@.lyinnkane: Dj Pilih Dia Atau Kita Rahmat Tahalu #lyinnkane #djviraltiktok #slowed #reverb #fyp

Linn - Music ««
Linn - Music ««
Open In TikTok:
Region: ID
Sunday 04 October 2026 13:55:05 GMT
115238
8738
78
317

Music

Download

Comments

wik_ahh6
𝓴𝓮𝓷𝓲𝔂𝓪𝓪𝓪ღ :
dengerin sambil mandi enak bgt😁🤣
2026-10-04 18:29:04
49
kamenrider_04
Fathh :
Sound ini+prime BoBoiBoy
2026-10-06 17:40:23
2
evilthelegend4
Leonhart🇮🇩🇨🇳 :
bye guys
2026-10-05 11:46:03
8
fanssnyaaandoko_
RAINNN_ :
@𝓴𝓮𝓷𝓲𝔂𝓪𝓪𝓪ღ:dengerin sambil mandi enak bgt😁🤣
2026-10-05 05:50:54
8
ytvanzz16
𝙛𝙖𝙣𝙯𝙯𝙥𝙧𝙚𝙨𝙚𝙩_ :
2026-10-05 00:41:23
6
tau.jii
tau jii :
ke inget si em
2026-10-06 12:46:31
1
kananiardisa527
Ardisa Kanani :
enak yah lagunya
2026-10-09 02:53:04
2
sandrosumondasumo
sandvo snmonda1919191919191919 :
kalo aku keduanyakk🥰
2026-10-05 10:44:33
1
reski45170
RAMADAN (2027)" no galau-galau :
2026-10-05 05:01:48
1
myint.aung3261
©===={•}========> :
2026-10-05 00:54:45
3
dan.di770
Dan Di :
yaela gua lagu nya lama pas belum dirilis gua sukka
2026-10-08 07:58:00
1
kyzx032
—Kyzx⁴⁴⁴ :
jadii keingett waktuu ituu🫠🫠👋
2026-10-07 11:20:22
3
dendi.kelazz
Xx :
2026-10-05 03:28:09
1
trinda22
tri :
lyo kak😊😊😊
2026-10-07 01:23:49
1
kopain667
👑👑 ကြေးစားအသဲခွဲသည်✡🔓🔓 :
2026-10-06 17:00:53
1
alif.alif0561
orang yang tidak dikenal :
2026-10-06 15:21:08
1
apit.nata.dewa
★{~§™BSK ★ APITZZ™§~}★ :
2026-10-06 11:54:20
1
ereean_05
Ereena✈️🇨🇳🇨🇳 :
2026-10-05 00:28:23
2
adityaalvlog
TEAM KING_ADITYA☆ :
jadi ingat pengen balik waktu 2024.2025 touring bareng
2026-10-09 02:18:27
1
stay.4232
MR. :
2026-10-05 11:48:21
1
sipex_29
s!pex :
DJ pilih dia atau kita X siem
2026-10-07 00:55:22
2
azammkhoirull
azaammm :
2026-10-05 06:17:22
1
wafi_geming01
Wafi_Geming :
2026-10-05 08:10:44
1
anggagohdo
s𝑢úlzy. :
2026-10-04 19:57:21
1
myint.aung3261
©===={•}========> :
2026-10-05 00:54:54
1
To see more videos from user @.lyinnkane, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

