@clo_ver57: រួមទាំងmeដែល😜 #enhypen #engeneenhypen #engenecambodia🇰🇭✨

KK
KK
Open In TikTok:
Region: KH
Saturday 03 October 2026 10:42:05 GMT
14057
3211
65
233

Music

Download

Comments

miijo753
@… :
Love kIg2 Mg you fan K-pp Love hx💕🫶💋
2026-10-03 22:14:26
1
jungkookei452
Jungkookei⁷ :
អត់មានលុយទិញ💔
2026-10-04 01:46:06
40
swowdrop_enha
tess :
Hii
2026-10-04 07:46:48
1
h.o.r980
🐰鲜花🇨🇳🎓 :
ចងទិញរូប Kpopដែតែអត់ដឹងទិញនៅណា
2026-10-04 07:15:50
2
kontea98
𝙍𝙞𝙠𝙞 𝙍𝙞𝙠𝙞★♥︎🐥 :
បាន7ងៃគេលួចអស់😭😭
2026-10-03 13:31:18
8
jealous_jnitt
EVAN-EVER🍀 :
The me😆
2026-10-03 13:29:17
3
songpisey06
ruka❤️🏳️‍🌈 :
ភ័យខ្លាចគេលួច
2026-10-04 04:53:13
2
greenmartinn
greenmartinn :
2026-10-04 07:14:34
1
yuei009
⋆. 𐙚˚࿔𝔂𝓾𝓮𝓲 𝜗𝜚˚⋆ :
អត់ដឹងទិញតាមណា🙂🙂
2026-10-04 09:06:15
1
gsjuxdbajahshsvx
army 💜💜 and Engene😘 :
កាបូបក្នុងក្ដីស្រមៃ🥰
2026-10-03 11:41:39
1
robloxstorybynika
🍫Elara🍫 :
bos nh ng hx🙏🥰
2026-10-04 06:29:04
1
zomchai23
LiNA :
អត់មានលុយទិញ
2026-10-04 00:08:05
3
phan.mai538
Yukooo :
សាក់ទិញមើលមិត្តញុមលួចអស់🥰🥰
2026-10-04 05:33:09
3
.yoshi.niki2
កូនធម៌ enhypen ស្របច្បាប់☺️🫶 :
ញុមដាក់ទៅសាលាខ្លាចតែគ្រូចាប់ទេ😂
2026-10-04 02:07:58
1
hav.minh7
Mixhz :
អត់លុយទិញ
2026-10-03 13:49:35
2
anna_komhuj.26
𑣲W.anna.J🧀 🇰🇭🇫🇷 :
Nh😭
2026-10-04 05:52:16
1
zhangzheli22
Ry🐈‍⬛ :
nh កាតបមួយបន្តោងចង់100
2026-10-03 10:50:18
2
bongtemmany
Ly na-jungwon🇰🇭🎀🌷 :
ភ័យជាងគេខ្លាចតែគេលួច
2026-10-03 15:06:05
1
yikaa_yiheng
fan tf family chen yiheng :
ម្ដងនេះដាក់កន្ដោងឲ្យណាណីមើរ🥰💔
2026-10-03 11:49:30
3
niki690475
Ni-ki🐣 :
ញុមសុំបែបនេះហើយណា អត់សើសណាហី
2026-10-03 17:08:56
1
sripov7
EVAN🍰ENHYPEN☘️ :
អត់មានលុយទិញ ម៉ែដេកលុយអស់ហើយមេៗ
2026-10-04 09:09:07
0
joen.jelly01
🤍JK.JELLY🌙 :
🥰
2026-10-04 08:20:29
1
jan.tu5
(^ _^)Neth :
2026-10-04 08:04:56
1
jingamm6
🍼 :
ម៉ែដេញឲទៅវត្តរហូតមេៗអើយ🥰🥰🥰
2026-10-04 08:42:51
0
ra.ny3763
Ra Ny :
Helpអត់ដឹងកាតាបបែបមិច😭
2026-10-04 02:26:22
1
To see more videos from user @clo_ver57, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV : James duduk di sana. Tattoo artist bertubuh tegap itu malam ini menanggalkan kaus santainya dan mengenakan kemeja hitam polos dengan lengan yang digulung hingga siku, mengekspos guratan tato hitam pekat yang menjalar di kulitnya. Kancing teratas kemejanya dibiarkan terbuka, memberikan kesan liar namun sangat berkelas. Tangannya menggenggam gelas berisi whiskey beres, sesekali menyesapnya tanpa sedikit pun mengalihkan pandangan tajamnya dari panggung. Saat ia menggerakkan gelasnya, kilau lampu klub malam itu mengekspos sebuah guratan tinta baru yang sangat mencolok di punggung tangan kirinya, sebuah tato simbol gelombang suara hitam pekat yang meliuk indah dari pergelangan hingga ke pangkal jari manisnya—ia dedikasikan khusus untuk melodi yang sedang kamu mainkan di atas panggung. Di bawah sana, lantai dansa bergetar hebat. Dentuman bass dari musik EDM yang menghentak seolah menyatu dengan detak jantung ratusan orang yang melompat dalam kepungan lampu strobo neon ungu dan biru elektrik. Namun, bagi James, semua kerumunan itu hanyalah latar belakang yang buram. Fokusnya terkunci sepenuhnya pada kamu—sang DJ yang sedang menguasai panggung malam ini. James meratapi bagaimana kamu bisa terlihat begitu bersinar dan ceria di atas sana. Jari-jarimu bergerak lincah