@tribunsumselcom: Seorang ibu rumah tangga berinisial SU (39) tertangkap tangan mencuri brondolan buah kelapa sawit di area perkebunan PT Minanga Ogan, Desa Tanjung Karang, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Kapolres OKU, AKBP Helmy Tamaela, S.I.K., M.K., mengonfirmasi bahwa tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Baturaja Barat guna proses hukum lebih lanjut. Kasus ini dilaporkan oleh petugas keamanan perkebunan, Wahid Juniawai (36). Peristiwa tersebut terungkap saat tim keamanan PT Minanga Ogan melakukan patroli rutin di area Blok F 26 Afdeling IV Soge, Desa Tanjung Karang, Sabtu (3/10/2026). Saat patroli, petugas melihat tersangka mengendarai sepeda motor sambil membawa dua karung brondolan sawit. Saat diinterogasi di lokasi, warga Desa Tanjung Karang tersebut mengakui bahwa dua karung brondolan sawit yang dibawanya merupakan hasil curian dari Blok E 22–23 Afdeling III. Baca selengkapnya di link berita Tribun Sumsel #tribunsumsel #beritalokal #baturaja #ogankomeringulu #kriminal
Tribun Sumsel
Region: ID
Monday 05 October 2026 11:47:11 GMT
Music
Download
Comments
plenger :
cuma brondolan, letak salahnya dimana? mungkin dia butuh untuk makannya
2026-10-05 12:00:13
3
ABS group :
dak masuk hukum d negara konoha
2026-10-05 12:10:02
2
zamhari 88 :
berapa sen duit berondol an itu lepas kan lh ibu ini
2026-10-05 11:57:31
2
repi nyo tedok :
dia mau makn mungkin. tapi ga ada uang mangka nya dia maling
2026-10-05 11:59:17
1
Yogi Pratama Lahat mas :
2026-10-05 15:51:25
1
gelis Gordyn :
giliran rakyat maling brondol sawit milik perkwbunan...langsung garcep
2026-10-05 12:02:58
1
Niki I :
jaman SDH maju paya negara tajam k bawah tumpuk k atas
2026-10-05 15:29:08
0
Lingga Purbaya :
mohon ijin bersuara pak
kita rakyat indonesia pak
sedang kan perusahaan itu mungkin belom tentu ,ada saham orang kita dari indonesia sedang kita adalah putra daerahnya orang asli indonesia,jadi mohon dengan kerendahan hati , kepada aparat2 kita indonesia jangan lah masalah seperti itu ,,mereka dijadikan sebagai musuh.
2026-10-05 16:10:48
0
UDA J071 :
oknum pemerintah dikendalikan oknum perusahaan, cuman brondol sawit hasil nya itu pasti bukan buat beli mobil dan untuk umroh cuman buat makan aja itu lurr , yang nyuri pakai mobil kok nggak ketangkap ya ...
2026-10-05 13:02:55
0
@maliq :
giliran rakyat terdesak ekonomi karna kebijakan pemerintah dan mencuri untuk bertahan hidup di tangkap,tapi giliran pejabat mencuri harta rakyat malah di lindungi oleh penegak hukum😝
2026-10-05 14:29:29
0
HaNi BaNi Swityyy..99 :
biar lh,itu untuk nafkahi anak anak nyo,kasian pulok,lebih banyak lgi yg lebih besak dari itu yg harus di urus, sedih nyingok nyo ya allah..
2026-10-05 14:27:32
0
ارن عرت ٠١ :
mengambil brondolan di pidana. giliran pungli diem diem bae
2026-10-05 15:03:32
0
Timbul mangku alam :
coba kalau lahan PT, luar hgu, pemerintah diam berondolan ditangkap
2026-10-05 14:55:52
0
VOYAGER :
terkadang, masyarakat yg kecil lahanya aja merelakan utk d ambil orang lain, itukan brondol bkn buah
2026-10-05 12:01:16
0
Abeldarizki :
mungkin terdesak makan dan Beaya sanak sekolah cari solusi pak polisi kasian
2026-10-05 12:28:41
0
Niki I :
jaman MK ini duet duet
2026-10-05 15:28:02
0
Niki I :
klu kasus CK ini yg maleng kecek dk pck d tlong oleh pemerintah klu koropsi pck d bantu
2026-10-05 15:27:48
0
? :
mungkian ibu ini besar tanggung jawab,anak² yo nk di nafkahi,mungkin dio tulang punggung keluarga
2026-10-05 12:19:59
1
mieayam :
alah cuma brodolan di sini lo bebas siapa yg nak ngambek
2026-10-05 12:39:39
0
R.harahap :
yg maling duit negara di kabu paten oku itu na yg kamu urus dulu perettttttp
2026-10-05 13:25:03
0
fa,i putra klana :
itu tumbal nya petugasnya mencuri juga biasa permainan
2026-10-05 14:45:38
0
Edwar :
brondolan pun dipermasalahkan
di perkarakan,,
jangan kasih limbah bae penduduk Pribumi, kasih kerjaan, sodako pada masyarakat bkn di pekarakan
2026-10-05 16:12:51
0
santai :
emang anjeng itu perusahaan demo aj
2026-10-05 13:01:39
0
matcha__latte :
.
2026-10-05 11:52:17
1
To see more videos from user @tribunsumselcom, please go to the Tikwm
homepage.