SATU ANAK KEHILANGAN MASA DEPANNYA, APAKAH KITA SUDAH BENAR-BENAR PEDULI? 💔 | KISAH AQIB YANG MENJADI PENGINGAT BAGI KITA SEMUA Muhammad Hasbi Al Aqib (Aqib), siswa kelas 2 SD berusia 7 tahun di Pemalang, meninggal dunia pada 30 September 2026 setelah sebelumnya menjalani perawatan di rumah sakit. Keluarga menyampaikan dugaan bahwa Aqib mengalami kekerasan di sekolah. Perkara ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya perlindungan anak dan pencegahan perundungan. 🕊️ Dari peristiwa ini, ada pelajaran besar yang tidak boleh kita abaikan: sekolah seharusnya menjadi tempat anak merasa aman, bukan tempat mereka menyimpan ketakutan. Terkadang, seorang anak memilih diam bukan karena tidak ingin bercerita, melainkan karena takut tidak dipercaya. Karena itu, orang tua perlu mendengarkan, guru perlu peka, dan teman-teman perlu berani melaporkan jika melihat tindakan kekerasan. Ingatlah, bercanda tidak boleh menyakiti, perbedaan tidak boleh menjadi alasan untuk merendahkan, dan merasa lebih kuat bukan berarti berhak menyakiti orang lain. Kasus Aqib masih menyisakan pertanyaan yang harus dijawab melalui proses hukum dan pemeriksaan yang objektif. Kita perlu menghormati keluarga korban, melindungi anak-anak, serta tidak menyebarkan tuduhan yang belum terbukti. Anak-anak tidak hanya membutuhkan pendidikan, tetapi juga perlindungan, kasih sayang, dan lingkungan yang aman. Jangan menunggu tragedi berikutnya untuk mulai peduli. Jika melihat perundungan, jangan ikut menertawakan, jangan memilih diam—segera laporkan kepada guru atau orang dewasa yang dapat dipercaya. Semoga keluarga Aqib diberi kekuatan menghadapi kehilangan ini. Semoga kepergiannya menjadi pengingat bagi kita semua untuk membangun lingkungan pendidikan yang lebih aman, penuh empati, dan bebas dari kekerasan. Menurut kalian, apa langkah paling penting yang harus dilakukan orang tua dan pihak sekolah agar perundungan tidak terus terjadi? Mari berdiskusi dengan sopan dan saling menghargai. #StopBullying #LindungiAnak #EdukasiIndonesia #FYP
SATU ANAK KEHILANGAN MASA DEPANNYA, APAKAH KITA SUDAH BENAR-BENAR PEDULI? 💔 | KISAH AQIB YANG MENJADI PENGINGAT BAGI KITA SEMUA Muhammad Hasbi Al Aqib (Aqib), siswa kelas 2 SD berusia 7 tahun di Pemalang, meninggal dunia pada 30 September 2026 setelah sebelumnya menjalani perawatan di rumah sakit. Keluarga menyampaikan dugaan bahwa Aqib mengalami kekerasan di sekolah. Perkara ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya perlindungan anak dan pencegahan perundungan. 🕊️ Dari peristiwa ini, ada pelajaran besar yang tidak boleh kita abaikan: sekolah seharusnya menjadi tempat anak merasa aman, bukan tempat mereka menyimpan ketakutan. Terkadang, seorang anak memilih diam bukan karena tidak ingin bercerita, melainkan karena takut tidak dipercaya. Karena itu, orang tua perlu mendengarkan, guru perlu peka, dan teman-teman perlu berani melaporkan jika melihat tindakan kekerasan. Ingatlah, bercanda tidak boleh menyakiti, perbedaan tidak boleh menjadi alasan untuk merendahkan, dan merasa lebih kuat bukan berarti berhak menyakiti orang lain. Kasus Aqib masih menyisakan pertanyaan yang harus dijawab melalui proses hukum dan pemeriksaan yang objektif. Kita perlu menghormati keluarga korban, melindungi anak-anak, serta tidak menyebarkan tuduhan yang belum terbukti. Anak-anak tidak hanya membutuhkan pendidikan, tetapi juga perlindungan, kasih sayang, dan lingkungan yang aman. Jangan menunggu tragedi berikutnya untuk mulai peduli. Jika melihat perundungan, jangan ikut menertawakan, jangan memilih diam—segera laporkan kepada guru atau orang dewasa yang dapat dipercaya. Semoga keluarga Aqib diberi kekuatan menghadapi kehilangan ini. Semoga kepergiannya menjadi pengingat bagi kita semua untuk membangun lingkungan pendidikan yang lebih aman, penuh empati, dan bebas dari kekerasan. Menurut kalian, apa langkah paling penting yang harus dilakukan orang tua dan pihak sekolah agar perundungan tidak terus terjadi? Mari berdiskusi dengan sopan dan saling menghargai. #StopBullying #LindungiAnak #EdukasiIndonesia #FYP

About