@ayobandungcom: Deretan mobil angkutan kota (angkot) dan elf terparkir di Terminal Ledeng, Kota Bandung, Minggu, 4 Oktober 2026, pukul 10.30 WIB. Minimnya aktivitas penumpang membuat suasana terminal tampak sepi. Beberapa kendaraan tengah diperbaiki oleh sopir dan kernet. Aktivitas tersebut dilakukan di sela waktu menunggu penumpang di tengah suasana terminal yang lengang. Tak berselang lama, dua angkot berkelir hijau memasuki area terminal. Tanpa membawa penumpang, angkot tersebut tak lama kemudian kembali meninggalkan terminal. Salah seorang sopir angkot jurusan Margahayu-Ledeng, Apip (50) mengaku jumlah penumpang di terminal Ledeng kian menurun. Menurutnya, kondisi ini terjadi sejak Covid-19 dan munculnya ojek online (ojol). "Terakhir ramai itu sebelum Covid-19 dan sebelum ada ojol," ujarnya saat ditemui di sela-sela menunggu penumpang. Ia menyebut angkot diberikan waktu sekitar lima menit untuk mengetem. Ada atau tidak penumpang, angkot akan melanjutkan perjalanan. Batas waktu diterapkan agar angkot tidak terlalu lama menunggu penumpang di area stasiun dan dapat menjaga kelancaran serta ketertiban arus kendaraan. "Gantian ngetemnya. Penumpang naik yang depan, kalau udah lima menitan, yang belakangnya maju jadi paling depan," sebutnya. Jumlah penumpang yang didapat di terminal Ledeng diakuinya tak menentu. Paling banyak sepuluh orang. Namun hal itu jarang terjadi. "Kebanyakan dewasa," ujarnya. Apip mengaku pendapatan sebagai sopir angkot yang telah dijalaninya sejak tahun 2000-an kini hanya berkisar Rp70-100 ribu per hari. Uang tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya. Kendati begitu, ia berhasil membiayai anak tunggalnya hingga lulus kuliah. "Dicukup-cukupin uangnya," katanya. Apip telah mendengar bahwa akan ada pembangunan BRT Bandung Raya di terminal Ledeng. Ia tak menolak adanya program tersebut. Namun dirinya khawatir keberadaan BRT akan berdampak pada jumlah penumpang. Karena itu, dia meminta pemerintah tetap memperhatikan angkot. "Harapannya pemerintah tetap memperhatikan keberlangsungan angkot," harapnya. Selengkapnya di Ayobandung.com Reporter: Gilang Fathu
ayobandung.com
Region: ID
Sunday 04 October 2026 09:04:19 GMT
Music
Download
Comments
Ujang Karbohidrat :
saya udh ga perduli sama sopir angkot ..
pernah negor ngetem n berhenti seenaknya jawabannya bkin naik emosi saya 😅
2026-10-04 10:03:49
9
aakasep :
jangan menyalahkan ojol pak rejeki sudah ada yang atur ,
2026-10-04 09:33:42
4
ovannavo :
ouh terminal panyateh tempat ngetem mobil pribadi da angkot mah ngetemna di jalan na [Tertawa sampai menangis]
2026-10-04 15:58:00
0
gegzzzy :
terminal antapani udah mulai renov, ledeng kapan?
2026-10-04 13:10:58
0
liaaja :
deket rumah aku ituuuuuuu😩
2026-10-04 09:31:41
0
bears_candy :
males gak jelas tarifnya.. udah saatnya bayar transum tinggal tap aja, tarif per kilometer, jd kalo ganti2 angkutan tinggal naik aja gak boncos
2026-10-04 14:28:27
0
pedriniesta :
jatlinko yg di jakarta harus di terapin di bandung
2026-10-04 18:25:45
0
To see more videos from user @ayobandungcom, please go to the Tikwm
homepage.