@willianscg1: REVOLTANTE: Vejam o que o LADRÃO fez com nossa bandeira, primeiro posa e tira foto e depois amassa e atira no chão como se fosse um pano velho! É este o amor que sente pelo Brasil 🇧🇷 ELE ODEIA O NOSSO BRASIL POR ISSO ESTÁ DESTRUINDO O BRASIL 🇧🇷 #Eleições2026 #viral #fyp #flaviobolsonaro #lula

CoeWill 🎢
CoeWill 🎢
Open In TikTok:
Region: BR
Sunday 04 October 2026 16:06:01 GMT
4956
67
7
70

Music

Download

Comments

rosy.braga54
Rosy Braga :
Jogar,é nítido que ele não jogou,mas ele amassou com vontade a nossa bandeira. Ah..sou 22 tá.
2026-10-04 17:50:30
3
veranice_pedroso_drinks
Veranice :
22 no 1 turno....FLÁVIO BOLSONARO 🇧🇷🇧🇷🇧🇷🇧🇷
2026-10-04 17:15:21
2
o653cawboyy
o653cawboyy :
esse cara nao é patriota nao ama a patria nao tem respeito pela nação ele so quer dinheiro e poder
2026-10-04 16:57:58
2
lucaslimah5889
lucas lima :
não jogou no chão ele da pro cara a bandeira que é do cara
2026-10-04 16:39:03
0
mariairacemalopes
mariairacemalopes :
grandes coisa 😆😆😆😁
2026-10-04 19:41:45
0
carloskadu5612
carloskadu56 :
Ele entregou para o retratista kkkkkk
2026-10-04 17:39:25
0
cara_do_problema
XOXOLATE🐵 :
gente esse moço aí está lançando vídeo de fake dizendo que lula jogou a bandeira no chão na hora de votar vão lá olhar o perfil dele e façam algo@Partido dos Trabalhadores @PT São Paulo @Jornal O Globo @TikTok Brasil @PT do Povo❤️
2026-10-04 17:49:48
0
To see more videos from user @willianscg1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

LINI BELAKANG PSS SLEMAN KENA SOROTAN USAI KEBOBOLAN 7 GOL DI 3 LAGA Awal musim Super League 2026/2027 menjadi periode sulit bagi PSS Sleman. Skuat berjuluk Super Elang Jawa tersebut belum mampu menemukan performa solid di lini pertahanan setelah gawang mereka telah dibobol sebanyak 7 kali hanya dalam rentang tiga pertandingan perdana. Rangkaian hasil buruk tersebut dimulai saat PSS takluk 1-2 dari Bali United, disusul kekalahan kandang 1-3 atas Madura United, serta yang teranyar dibungkam Dewa United dengan skor 1-2. Menanggapi sorotan tajam publik terhadap barisan pertahanan, Pelatih Utama PSS Sleman, Pieter Huistra, menegaskan bahwa dirinya enggan menyalahkan atau membebani individu pemain di lini belakang semata. Menurut pelatih asal Belanda tersebut, aspek pertahanan merupakan tanggung jawab kolektif seluruh 11 pemain yang berada di dalam lapangan. Huistra menilai beberapa gol lawan terjadi akibat situasi yang kurang beruntung, seperti eksekusi jarak jauh dari garis tengah, kesalahan antisipasi, hingga hukuman penalti yang tergolong ringan. Meski begitu, mantan juru taktik Borneo FC ini bersikap kritis dan mengakui bahwa kebobolan tujuh gol dalam tiga laga adalah catatan yang terlalu besar. Evaluasi menyeluruh dan pembenahan organisasi permainan akan menjadi fokus utamanya agar seluruh lini aktif berkontribusi menjaga kedalaman saat kehilangan penguasaan bola. (mur/mon) Produser : Ibnu Taufik Juwariyanto Reporter : Almurfi Syofyan Editor : Mona Kriesdinar Program : Tribun Jogja News Video Editor : Afifudin #pss #liga1 #sepakbola
LINI BELAKANG PSS SLEMAN KENA SOROTAN USAI KEBOBOLAN 7 GOL DI 3 LAGA Awal musim Super League 2026/2027 menjadi periode sulit bagi PSS Sleman. Skuat berjuluk Super Elang Jawa tersebut belum mampu menemukan performa solid di lini pertahanan setelah gawang mereka telah dibobol sebanyak 7 kali hanya dalam rentang tiga pertandingan perdana. Rangkaian hasil buruk tersebut dimulai saat PSS takluk 1-2 dari Bali United, disusul kekalahan kandang 1-3 atas Madura United, serta yang teranyar dibungkam Dewa United dengan skor 1-2. Menanggapi sorotan tajam publik terhadap barisan pertahanan, Pelatih Utama PSS Sleman, Pieter Huistra, menegaskan bahwa dirinya enggan menyalahkan atau membebani individu pemain di lini belakang semata. Menurut pelatih asal Belanda tersebut, aspek pertahanan merupakan tanggung jawab kolektif seluruh 11 pemain yang berada di dalam lapangan. Huistra menilai beberapa gol lawan terjadi akibat situasi yang kurang beruntung, seperti eksekusi jarak jauh dari garis tengah, kesalahan antisipasi, hingga hukuman penalti yang tergolong ringan. Meski begitu, mantan juru taktik Borneo FC ini bersikap kritis dan mengakui bahwa kebobolan tujuh gol dalam tiga laga adalah catatan yang terlalu besar. Evaluasi menyeluruh dan pembenahan organisasi permainan akan menjadi fokus utamanya agar seluruh lini aktif berkontribusi menjaga kedalaman saat kehilangan penguasaan bola. (mur/mon) Produser : Ibnu Taufik Juwariyanto Reporter : Almurfi Syofyan Editor : Mona Kriesdinar Program : Tribun Jogja News Video Editor : Afifudin #pss #liga1 #sepakbola

About