@nguyntrmy636: Russell Wilson highlights you have to see twice. #TikTokCampaign #americanfootball #nfl #russellwilson #seahawks

nguyntrmy636
nguyntrmy636
Open In TikTok:
Region: US
Monday 05 October 2026 11:29:07 GMT
19271
1077
10
36

Music

Download

Comments

rnv_beatz
RNV_beatz :
Half of these are some horrible ass passes that WRs saved😂
2026-10-05 13:22:29
38
ginandjohnic
Johnic :
What a time to be alive
2026-10-05 22:18:19
6
arywoods2015
🅰️ry :
Mom how good was Richardo Lockett 😭
2026-10-05 22:59:06
3
mryukx
Mr Yuck :
all of those are receiver highlights
2026-10-06 02:27:25
0
pete37077
Pete :
Wilson’s long balls look almost identical to Vicks.
2026-10-05 18:13:15
1
jadenmitchell_
jadenmitchell_ :
Nah 1:14 on the run throwing a dime is smooth
2026-10-05 22:41:51
0
notnoah_07
notnoah_07 :
Bro he had a cannon
2026-10-05 12:04:35
8
kahderahbrown
Kahderah Brown :
😂😂😂
2026-10-05 17:05:13
0
cameronmiller370
Cameron Miller :
😳😳😳
2026-10-05 17:22:32
0
To see more videos from user @nguyntrmy636, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

1. Karena itu adalah cinta yang paling murni, tanpa pamrih Cinta saat SMP di tahun 95an lahir hanya dari hati yang tulus — tak ada pikiran soal harta, status, atau masa depan. Hanya suka karena dia dia. Kemurnian seperti itu tak pernah hilang, selalu kembali saat hati tenang.   2. Tahun 95an adalah masa yang sederhana, indah, dan tak terulang Tak ada gawai, tak ada pesan singkat cepat. Hanya tatapan malu-malu di koran sekolah, catatan kecil terselip di buku, atau senyum yang disembunyikan di balik teman. Masa itu begitu murni, sehingga kenangannya melekat jauh lebih dalam.   3. Dia adalah bagian dari masa mudamu yang tak akan kembali Saat usia mulai tak muda lagi, hati secara alami menoleh ke masa yang paling cerah — masa ketika kamu masih muda, ceria, dan penuh harapan. Dia adalah simbol dari masa itu, dan mengingatnya berarti kembali merasakan semangatmu yang dulu.   4. Cinta pertama itu menanam jejak yang tak bisa dihapus waktu Seperti tulisan di kertas yang memudar tapi tak hilang, perasaan itu tersimpan rapi di sudut hati yang paling lembut. Bertambahnya usia tak membuatnya lenyap — ia hanya tidur, dan bangun kembali saat hatimu rindu keindahan.   5. Karena dia adalah cinta pertama yang mengajarkanmu rasanya menyukai seseorang Dialah yang pertama kali membuat jantung berdebar hanya karena lewat, membuatmu tersenyum sendiri tanpa alasan, dan mengajarkan arti rindu yang malu-malu. Siapa yang mengajarkan hal begitu indah, tak akan pernah benar-benar dilupakan.   6. Rindu itu bukan ingin memiliki, tapi rindu pada dirimu yang dulu Yang kau rindukan bukan hanya dia, melainkan dirimu yang masih polos, penuh mimpi, dan belum pernah terluka. Mengingatnya kembali adalah cara hatimu memeluk dirimu sendiri yang dulu.   7. Karena takdir mengingatkanmu: ada satu hal yang tak pernah berubah, yaitu hati yang mampu mencintai dengan tulus Meski puluhan tahun berlalu, meski dunia berubah begitu jauh dari tahun 95an, kemampuan hatimu merasakan cinta yang lembut itu tetap ada. Itu bukan kelemahan — itu bukti hatimu masih hidup, masih indah, dan masih mampu mencintai.
1. Karena itu adalah cinta yang paling murni, tanpa pamrih Cinta saat SMP di tahun 95an lahir hanya dari hati yang tulus — tak ada pikiran soal harta, status, atau masa depan. Hanya suka karena dia dia. Kemurnian seperti itu tak pernah hilang, selalu kembali saat hati tenang. 2. Tahun 95an adalah masa yang sederhana, indah, dan tak terulang Tak ada gawai, tak ada pesan singkat cepat. Hanya tatapan malu-malu di koran sekolah, catatan kecil terselip di buku, atau senyum yang disembunyikan di balik teman. Masa itu begitu murni, sehingga kenangannya melekat jauh lebih dalam. 3. Dia adalah bagian dari masa mudamu yang tak akan kembali Saat usia mulai tak muda lagi, hati secara alami menoleh ke masa yang paling cerah — masa ketika kamu masih muda, ceria, dan penuh harapan. Dia adalah simbol dari masa itu, dan mengingatnya berarti kembali merasakan semangatmu yang dulu. 4. Cinta pertama itu menanam jejak yang tak bisa dihapus waktu Seperti tulisan di kertas yang memudar tapi tak hilang, perasaan itu tersimpan rapi di sudut hati yang paling lembut. Bertambahnya usia tak membuatnya lenyap — ia hanya tidur, dan bangun kembali saat hatimu rindu keindahan. 5. Karena dia adalah cinta pertama yang mengajarkanmu rasanya menyukai seseorang Dialah yang pertama kali membuat jantung berdebar hanya karena lewat, membuatmu tersenyum sendiri tanpa alasan, dan mengajarkan arti rindu yang malu-malu. Siapa yang mengajarkan hal begitu indah, tak akan pernah benar-benar dilupakan. 6. Rindu itu bukan ingin memiliki, tapi rindu pada dirimu yang dulu Yang kau rindukan bukan hanya dia, melainkan dirimu yang masih polos, penuh mimpi, dan belum pernah terluka. Mengingatnya kembali adalah cara hatimu memeluk dirimu sendiri yang dulu. 7. Karena takdir mengingatkanmu: ada satu hal yang tak pernah berubah, yaitu hati yang mampu mencintai dengan tulus Meski puluhan tahun berlalu, meski dunia berubah begitu jauh dari tahun 95an, kemampuan hatimu merasakan cinta yang lembut itu tetap ada. Itu bukan kelemahan — itu bukti hatimu masih hidup, masih indah, dan masih mampu mencintai.

About