@miss.margy:

Margy💜🦋
Margy💜🦋
Open In TikTok:
Region: LB
Sunday 04 October 2026 19:19:07 GMT
88397
10884
72
802

Music

Download

Comments

super.woman509
unbreakable💪💪 :
same to me ,
2026-10-05 09:44:40
0
lazna._lazna
🍒 :
Siezi enjoy pesa ya mtu simtaki
2026-10-05 07:19:01
40
captain_rickie
Captain Rickie :
Comment section ni hivyo but Kwa ground vitu ni different
2026-10-05 10:10:47
2
its.nju_we
nju_we backup :
Mie stakutaka nitataka izo pesa zako😂😂
2026-10-05 06:38:01
11
damaris.kamau65
Damaris Kamau :
final, hii Wacha iende status saisai 🥰🥰
2026-10-05 09:02:45
2
christinedavid400
Tinaa :
uko kama mm🤣🤣mm bora narauka nitafute zangu hata kama ni kidogo,naridhika kabisaa ✌️
2026-10-05 08:09:19
11
sam.matei8
ṣ̌âm ♾️ 👽🦅⛱️ :
me and girls 😂😂😂📊📊📉💥💥🦅
2026-10-04 19:24:33
29
traceey2026
traceey nandy :
some people think having money is abig deal
2026-10-05 06:44:36
16
antidote868
Scorpion🦞💫 :
period[Heartwarming]
2026-10-05 07:53:41
0
victorushindi449
beaboy@364 :
wazii🤣🤣🤣🤣
2026-10-04 19:22:34
4
nancykimnana
Nacy🌸 :
Niko na zangu zinanitosha😂
2026-10-05 08:07:08
2
mcnono00
Shantel nonoo :
period
2026-10-05 07:02:26
1
terry.naomi
TERRY 💞🥰 :
mi naye kujilazimisha kwa mtu ilinikataa
2026-10-05 08:22:48
2
hailah901
Hailah✨ :
Exactly 👌
2026-10-05 06:20:26
1
phoebeariana0
Phoebe ma'Ariana :
vibe ndiyo muhimu🤣🤣
2026-10-05 10:18:10
0
virginian42
Chellah 💝 :
mm ata ikue Dubai kijana kma sikutaki, n ivo😁😁
2026-10-05 04:20:45
1
mercyamusolo
Mercy Amusolo :
huyo ndo Mimi sasa
2026-10-05 10:06:20
0
mer_lin_myles95
𝐵𝑎𝑟𝑏𝑖𝑒❤️𝑀𝑒𝑟𝑙𝑖𝑛📌 :
Niko na zangu zinanitosha
2026-10-04 20:18:23
2
shanie8412
shanie :
atamimi
2026-10-05 09:26:53
0
h_ugh.18
🦋_nixhie✨️❤️🦋 :
Louder abeg
2026-10-05 09:21:20
0
linda4cheruto
kibet🌸🦋 :
walai
2026-10-05 09:27:42
0
lavendaoyugi3
𝐋𝐚𝐯𝐞𝐧𝐝𝐞𝐫 🎀 :
Mbona uwaambie ukweli😂😂😂
2026-10-05 09:44:11
0
user20233787398468
Lee zeband :
kweli we uko kam mm
2026-10-05 09:50:15
0
lucymwash465
stacey xhiroh :
huyu n mmmmh😂😂
2026-10-05 09:36:37
0
kikishii66
shii✨🌹 Rashford 🥀 :
hapo sasa 😁
2026-10-04 22:50:05
0
To see more videos from user @miss.margy, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV | Malam itu, salah satu base anak Teknik di kampusmu mendadak heboh. Bukan karena info tugas, jadwal praktikum, atau pengumuman himpunan. Kali ini, nama salah satu mahasiswa yang sudah terlalu sering wara-wiri di base kembali menjadi bahan cuitan. Dan seperti biasa, cukup untuk membuat para penggemar setianya ikut nimbrung. Park Sunghoon. Mahasiswa Teknik Mesin yang namanya nyaris tak pernah absen dari timeline. Kadang karena prestasinya, tapi lebih sering karena kelakuannya. Apalagi kalau bukan soal perempuan. Namanya hampir selalu punya cerita baru. Entah soal tongkrongan famous yang selalu berakhir menjelang pagi, jaket himpunan yang masih melekat saat ia datang ke kampus, atau perempuan lain yang belakangan terlihat bersamanya. Sunghoon memang terkenal. Terlalu terkenal, bahkan. Tengil, suka cari masalah, dan seolah tak pernah kehabisan perempuan. Si teknik redflag berjalan, kalau kata sebagian orang waras. Tapi anehnya, fansnya selalu ada saja yang rela pura-pura buta. Dahimu mengernyit saat matamu berhenti pada sebuah foto yang sejak tadi memenuhi timeline. Sunghoon masih dengan jaket hitam dan helm half-face yang menutupi sebagian wajahnya, duduk di atas motor sambil memboncengi seorang mahasiswi Psikologi yang sama sekali tak kamu kenal. Kedua tangan perempuan itu melingkar santai di pinggangnya, sementara Sunghoon menoleh sedikit ke belakang dengan senyum yang masih bisa terlihat jelas di balik helm. Senyum yang beberapa minggu lalu, masih kamu kira hanya milikmu. [ BASE TEKNIK ] “Guys ini Sunghoon anak mesin bukan sih?