@soloman519: @عمر ابو الدهب ‏ أخوي الغالي🔥♥️

👑Šolimân سليمان
👑Šolimân سليمان
Open In TikTok:
Region: SA
Monday 05 October 2026 10:33:06 GMT
379
57
15
1

Music

Download

Comments

yassienelfaiuomy
Yassien :
سيما الغالي ❤️
2026-10-06 17:59:27
0
elmomaizmohamedtata1
المميز محمد تأتأ :
[Red heart][Red heart][Red heart]
2026-10-05 10:49:00
0
mo.elkaboo7
Պ☹.∊ℓкᾰḅ☹☹ :
🫰🤍🫰
2026-10-05 11:49:34
0
mohamedaborawan0
Mohamed Aborawan :
🥰🥰🥰
2026-10-05 15:31:35
0
user1460108763665
ابو عويس😈🔥 :
🥰🥰🥰
2026-10-06 00:13:42
0
user14177533881275
هناء عز :
🥰🥰🥰
2026-10-05 12:09:03
0
user1143993947040
من غدرهم كرهتهم :
🥰🥰🥰
2026-10-05 12:04:06
0
soloman519
👑Šolimân سليمان :
@سلطان البلد 🔥🔥🔥
2026-10-05 10:33:42
0
To see more videos from user @soloman519, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


