@elturcotattoo3: What TikTok sound is stuck in your head right now? 😂 Tell me in the comments! #tattoo #tattooartist #tattooshop #tattoolife

elturcotattoo
elturcotattoo
Open In TikTok:
Region: IE
Sunday 04 October 2026 13:39:02 GMT
983
42
0
1

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @elturcotattoo3, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

MOOD PENDIDIKAN – Sebuah unggahan di media sosial menjadi sorotan setelah seorang murid di SMP Negeri 8 Sengah Temila, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, disebut mengalami dugaan kekerasan fisik saat berada dalam barisan siswa. Dalam unggahan akun Facebook Nurbaiti Andalek, murid tersebut disebut diduga ditendang dan ditampar oleh kepala sekolah karena berbicara saat berbaris. Murid itu kemudian disebut menangis dan pulang ke rumah untuk menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Menanggapi dugaan tersebut, Ketua Umum IEMC, Ronald A Sinaga (BroRon), menilai dugaan kekerasan terhadap siswa harus diperiksa secara objektif. “Kalau benar ada murid yang diduga ditendang dan ditampar hanya karena berbicara saat berbaris, ini harus menjadi perhatian serius. Disiplin di sekolah tidak boleh dibangun dengan kekerasan fisik.” BroRon menegaskan, Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman menempatkan sekolah sebagai ruang yang harus memberikan perlindungan fisik dan kesejahteraan psikologis bagi murid. “Anak datang ke sekolah untuk belajar dan mendapatkan perlindungan, bukan untuk mengalami kekerasan. Jika dugaan tersebut terbukti, jangan sampai kekerasan justru dianggap sebagai metode mendidik.” Karena itu, dugaan kejadian di SMP Negeri 8 Sengah Temila perlu diklarifikasi dan ditangani sesuai ketentuan yang berlaku, dengan tetap memberikan ruang bagi pihak sekolah untuk menyampaikan penjelasan. #pendidikan #kalbar #kalimantanbarat #kalimantan #kepsek
MOOD PENDIDIKAN – Sebuah unggahan di media sosial menjadi sorotan setelah seorang murid di SMP Negeri 8 Sengah Temila, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, disebut mengalami dugaan kekerasan fisik saat berada dalam barisan siswa. Dalam unggahan akun Facebook Nurbaiti Andalek, murid tersebut disebut diduga ditendang dan ditampar oleh kepala sekolah karena berbicara saat berbaris. Murid itu kemudian disebut menangis dan pulang ke rumah untuk menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Menanggapi dugaan tersebut, Ketua Umum IEMC, Ronald A Sinaga (BroRon), menilai dugaan kekerasan terhadap siswa harus diperiksa secara objektif. “Kalau benar ada murid yang diduga ditendang dan ditampar hanya karena berbicara saat berbaris, ini harus menjadi perhatian serius. Disiplin di sekolah tidak boleh dibangun dengan kekerasan fisik.” BroRon menegaskan, Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman menempatkan sekolah sebagai ruang yang harus memberikan perlindungan fisik dan kesejahteraan psikologis bagi murid. “Anak datang ke sekolah untuk belajar dan mendapatkan perlindungan, bukan untuk mengalami kekerasan. Jika dugaan tersebut terbukti, jangan sampai kekerasan justru dianggap sebagai metode mendidik.” Karena itu, dugaan kejadian di SMP Negeri 8 Sengah Temila perlu diklarifikasi dan ditangani sesuai ketentuan yang berlaku, dengan tetap memberikan ruang bagi pihak sekolah untuk menyampaikan penjelasan. #pendidikan #kalbar #kalimantanbarat #kalimantan #kepsek

About