@sammie.rae_fitness: I am a child of God. Wear it loud and proud ♥️♥️♥️ #godisgood #childofgod #christianfashion #christiantiktok

SammieRaeChavez
SammieRaeChavez
Open In TikTok:
Region: US
Sunday 04 October 2026 15:53:12 GMT
1421
14
1
3

Music

Download

Comments

walkingdead813
walkingdead813 :
Expensive
2026-10-06 04:44:39
0
To see more videos from user @sammie.rae_fitness, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Menanam sayuran di dataran rendah itu tantangan terberatnya adalah musim, dimana petani hanya bisa menanam sayur pada musim hujan saja, pada musim kering praktis lahan-lahan itu tidak bisa ditanami. Namun tidak demikian dengan petani rentan atau miskin yang tergabung dalam kelompok tani Ngudi Makmur di Dukuh Turunan, Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, berkat bantuan dari program CSR PT Pertamina Patra Niaga AFT Adi Sumarmo para petani yang bermasalah dengan irigasi bisa menanam sepanjang tahun, atau di musim kemarau pun tetap bisa menanam sayur. Para petani miskin yang tidak punya lahan ini dengan bantuan irigasi yang dibangun Pertamina Patra Niaga AFT Adi Sumarmo, yaitu berupa sumur sibel yang digerakkan oleh pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) kini menggarap 4 hektar lahan kas desa sepanjang tahun. PLTS tersebut tidak hanya untuk menjadi tenaga yang menggerakkan sumur sibel untuk pengairan, tetapi juga digunakan untuk menggerakkan mesin pencacah eceng gondok untuk membuat silase (pakan ternak kambing), dan juga untuk membuat pupuk organik dari eceng gondok, serta digunakan untuk mengisi air bak-bak pencuci sayuran dari air bersih. Menurut Local Hero Khoirul Huda, yang juga komandan kelompok tani Ngudi Makmur, dengan bantuan irigasi dari Pertamina (AFT Adi Sumarmo), anggotanya bisa menanam kangkung, bayam, dan sayuran lain 12 kali dalam setahun, karena rata-rata umur sayuran tersebut tidak sampai satu bulan atau hanya 25 hari. Bahkan untuk timun yang usianya hanya 35 hari di lahan yang tidak lebih 1000 meter untuk sekali panen bisa menghasilkan Rp 20 juta, dengan modal hanya Rp 5 juta maka keuntungan sekali panen timun mencapai Rp 20 juta. Berkat irigasi dari tenaga PLTS bantuan Pertamina dimana petani bisa menanam sepanjang tahun, maka bukan saja penduduk rentan/miskin bisa sejahtera, tetapi juga kebiasaan masyarakat yang biasanya Judol, dan mabuk-mabukan sudah tidak ada lagi, karena masyarakat disibukkan bisa menanam sayuran sepanjang tahun. Choirul Huda kini bertekad akan mengajak anak-anak muda untuk bertani, karena kalau ditekuni hasil dari bertani saat ini lebih besar pendapatannya dari menjadi pegawai atau bekerja menjadi TKI di luar negeri. Seperti diketahui, di desa Sobokerto ini ada waduk yang bernama Waduk Cengklik, namun persoalan muncul karena waduk ini dipenuhi gulma berupa eceng gondok, berkat pendampingan dari para Perwira AFT Adi Sumarmo petani-petani di Sobokerto ini dengan menggunakan tenaga PLTS bisa mengubah tanaman eceng gondok ini menjadi pupuk, biogas, dan pakan ternak. #petani #boyolali24jam #fypシ #indonesia
Menanam sayuran di dataran rendah itu tantangan terberatnya adalah musim, dimana petani hanya bisa menanam sayur pada musim hujan saja, pada musim kering praktis lahan-lahan itu tidak bisa ditanami. Namun tidak demikian dengan petani rentan atau miskin yang tergabung dalam kelompok tani Ngudi Makmur di Dukuh Turunan, Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, berkat bantuan dari program CSR PT Pertamina Patra Niaga AFT Adi Sumarmo para petani yang bermasalah dengan irigasi bisa menanam sepanjang tahun, atau di musim kemarau pun tetap bisa menanam sayur. Para petani miskin yang tidak punya lahan ini dengan bantuan irigasi yang dibangun Pertamina Patra Niaga AFT Adi Sumarmo, yaitu berupa sumur sibel yang digerakkan oleh pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) kini menggarap 4 hektar lahan kas desa sepanjang tahun. PLTS tersebut tidak hanya untuk menjadi tenaga yang menggerakkan sumur sibel untuk pengairan, tetapi juga digunakan untuk menggerakkan mesin pencacah eceng gondok untuk membuat silase (pakan ternak kambing), dan juga untuk membuat pupuk organik dari eceng gondok, serta digunakan untuk mengisi air bak-bak pencuci sayuran dari air bersih. Menurut Local Hero Khoirul Huda, yang juga komandan kelompok tani Ngudi Makmur, dengan bantuan irigasi dari Pertamina (AFT Adi Sumarmo), anggotanya bisa menanam kangkung, bayam, dan sayuran lain 12 kali dalam setahun, karena rata-rata umur sayuran tersebut tidak sampai satu bulan atau hanya 25 hari. Bahkan untuk timun yang usianya hanya 35 hari di lahan yang tidak lebih 1000 meter untuk sekali panen bisa menghasilkan Rp 20 juta, dengan modal hanya Rp 5 juta maka keuntungan sekali panen timun mencapai Rp 20 juta. Berkat irigasi dari tenaga PLTS bantuan Pertamina dimana petani bisa menanam sepanjang tahun, maka bukan saja penduduk rentan/miskin bisa sejahtera, tetapi juga kebiasaan masyarakat yang biasanya Judol, dan mabuk-mabukan sudah tidak ada lagi, karena masyarakat disibukkan bisa menanam sayuran sepanjang tahun. Choirul Huda kini bertekad akan mengajak anak-anak muda untuk bertani, karena kalau ditekuni hasil dari bertani saat ini lebih besar pendapatannya dari menjadi pegawai atau bekerja menjadi TKI di luar negeri. Seperti diketahui, di desa Sobokerto ini ada waduk yang bernama Waduk Cengklik, namun persoalan muncul karena waduk ini dipenuhi gulma berupa eceng gondok, berkat pendampingan dari para Perwira AFT Adi Sumarmo petani-petani di Sobokerto ini dengan menggunakan tenaga PLTS bisa mengubah tanaman eceng gondok ini menjadi pupuk, biogas, dan pakan ternak. #petani #boyolali24jam #fypシ #indonesia

About