@saleem_bin_nour: ❤️•﴾ قُل لَّوْ كَانَ مَعَهُ آلِهَةٌ كَمَا يَقُولُونَ ﴿ #سورة #الإسراء #يوسف_العيدروس #CreatorInsight

𝐒𝐚𝐋𝐞𝐞𝐦 📚
𝐒𝐚𝐋𝐞𝐞𝐦 📚
Open In TikTok:
Region: SO
Monday 05 October 2026 11:35:25 GMT
5415
1729
11
48

Music

Download

Comments

boqoradainaxasan24
Boqorada ina xasan :
ماشاءالله ماشاءالله ماشاءالله ماشاءالله
2026-10-05 13:17:12
0
diopkhady030
diopkhady030 :
SallohU alla Mohamed
2026-10-05 12:47:58
0
rukaiyyahabdullahi
Ru🦋kai🦋yyah🦋 :
Masha Allah ❤️‍🩹
2026-10-05 11:39:31
0
boukarimahamadou86
@boukarimahamadou867 :
🥰🥰🥰
2026-10-05 13:34:31
0
user1277503715793
user1277503715793 :
🥰🥰🥰
2026-10-05 13:27:20
0
boubacarcoulibaly479
Babacar :
♥️[Cœur rouge]♥️[Cœur rouge]♥️[Cœur rouge]
2026-10-05 13:22:52
0
tchad235__
ID :
🥰🥰🥰
2026-10-05 13:11:38
0
mamoulzhtf3
user :
❤️❤️❤️
2026-10-05 13:07:40
0
abdihafidleo1
@Abdi.hafid📿📿📿🇪🇹☠️📿 :
[Embarrassed][Embarrassed][Embarrassed]
2026-10-05 12:18:37
0
lombre8912
L’OMBRE 🎭 :
🥰🥰🥰
2026-10-05 11:38:31
0
mumtaas660
Mumtaz🤑 :
[Red heart][Red heart]
2026-10-05 13:11:35
1
To see more videos from user @saleem_bin_nour, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

30 September, diperingati sebagai Hari Peringatan Pemberontakan G30S/PKI di Indonesia 30-9-1965}{30-9-2026 Peristiwa ini menjadi pemicu lahirnya Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati keesokan harinya setiap tanggal 1 Oktober. Pada malam tanggal 30 September hingga dini hari 1 Oktober 1965, terjadi upaya kudeta yang dilakukan oleh Gerakan 30 September (G30S). Dalam peristiwa tersebut, sejumlah perwira tinggi militer Angkatan Darat diculik, disiksa, dan dibunuh secara kejam. Jasad mereka kemudian dimasukkan ke dalam sebuah sumur tua di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur. Tujuan dari gerakan ini adalah untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Soekarno dan mengubah ideologi negara Indonesia menjadi negara komunis. Namun, pergerakan ini berhasil ditumpas oleh pasukan yang dipimpin oleh Mayor Jenderal Soeharto.        Pemerintah Indonesia menganugerahkan gelar Pahlawan Revolusi kepada 10 perwira militer dan kepolisian yang gugur dalam peristiwa tragis tersebut: 1. Jenderal Anumerta Ahmad Yani (Menteri/Panglima Angkatan Darat).                                                             2. Letnan Jenderal Anumerta Suprapto (Deputi II Menteri/Panglima AD)                                                     3. Letnan Jenderal Anumerta S. Parman (Asisten I Menteri/Panglima AD)                                                     4. Letnan Jenderal Anumerta M.T. Haryono (Deputi III Menteri/Panglima AD)                                                      5. Mayor Jenderal Anumerta D.I. Pandjaitan (Asisten IV Menteri/Panglima AD)                                                        6. Mayor Jenderal Anumerta Sutoyo Siswomiharjo (Inspektur Kehakiman/Oditur Jenderal AD)                                                      7. Kapten Czi. Anumerta Pierre Tendean (Ajudan Jenderal A.H. Nasution)                                                    8. Aipda Anumerta Karel Sadsuitubun (Pengawal Kediaman Waperdam II Dr. J. Leimena)                                                     9. Brigadir Jenderal Anumerta Katamso Darmokusumo (Komandan Korem 072/Pamungkas di Yogyakarta)                                                     10. Kolonel Inf. Anumerta Sugiyono Mangunwiyoto (Kepala Staf Korem 072/Pamungkas di Yogyakarta) semoga pahlawan “diberikan tempat peristirahatan yang terbaik 🕊️#peringatan30september #g30spki30september #pahlawanrevolusi #sejarahindonesia #fyp
30 September, diperingati sebagai Hari Peringatan Pemberontakan G30S/PKI di Indonesia 30-9-1965}{30-9-2026 Peristiwa ini menjadi pemicu lahirnya Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati keesokan harinya setiap tanggal 1 Oktober. Pada malam tanggal 30 September hingga dini hari 1 Oktober 1965, terjadi upaya kudeta yang dilakukan oleh Gerakan 30 September (G30S). Dalam peristiwa tersebut, sejumlah perwira tinggi militer Angkatan Darat diculik, disiksa, dan dibunuh secara kejam. Jasad mereka kemudian dimasukkan ke dalam sebuah sumur tua di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur. Tujuan dari gerakan ini adalah untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Soekarno dan mengubah ideologi negara Indonesia menjadi negara komunis. Namun, pergerakan ini berhasil ditumpas oleh pasukan yang dipimpin oleh Mayor Jenderal Soeharto. Pemerintah Indonesia menganugerahkan gelar Pahlawan Revolusi kepada 10 perwira militer dan kepolisian yang gugur dalam peristiwa tragis tersebut: 1. Jenderal Anumerta Ahmad Yani (Menteri/Panglima Angkatan Darat). 2. Letnan Jenderal Anumerta Suprapto (Deputi II Menteri/Panglima AD) 3. Letnan Jenderal Anumerta S. Parman (Asisten I Menteri/Panglima AD) 4. Letnan Jenderal Anumerta M.T. Haryono (Deputi III Menteri/Panglima AD) 5. Mayor Jenderal Anumerta D.I. Pandjaitan (Asisten IV Menteri/Panglima AD) 6. Mayor Jenderal Anumerta Sutoyo Siswomiharjo (Inspektur Kehakiman/Oditur Jenderal AD) 7. Kapten Czi. Anumerta Pierre Tendean (Ajudan Jenderal A.H. Nasution) 8. Aipda Anumerta Karel Sadsuitubun (Pengawal Kediaman Waperdam II Dr. J. Leimena) 9. Brigadir Jenderal Anumerta Katamso Darmokusumo (Komandan Korem 072/Pamungkas di Yogyakarta) 10. Kolonel Inf. Anumerta Sugiyono Mangunwiyoto (Kepala Staf Korem 072/Pamungkas di Yogyakarta) semoga pahlawan “diberikan tempat peristirahatan yang terbaik 🕊️#peringatan30september #g30spki30september #pahlawanrevolusi #sejarahindonesia #fyp

About