@ajahmuna: Periuk kualiti kayangan, tapi harga mesra poket. Stok sangat terhad, siapa cepat dia dapat!" #periukantilekat #periukantilekatviral #periukserbaguna #periukxmelekat #tiktokshop

Ajah muna
Ajah muna
Open In TikTok:
Region: MY
Monday 05 October 2026 01:43:35 GMT
470
8
6
1

Music

Download

Comments

dhiael
Dhia El :
best guna pan ni
2026-10-05 01:58:51
0
ajahmuna
Ajah muna :
saya punya 20cm
2026-10-05 01:46:20
0
munamakhtar88
Muna :
waw macam best je xmelakat
2026-10-06 09:39:56
0
To see more videos from user @ajahmuna, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kemunculan Macan Tutul Jawa (Panthera pardus melas) kembali terungkap di Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, setelah seekor satwa dilindungi tersebut terekam kamera trap dalam pemantauan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah pada 12–15 Oktober. Rekaman di kawasan Cagar Alam Nusakambangan Barat itu menjadi bukti keberadaan predator langka di habitat alaminya, meski belum cukup untuk menggambarkan jumlah populasi Macan Tutul Jawa yang tersebar di seluruh kawasan Nusakambangan. Kepala Resor Konservasi Sumber Daya Alam (RKSDA) Wilayah Cilacap, Wahyono Restanto, mengatakan kamera trap hanya menangkap satu individu selama kegiatan pemantauan yang berlangsung singkat tersebut. Ia menjelaskan, berdasarkan penelitian sebelumnya, populasi Macan Tutul Jawa di Pulau Nusakambangan diperkirakan mencapai sekitar 20 individu, tetapi angka tersebut bukan hasil penghitungan terbaru yang mencakup seluruh wilayah pulau. Wahyono menegaskan, data tersebut berasal dari pengamatan pada lokasi tertentu sehingga tidak dapat langsung digunakan untuk menyimpulkan jumlah pasti Macan Tutul Jawa di seluruh Nusakambangan. Selain predator langka tersebut, kamera trap yang dipasang untuk memantau satwa liar juga merekam keberadaan berbagai jenis fauna, mulai dari kancil, kijang, landak, hingga biawak. BKSDA mengingatkan masyarakat, petugas lembaga pemasyarakatan, serta pekerja yang beraktivitas di Nusakambangan untuk tidak mengusik keberadaan satwa liar, apalagi menangkap atau memburunya. Wahyono juga meminta siapa pun yang berjumpa dengan Macan Tutul Jawa agar tidak panik, tidak mencoba mendekati atau memancing respons satwa, serta perlahan menjauh demi menghindari potensi konflik antara manusia dan satwa liar. 📸: Dok. BKSDA Jawa Tengah. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ ⁠ 📝: newsupdate | update | news | vidol | R059 | E120 #bicarafaktalewatberita #kumparan
Kemunculan Macan Tutul Jawa (Panthera pardus melas) kembali terungkap di Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, setelah seekor satwa dilindungi tersebut terekam kamera trap dalam pemantauan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah pada 12–15 Oktober. Rekaman di kawasan Cagar Alam Nusakambangan Barat itu menjadi bukti keberadaan predator langka di habitat alaminya, meski belum cukup untuk menggambarkan jumlah populasi Macan Tutul Jawa yang tersebar di seluruh kawasan Nusakambangan. Kepala Resor Konservasi Sumber Daya Alam (RKSDA) Wilayah Cilacap, Wahyono Restanto, mengatakan kamera trap hanya menangkap satu individu selama kegiatan pemantauan yang berlangsung singkat tersebut. Ia menjelaskan, berdasarkan penelitian sebelumnya, populasi Macan Tutul Jawa di Pulau Nusakambangan diperkirakan mencapai sekitar 20 individu, tetapi angka tersebut bukan hasil penghitungan terbaru yang mencakup seluruh wilayah pulau. Wahyono menegaskan, data tersebut berasal dari pengamatan pada lokasi tertentu sehingga tidak dapat langsung digunakan untuk menyimpulkan jumlah pasti Macan Tutul Jawa di seluruh Nusakambangan. Selain predator langka tersebut, kamera trap yang dipasang untuk memantau satwa liar juga merekam keberadaan berbagai jenis fauna, mulai dari kancil, kijang, landak, hingga biawak. BKSDA mengingatkan masyarakat, petugas lembaga pemasyarakatan, serta pekerja yang beraktivitas di Nusakambangan untuk tidak mengusik keberadaan satwa liar, apalagi menangkap atau memburunya. Wahyono juga meminta siapa pun yang berjumpa dengan Macan Tutul Jawa agar tidak panik, tidak mencoba mendekati atau memancing respons satwa, serta perlahan menjauh demi menghindari potensi konflik antara manusia dan satwa liar. 📸: Dok. BKSDA Jawa Tengah. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ ⁠ 📝: newsupdate | update | news | vidol | R059 | E120 #bicarafaktalewatberita #kumparan

About