di atas mixer, memutar knop dengan presisi, sementara senyuman manismu dilemparkan ke arah lautan manusia yang memuja setiap ritme yang kamu mainkan. Kamu begitu hidup, begitu bebas, dan sangat kontras dengan dunianya yang sunyi dan dipenuhi noda tinta hitam. Di tengah-tengah set musikmu, saat lampu strobo biru sesaat menerangi sudut VIP, pandangan mata kalian tanpa sengaja berbenturan. Kamu sempat tertegun selama satu detik penuh. Dari atas panggung yang tinggi, kamu bisa melihat dengan jelas siluet pria sangar berkemeja hitam itu sedang menatapmu dengan intensitas yang sanggup membuat bulu kuduk meremang.  Kilatan lampu klub malam itu juga sempat menangkap guratan tato gelombang suara yang begitu indah di tangan kirinya yang sedang memegang gelas. Tatapan matanya begitu mengunci, seolah di dalam klub yang bising itu hanya ada kamu dan dia. Namun, sedetik kemudian lampu strobo kembali berganti merah dan sosok pria itu kembali tenggelam dalam kegelapan VIP. Jantungmu berdegup sedikit lebih cepat, bukan karena euforia musik, melainkan karena tatapan asing pria itu. Rasa kagum yang James miliki sebenarnya sudah lama berkembang menjadi sebuah ketertarikan yang sangat dalam. Ia sudah mengincarmu sejak lama, selalu menyempatkan hadir di mana pun kamu tampil. James meletakkan gelas whiskey-nya yang mulai mencair, mengetukkan jari-jarinya yang bertato gelombang suara itu ke atas meja marmer VIP seirama dengan ketukan musikmu. Dari saku kemeja hitamnya, ia mengeluarkan sebuah buku catatan kecil berwujud kulit gelap.  Sambil terus mengawasimu dari balik bayangan, ia membuka halaman baru. Di sana, tertulis rapi jadwal turnemu, jam terbangmu, hingga lokasi klub malam berikutnya yang akan kamu datangi minggu depan. Dengan guratan pena yang tegas, James mencoret nama klub malam tempatmu tampil sekarang, menandakan bahwa agendanya malam ini untuk menontonmu telah selesai. Ia menyeringai tipis, seulas senyuman dan penuh percaya diri yang mengikis wajah garangnya.  Setelah melipat kembali catatannya dan menyimpannya ke dalam saku kemeja, ia berdiri dari kursi VIP, berjalan pergi membelakangi kerumunan klub malam yang mulai bubar. ••• Tepat setelah lagu terakhirmu selesai berdentum dan riuh tepuk tangan penonton mereda, kamu melangkah turun ke area belakang panggung. Sambil meneguk sebotol air mineral untuk mendinginkan tenggorokan, pikiranmu terus melayang pada sosok pria sangar di area VIP tadi. Tato soundwave di punggung tangannya benar-benar melekat di kepalamu. [💬💬++] #cortis #james #chaoyufan  #jamesedit #povstories
POV : James duduk di sana. Tattoo artist bertubuh tegap itu malam ini menanggalkan kaus santainya dan mengenakan kemeja hitam polos dengan lengan yang digulung hingga siku, mengekspos guratan tato hitam pekat yang menjalar di kulitnya. Kancing teratas kemejanya dibiarkan terbuka, memberikan kesan liar namun sangat berkelas. Tangannya menggenggam gelas berisi whiskey beres, sesekali menyesapnya tanpa sedikit pun mengalihkan pandangan tajamnya dari panggung. Saat ia menggerakkan gelasnya, kilau lampu klub malam itu mengekspos sebuah guratan tinta baru yang sangat mencolok di punggung tangan kirinya, sebuah tato simbol gelombang suara