369 :
kata kiyai sepuh gua dalang bisa aja bakar wayang yg memiliki karakter buruk, sifat buruk. tapi realitanya tidak, dalang tetap merawat wayang tersebut, mengecet kembali jika ada yg lecet, menyimpan kembali ke kotak wayang, menjaganya dan merawatnya, padahal si dalang kalo berkehendak bisa aja dia bakar smua wayang yg punya sifat sifat buruk. tapi jika hal demikian dilakukan, apa yang akan dalang suguhkan diatas panggung jika yg tersisa hanyalah sekumpulan wayang baik ? hanya cerita yang membosankan, tidak ada konflik, tidak ada hikmah, tidak ada pembelajaran yg bisa ditampilkan. kata kiyai gua, kehidupan terjadi hanya jika ada keseimbangan, ada gelap ada terang, ada tinggi ada pendek, ada maju ada mundur, maka dari keseimbangan itulah terciptalah ruang dan waktu, sebagai tempat terjadinya kehidupan. maka Allah menciptakan sesuatu secara berpasangan. supaya kita menyadari hanya Tuhan sajalah yang tunggal. ada matahari, ada sinar matahari, ada hangatnya matahari, dari tiga itu adalah satu kesatuan beda rupa. tak penting lagi kamu nyebutnya trinitas, melebur kepada tuhan, berserah, semuanya memiliki 1 rupa.
2026-10-05 08:17:54