@lampung.viva: Tanggamus, Lampung - Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Unit Reskrim Polsek Wonosobo bersama Tim URC Sat Reskrim Polres Tanggamus berhasil menangkap pelaku tindak pidana pemerasan disertai pengancaman terhadap para pengendara yang melintas di jalur menuju Suoh, Desa Gunung Doh, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus. Pelaku berinisial AS alias Sandi (36), warga Desa Gunung Doh, ditangkap pada Jumat, 3 Oktober 2026. Aksi premanisme yang dilakukan tersangka sebelumnya sempat tular dan viral di media sosial TikTok maupun Facebook karena kerap meresahkan sopir travel, pengendara mobil pribadi, hingga warga lokal. Kapolsek Wonosobo, Iptu Primadona Laila, membenarkan penangkapan tersangka yang kerap menggunakan modus pemalakan di jalur lintas tersebut. "Kami Polsek Wonosobo baru saja mengamankan pelaku yang diduga melakukan tindak pidana pemalakan sekaligus disertai dengan pengancaman. Ya betul pelaku memang sempat viral di video TikTok, beredar juga di Facebook, pelaku tersebut memang sudah pelaku lama dan melakukan dengan cara modus yang sama," ujar Iptu Primadona Laila saat dikonfirmasi, Minggu, 4 Oktober 2026. Iptu Primadona menjelaskan, modus yang digunakan tersangka yakni menghentikan kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas, lalu meminta sejumlah uang secara paksa. Nominal yang diminta bervariasi, mulai dari Rp50 ribu hingga Rp500 ribu. "Modusnya yaitu melakukan pemalakan atau pemerasan kepada pengguna jalan, khususnya dalam hal ini adalah sopir travel ataupun sopir mobil pribadi, R4, R2 yang mau melintas, baik itu warga lokal ataupun warga luar yang melintas ke jalan lintas Suoh, dengan cara meminta uang minimal Rp50 ribu, maksimalnya Rp500 ribu," jelasnya. (*) Baca berita selengkapnya di www.lampung.viva.co.id https://lampung.viva.co.id/berita/10305-aksi-pemalakan-dan-pengancaman-yang-viral-di-tanggamus-terkuak-pelaku-merupakan-residivis-kasus-pembunuhan #fyp #pemalakan #sopir #residivis #mobil
Lampung.viva
Region: ID
Monday 05 October 2026 08:28:41 GMT
Music
Download
Comments
kaji suker :
habis ini klarifikasi mnta maaf trus di lepasin
2026-10-05 09:04:29
29
mista wati :
makany Batutegi itu g viral untuk wisata karena Tanggamys itu sarang preman, pemalak jd orang takut mau berkunjung
2026-10-05 10:51:23
4
Ny Utomo :
sandi lgi sandi LG 🤦🤦🤦
2026-10-05 09:25:36
5
mr deggol :
alhamdulillah kemaren dari kalianda,lewat gunung doh sendirian bawa motor ke suoh aman terkendali😁
2026-10-05 13:22:58
1
imanrasta1 :
sekarang udah aman belum min..
lintas sana emang rawan
2026-10-05 11:23:29
2
fadli :
Alhamdulillah akhirnya ketangkap
2026-10-05 11:24:39
2
tdy_prsty :
hdeh dari dulu pada kmna pak?
2026-10-05 10:32:25
2
Agus tato :
masih aja krja nya begitu dari dlu..🤦
2026-10-05 10:05:05
1
emen marya :
kalo lewat jalur sana masih di kawal gak bu
2026-10-05 12:20:51
1
AGIL :
seret pak
2026-10-05 09:48:36
1
DOORSWARAFISTOLL :
wah... mantap
2026-10-05 10:25:51
1
mbeww :
hadeh s lgii2
2026-10-05 12:23:57
0
Kang juli :
mantap bu kapolsek, aman lah tanggamus ku
2026-10-05 12:49:26
0
🥰 bintang tamu 🥰 :
tangkap yg korupsi
2026-10-05 12:11:53
0
Shidqia :
udah lama kenapa baru di tindaklanjuti?
2026-10-05 13:09:41
0
mursalim44 :
itu ada pak sumantri juga
2026-10-05 12:13:49
0
AGE :
dari jaman gak enak disitu mah emng udh jadi kek tradisi malak.dlu waktu mau masuk souh harus ngawal permobil 50k[Tertawa sampai menangis]
2026-10-05 10:01:21
0
🥰 bintang tamu 🥰 :
selama ini kemana aja kok baru bergerak 🤣🤣🤣🤣🤣
2026-10-05 12:12:44
0
⭐ BNS MEDIYAN01⭐ :
terus Yang di negeri ngarip itu gimna,saya sering lewat malem di setop
2026-10-05 11:55:57
0
E One :
alah paling juga nati dilepasin udah lagi lah
2026-10-05 11:48:44
0
Jherhabok. :
jalur sepi arah semong jln gunung
2026-10-05 12:13:10
0
kartika tika :
udah piral baru polisi turun alah paleng seminggu di lepas
2026-10-05 11:59:33
0
Tob Hanter :
💪 bravo
2026-10-05 12:11:30
0
eddy :
kan ada pos polisi di gunung doh
2026-10-05 12:06:18
0
Bambang Suhendra :
berantas abis biar aman[Suka][Suka][Suka]
2026-10-05 10:19:58
0
To see more videos from user @lampung.viva, please go to the Tikwm
homepage.