😭😭😭 kok kayaknya udah punya gandengan baru aja. Literally baru putus sama si y/n, loh. Eh sekarang udah boncengin anak psikologi wkwkwk. Cocok sih mereka, sama-sama cakep 😭. Btw ada yang tau kabar y/n? takutnya masih galau... atau jangan-jangan malah belum move on? WKWKWK.” Kamu spontan berdecak jijik. “Najis banget??? Ogah banget gue galauin cowok gila itu.” Ponselmu kamu letakkan sedikit kasar di atas meja cafe, sebelum tanganmu meraih gelas minuman yang nyaris habis dan menyesapnya dengan wajah kesal. Teman-temanmu sontak mengangkat kepala dari ponsel masing-masing. Senyum dan kekehan kecil langsung terdengar dari sekitar meja. Reaksimu tentu saja sudah bisa mereka tebak setelah kalian melihat unggahan X itu bersamaan. “Gue bilang juga apa. Sebaik-baiknya anak Teknik, lebih baik jangan,” celetuk Giselle sambil terkekeh puas. “Lu nggak percaya sama gue, sih.” Jessie hanya tersenyum simpul sembari menyesap es kopinya. “Sia-sia air mata lu seminggu kemarin, nangisin anak Teknik jahat.” Kamu memutar bola mata. “Ya udah, sih. Anggap aja kemarin gue dipelet sama dia.” “Dipelet sampe ciuman tiap ketemu?” sahut Giselle dengan wajah penuh seringai jahil. Kamu sontak melotot. Hampir saja minuman yang baru kamu teguk menyembur karena tersedak. Sementara ketiga temanmu justru pecah tertawa melihat reaksimu. Kamu kembali berdecak sebal. “Giselle, shut up. It's so disgusting to remember.” ••• Malam itu, bukannya tidur lebih awal, kamu malah masih duduk dengan laptop di pangkuanmu. Sejak pulang dari cafe tadi, entah kenapa kepalamu masih penuh oleh unggahan base Teknik yang menyebalkan itu. Berkali-kali kamu mencoba mengabaikannya, tetapi kalimat terakhir dalam menfess tersebut terus terngiang-ngiang. “Najis,” gumammu sebal. Kamu menggeleng, lalu kembali memusatkan perhatian pada layar laptop di hadapanmu. Beberapa halaman jurnal hukum terbuka, lengkap dengan catatan dan buku yang berserakan di atas karpet. Jam digital di sudut ruangan sudah menunjukkan 02.11 dini hari.  Kamu sebenarnya sudah mengantuk, tapi rasa kesal membuatmu enggan tidur. Daripada terus memikirkan Sunghoon, lebih baik tugas kuliahmu selesai malam ini. Setidaknya, begitu yang kamu pikirkan. Sampai sebuah getaran dari sisi laptop membuat jemarimu berhenti mengetik. Ponselmu menyala, satu nama muncul di layar. Sunghoon.  +💬 #pov #sunghoon #sunghoonedit #sunghoonenhypen #fypage
POV | Malam itu, salah satu base anak Teknik di kampusmu mendadak heboh. Bukan karena info tugas, jadwal praktikum, atau pengumuman himpunan. Kali ini, nama salah satu mahasiswa yang sudah terlalu sering wara-wiri di base kembali menjadi bahan cuitan. Dan seperti biasa, cukup untuk membuat para penggemar setianya ikut nimbrung. Park Sunghoon. Mahasiswa Teknik Mesin yang namanya nyaris tak pernah absen dari timeline. Kadang karena prestasinya, tapi lebih sering karena kelakuannya. Apalagi kalau bukan soal perempuan. Namanya hampir selalu punya cerita baru. Entah soal tongkrongan famous yang selalu