hitam pekat yang meliuk indah dari pergelangan hingga ke pangkal jari manisnya—ia dedikasikan khusus untuk melodi yang sedang kamu mainkan di atas panggung. Di bawah sana, lantai dansa bergetar hebat. Dentuman bass dari musik EDM yang menghentak seolah menyatu dengan detak jantung ratusan orang yang melompat dalam kepungan lampu strobo neon ungu dan biru elektrik. Namun, bagi James, semua kerumunan itu hanyalah latar belakang yang buram. Fokusnya terkunci sepenuhnya pada kamu—sang DJ yang sedang menguasai panggung malam ini. James meratapi bagaimana kamu bisa terlihat begitu bersinar dan ceria di atas sana. Jari-jarimu bergerak lincah di atas mixer, memutar knop dengan presisi, sementara senyuman manismu dilemparkan ke arah lautan manusia yang memuja setiap ritme yang kamu mainkan. Kamu begitu hidup, begitu bebas, dan sangat kontras dengan dunianya yang sunyi dan dipenuhi noda tinta hitam. Di tengah-tengah set musikmu, saat lampu strobo biru sesaat menerangi sudut VIP, pandangan mata kalian tanpa sengaja berbenturan. Kamu sempat tertegun selama satu detik penuh. Dari atas panggung yang tinggi, kamu bisa melihat dengan jelas siluet pria sangar berkemeja hitam itu sedang menatapmu dengan intensitas yang sanggup membuat bulu kuduk meremang. Kilatan lampu klub malam itu juga sempat menangkap guratan tato gelombang suara yang begitu indah di tangan kirinya yang sedang memegang gelas. Tatapan matanya begitu mengunci, seolah di dalam klub yang bising itu hanya ada kamu dan dia. Namun, sedetik kemudian lampu strobo kembali berganti merah dan sosok pria itu kembali tenggelam dalam kegelapan VIP. Jantungmu berdegup sedikit lebih cepat, bukan karena euforia musik, melainkan karena tatapan asing pria itu. Rasa kagum yang James miliki sebenarnya sudah lama berkembang menjadi sebuah ketertarikan yang sangat dalam. Ia sudah mengincarmu sejak lama, selalu menyempatkan hadir di mana pun kamu tampil. James meletakkan gelas whiskey-nya yang mulai mencair, mengetukkan jari-jarinya yang bertato gelombang suara itu ke atas meja marmer VIP seirama dengan ketukan musikmu. Dari saku kemeja hitamnya, ia mengeluarkan sebuah buku catatan kecil berwujud kulit gelap. Sambil terus mengawasimu dari balik bayangan, ia membuka halaman baru. Di sana, tertulis rapi jadwal turnemu, jam terbangmu, hingga lokasi klub malam berikutnya yang akan kamu datangi minggu depan. Dengan guratan pena yang tegas, James mencoret nama klub malam tempatmu tampil sekarang, menandakan bahwa agendanya malam ini untuk menontonmu telah selesai. Ia menyeringai tipis, seulas senyuman dan penuh percaya diri yang mengikis wajah garangnya. Setelah melipat kembali catatannya dan menyimpannya ke dalam saku kemeja, ia berdiri dari kursi VIP, berjalan pergi membelakangi kerumunan klub malam yang mulai bubar. ••• Tepat setelah lagu terakhirmu selesai berdentum dan riuh tepuk tangan penonton mereda, kamu melangkah turun ke area belakang panggung. Sambil meneguk sebotol air mineral untuk mendinginkan tenggorokan, pikiranmu terus melayang pada sosok pria sangar di area VIP tadi. Tato soundwave di punggung tangannya benar-benar melekat di kepalamu. [💬💬++] #cortis #james #chaoyufan #jamesedit #povstories

About