"กลับบ้านเกิด…กลับคืนสู่ช้างศึก" ศุภณัฏฐ์ กับคิงส์คัพที่รอคอย บางครั้งการกลับมา อาจมีความหมายมากกว่าการเดินทางกลับสู่สถานที่เดิม โดยเฉพาะการกลับมาของ "แบงค์" ศุภณัฏฐ์ เหมือนตา สู่สีเสื้อทีมชาติไทยอีกครั้ง หลังจากต้องรอคอยโอกาสกลับมารับใช้ทัพ “ช้างศึก” นานกว่า 1 ปี 7 เดือน 8 วัน ครั้งสุดท้ายที่เราได้เจอเด็กหนุ่มคนนี้บอกเลยว่าต้องย้อนกลับไปในศึก เอเชียน คัพ 2027 รอบคัดเลือก พบ ทีมชาติศรีลังกา เมื่อช่วงเดือนมีนาคมของปีที่ผ่านมา การกลับมาครั้งนี้ ไม่ได้เกิดขึ้นในสนามไหนก็ได้... แต่เกิดขึ้นบนแผ่นดินบ้านเกิดของเขาเอง จังหวัดศรีสะเกษ จากวันที่ลงสนามในฟุตบอลคิงส์คัพ ครั้งแรกต่อหน้าแฟนบอลบุรีรัมย์ สู่วันที่จะได้ลงสนามต่อหน้าแฟนบอลชาวศรีสะเกษ เด็กคนหนึ่งที่เติบโตมากับฟุตบอล ก่อนก้าวขึ้นมาสู่เส้นทางฟุตบอลอาชีพ และกลายเป็นหนึ่งในดาวรุ่งที่ถูกจับตามองมากที่สุดของประเทศไทย ชื่อของ “ศุภณัฏฐ์ เหมือนตา” จึงไม่ได้เป็นเพียงนักฟุตบอลคนหนึ่ง แต่ยังเป็นผลผลิตที่สะท้อนถึงการเดินทางของเด็กไทยไปสู่ต่างแดน จากสนามที่เขาเคยวิ่งเล่นในวัยเด็ก วันนี้เขากลับมายืนอยู่บนสนามเดียวกันในฐานะ “นักฟุตบอลทีมชาติไทย” ภาพของเด็กศรีสะเกษในวันนั้น กับนักเตะทีมชาติไทยในวันนี้ จึงเหมือนเรื่องราวที่มาบรรจบกัน จากความฝันเล็กๆ ในวัยเด็ก...สู่การได้ยืนอยู่ท่ามกลางเสียงเชียร์ของแฟนบอลในบ้านเกิด ภายใต้เสื้อที่มีธงชาติไทยอยู่บนอก แน่นอนว่า การกลับมาครั้งนี้ไม่ได้มีเพียงเรื่องของความทรงจำ แต่ยังมีเรื่องของ “ผลงาน” รออยู่ เขาทราบดีว่าการกลับมาติดทีมชาติคือโอกาส แต่การรักษาตำแหน่ง รวมถึงต้องพิสูจน์ตัวเองในสนาม คืออีกเรื่องหนึ่ง เริ่มต้นจากบ้านเกิด กลับมาในวันที่แฟนบอลรอคอย หนึ่งปีที่ผ่านไป อาจทำให้หลายอย่างเปลี่ยนแปลง แต่ความรู้สึกของการได้สวมเสื้อทีมชาติไทยนั้น ยังคงเหมือนเดิม เพราะเมื่อเสียงเพลงชาติไทยดังขึ้น... ไม่มีคำว่าอดีต ไม่มีคำว่ารอคอย และไม่มีคำว่าหนึ่งปีอีกต่อไป “ศุภณัฏฐ์ เหมือนตา” กลับมาแล้ว กลับมาสู่ทีมชาติไทย กลับมาสู่คิงส์คัพ และกลับบ้านในวันที่ความฝันของเด็กคนหนึ่ง กำลังจะกลายเป็นความทรงจำครั้งใหม่ต่อหน้าคนที่บ้านเกิดของเขาเอง โปรแกรมฟุตบอลชิงถ้วยพระราชทานคิงส์คัพ ครั้งที่ 52 มีดังนี้ 🇴🇲 โอมาน พบ ทาจิกิสถาน 🇹🇯 🗓 วันที่ 14 พฤศจิกายน 2569 ⏰ 16.00 น. 🏟️ สนามกีฬาจังหวัดศรีสะเกษ (เกาะกลางน้ำ) 🇹🇭 ไทย พบ บรูไน 🇧🇳 🗓 วันที่ 14 พฤศจิกายน 2569 ⏰ 19.30 น. 🏟️ สนามกีฬาจังหวัดศรีสะเกษ (เกาะกลางน้ำ) นัดชิงอันดับสาม และ นัดชิงชนะเลิศ จะแข่งขันวันที่ 17 พฤศจิกายน 2569 เวลา 16.00 น. และ 19.30 น. ตามลำดับ 📺 ถ่ายทอดสดทาง TrueVisions Now, ไทยรัฐ ทีวี และ Facebook กับ Youtube ไทยรัฐ สปอร์ต #สุภานาต #suphanatmueanta🥷🏻 #bankkk10 #thailand🇹🇭 #xhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh
Awalnya aku benar-benar nggak pernah curiga. Aku pikir, perubahan sikap suamiku setelah aku hamil hanyalah masalah rumah tangga biasa. Dia mulai sering pulang malam, semakin jarang menyentuhku, bahkan selalu punya alasan setiap kali aku mengajaknya berhubungan intim. Aku berusaha memahami. Namanya juga sedang hamil, pikirku. Mungkin dia sedang lelah, mungkin aku memang sudah nggak semenarik dulu. Tapi ternyata, kenyataannya jauh lebih menyakitkan dari yang pernah kubayangkan. Sampai suatu hari, aku mengetahui bahwa suamiku ternyata sudah berkali-kali berhubungan intim dengan adikku sendiri. Iya, adikku sendiri! Dan alasan di balik pengkhianatan itu benar-benar membuat hatiku hancur. Suamiku mengaku bahwa dia sudah nggak tertarik lagi denganku karena warna selangkanganku menghitam selama kehamilan. Bahkan, dia tega membandingkan bagian intimku dengan milik wanita lain, termasuk adikku sendiri. Bayangkan bagaimana rasanya menjadi seorang istri yang sedang berjuang mengandung anaknya, tetapi justru dipermalukan karena perubahan tubuh akibat kehamilan. Yang paling menyakitkan, dia sering melontarkan kalimat yang membuatku merasa sangat rendah diri. Aku sampai bertanya-tanya, memangnya separah itukah perubahan tubuhku? Apa aku sudah nggak pantas dicintai hanya karena warna kulit di bagian tubuh tertentu berubah? Selama ini aku mengandung anaknya, menghadapi perubahan hormon, perubahan bentuk tubuh, dan segala ketidaknyamanan kehamilan. Tapi balasan yang kudapat justru pengkhianatan dari dua orang yang paling kupercaya. