporkan mencari pertolongan medis karena penyakit infeksi. sumber: detik health #bencana #virus #pes #masukberanda #fypp

About