berakhir menjelang pagi, jaket himpunan yang masih melekat saat ia datang ke kampus, atau perempuan lain yang belakangan terlihat bersamanya. Sunghoon memang terkenal. Terlalu terkenal, bahkan. Tengil, suka cari masalah, dan seolah tak pernah kehabisan perempuan. Si teknik redflag berjalan, kalau kata sebagian orang waras. Tapi anehnya, fansnya selalu ada saja yang rela pura-pura buta. Dahimu mengernyit saat matamu berhenti pada sebuah foto yang sejak tadi memenuhi timeline. Sunghoon masih dengan jaket hitam dan helm half-face yang menutupi sebagian wajahnya, duduk di atas motor sambil memboncengi seorang mahasiswi Psikologi yang sama sekali tak kamu kenal. Kedua tangan perempuan itu melingkar santai di pinggangnya, sementara Sunghoon menoleh sedikit ke belakang dengan senyum yang masih bisa terlihat jelas di balik helm. Senyum yang beberapa minggu lalu, masih kamu kira hanya milikmu. [ BASE TEKNIK ] “Guys ini Sunghoon anak mesin bukan sih?😭😭😭 kok kayaknya udah punya gandengan baru aja. Literally baru putus sama si y/n, loh. Eh sekarang udah boncengin anak psikologi wkwkwk. Cocok sih mereka, sama-sama cakep 😭. Btw ada yang tau kabar y/n? takutnya masih galau... atau jangan-jangan malah belum move on? WKWKWK.” Kamu spontan berdecak jijik. “Najis banget??? Ogah banget gue galauin cowok gila itu.” Ponselmu kamu letakkan sedikit kasar di atas meja cafe, sebelum tanganmu meraih gelas minuman yang nyaris habis dan menyesapnya dengan wajah kesal. Teman-temanmu sontak mengangkat kepala dari ponsel masing-masing. Senyum dan kekehan kecil langsung terdengar dari sekitar meja. Reaksimu tentu saja sudah bisa mereka tebak setelah kalian melihat unggahan X itu bersamaan. “Gue bilang juga apa. Sebaik-baiknya anak Teknik, lebih baik jangan,” celetuk Giselle sambil terkekeh puas. “Lu nggak percaya sama gue, sih.” Jessie hanya tersenyum simpul sembari menyesap es kopinya. “Sia-sia air mata lu seminggu kemarin, nangisin anak Teknik jahat.” Kamu memutar bola mata. “Ya udah, sih. Anggap aja kemarin gue dipelet sama dia.” “Dipelet sampe ciuman tiap ketemu?” sahut Giselle dengan wajah penuh seringai jahil. Kamu sontak melotot. Hampir saja minuman yang baru kamu teguk menyembur karena tersedak. Sementara ketiga temanmu justru pecah tertawa melihat reaksimu. Kamu kembali berdecak sebal. “Giselle, shut up. It's so disgusting to remember.” ••• Malam itu, bukannya tidur lebih awal, kamu malah masih duduk dengan laptop di pangkuanmu. Sejak pulang dari cafe tadi, entah kenapa kepalamu masih penuh oleh unggahan base Teknik yang menyebalkan itu. Berkali-kali kamu mencoba mengabaikannya, tetapi kalimat terakhir dalam menfess tersebut terus terngiang-ngiang. “Najis,” gumammu sebal. Kamu menggeleng, lalu kembali memusatkan perhatian pada layar laptop di hadapanmu. Beberapa halaman jurnal hukum terbuka, lengkap dengan catatan dan buku yang berserakan di atas karpet. Jam digital di sudut ruangan sudah menunjukkan 02.11 dini hari. Kamu sebenarnya sudah mengantuk, tapi rasa kesal membuatmu enggan tidur. Daripada terus memikirkan Sunghoon, lebih baik tugas kuliahmu selesai malam ini. Setidaknya, begitu yang kamu pikirkan. Sampai sebuah getaran dari sisi laptop membuat jemarimu berhenti mengetik. Ponselmu menyala, satu nama muncul di layar. Sunghoon. +💬 #pov #sunghoon #sunghoonedit #sunghoonenhypen #fypage

About