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk pergi. Aku memilih mengakhiri hubungan itu. Bukan karena sudah nggak punya rasa sayang, tetapi karena aku sadar bahwa bertahan dengan seseorang yang terus merendahkan tubuhku hanya akan menghancurkan harga diriku sendiri. Jujur, sampai sekarang masih ada rasa insecure. Kadang aku masih merasa malu dengan warna selangkanganku sendiri. Bahkan, ada saat-saat ketika aku merasa tubuhku memang nggak cukup baik untuk dicintai. Tapi perlahan aku belajar satu hal: perubahan warna kulit saat hamil bisa terjadi karena perubahan hormon. Itu bukan aib, bukan kekurangan, dan bukan alasan bagi siapa pun untuk mempermalukan seorang perempuan. Dan satu hal lagi yang ingin kusampaikan... Jangan pernah menganggap remeh tekanan darah tinggi atau hipertensi saat hamil. Kehamilan bukan cuma soal perubahan bentuk tubuh. Ada risiko kesehatan serius yang harus diperhatikan. Hipertensi dalam kehamilan bisa berkembang menjadi preeklamsia dan membahayakan ibu maupun bayi jika tidak terdeteksi dan ditangani dengan baik. Jangan menunggu sampai tubuh memberikan tanda bahaya. Rutin periksa tekanan darah, ikuti pemeriksaan kehamilan, dan jangan abaikan keluhan sekecil apa pun. Untuk kalian para perempuan yang sedang hamil, jangan sampai rasa takut kehilangan pasangan membuat kalian mengabaikan kesehatan diri sendiri. Kita boleh kehilangan seseorang yang tidak menghargai kita, tetapi jangan sampai kita kehilangan kesehatan, keselamatan, dan rasa cinta terhadap diri sendiri hanya demi mempertahankan seseorang. Karena tubuh seorang ibu mungkin berubah setelah mengandung, tetapi perubahan itu seharusnya menjadi alasan untuk semakin dihargai, bukan untuk dikhianati.
Awalnya aku benar-benar nggak pernah curiga. Aku pikir, perubahan sikap suamiku setelah aku hamil hanyalah masalah rumah tangga biasa. Dia mulai sering pulang malam, semakin jarang menyentuhku, bahkan selalu punya alasan setiap kali aku mengajaknya berhubungan intim. Aku berusaha memahami. Namanya juga sedang hamil, pikirku. Mungkin dia sedang lelah, mungkin aku memang sudah nggak semenarik dulu. Tapi ternyata, kenyataannya jauh lebih menyakitkan dari yang pernah kubayangkan. Sampai suatu hari, aku mengetahui bahwa suamiku ternyata sudah berkali-kali berhubungan intim dengan adikku sendiri. Iya, adikku sendiri! Dan alasan di balik pengkhianatan itu benar-benar membuat hatiku hancur. Suamiku mengaku bahwa dia sudah nggak tertarik lagi denganku karena warna selangkanganku menghitam selama kehamilan. Bahkan, dia tega membandingkan bagian intimku dengan milik wanita lain, termasuk adikku sendiri. Bayangkan bagaimana rasanya menjadi seorang istri yang sedang berjuang mengandung anaknya, tetapi justru dipermalukan karena perubahan tubuh akibat kehamilan. Yang paling menyakitkan, dia sering melontarkan kalimat yang membuatku merasa sangat rendah diri. Aku sampai bertanya-tanya, memangnya separah itukah perubahan tubuhku? Apa aku sudah nggak pantas dicintai hanya karena warna kulit di bagian tubuh tertentu berubah? Selama ini aku mengandung anaknya, menghadapi perubahan hormon, perubahan bentuk tubuh, dan segala ketidaknyamanan kehamilan. Tapi balasan yang kudapat justru pengkhianatan dari dua orang yang paling kupercaya. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk pergi. Aku memilih mengakhiri hubungan itu. Bukan karena sudah nggak punya rasa sayang, tetapi karena aku sadar bahwa bertahan dengan seseorang yang terus merendahkan tubuhku hanya akan menghancurkan harga diriku sendiri. Jujur, sampai sekarang masih ada rasa insecure. Kadang aku masih merasa malu dengan warna selangkanganku sendiri. Bahkan, ada saat-saat ketika aku merasa tubuhku memang nggak cukup baik untuk dicintai. Tapi perlahan aku belajar satu hal: perubahan warna kulit saat hamil bisa terjadi karena perubahan hormon. Itu bukan aib, bukan kekurangan, dan bukan alasan bagi siapa pun untuk mempermalukan seorang perempuan. Dan satu hal lagi yang ingin kusampaikan... Jangan pernah menganggap remeh tekanan darah tinggi atau hipertensi saat hamil. Kehamilan bukan cuma soal perubahan bentuk tubuh. Ada risiko kesehatan serius yang harus diperhatikan. Hipertensi dalam kehamilan bisa berkembang menjadi preeklamsia dan membahayakan ibu maupun bayi jika tidak terdeteksi dan ditangani dengan baik. Jangan menunggu sampai tubuh memberikan tanda bahaya. Rutin periksa tekanan darah, ikuti pemeriksaan kehamilan, dan jangan abaikan keluhan sekecil apa pun. Untuk kalian para perempuan yang sedang hamil, jangan sampai rasa takut kehilangan pasangan membuat kalian mengabaikan kesehatan diri sendiri. Kita boleh kehilangan seseorang yang tidak menghargai kita, tetapi jangan sampai kita kehilangan kesehatan, keselamatan, dan rasa cinta terhadap diri sendiri hanya demi mempertahankan seseorang. Karena tubuh seorang ibu mungkin berubah setelah mengandung, tetapi perubahan itu seharusnya menjadi alasan untuk semakin dihargai, bukan untuk dikhianati.

About