@dailykarenm: #gokoco #tiktokshopbr1010 #escova5em1 #escovasecadora #secador5em1

Karen Mendes
Karen Mendes
Open In TikTok:
Region: BR
Monday 05 October 2026 12:04:05 GMT
1460761
47902
195
2955

Music

Download

Comments

emanuelee.pr
𝕰𝖒𝖆𝖓𝖚𝖊𝖑𝖊 𝖍𝖆𝖗𝖙 :
Deixa eu ver o preço…
2026-10-11 21:17:42
4839
isah_fidgets1
~🌷𝐒oft 𝐈sah 🌊~ :
"não tá caro gente, vcs querem q seja 10 R$?" 409,00 REAIS É BARATO?
2026-10-12 02:55:04
311
beatriz.nolasco03
☸︎☾꧁𝕓𝕩꧂☽☸︎ :
gnt é o preço normal neh cs acharam q ia custar qnt
2026-10-11 22:32:11
1935
sarahx.brasil
sarahx.brasil :
Não tá caro, eu que não tenho dinheiro pra comprar mesmo💔
2026-10-21 11:58:23
282
ea_nickel13
⭒𖦹꧁.Nick Tavares꧂𖦹⭒ :
não ta caro gente,vcs que querem que seja 10 reias
2026-10-12 01:10:24
332
.kanghaerinnjz
𝖤ડ𝗍𝗁e𝗋 。𑄝 ꠹⋆˚ :
se eu tivesse dinheiro valia a pena
2026-10-11 17:15:06
644
.lo.que.ama.o.bts
𐙚 LO ┃ QUE AMA O BTS ⋅˚₊‧⊙⊝⊜⁷ :
deixa eu ir ver o prec-
2026-10-12 02:33:36
44
lala89504
🤍Larissa 🤍 :
eu vendo o preço lembrei que não tenho dinheiro
2026-10-11 19:41:14
138
elizagoncalves3
Eliza :
pior q pela quantidade de funções, tá barato...
2026-10-11 23:34:59
92
_olk___
𝓢. :
A minha é da Philco e eu AMO
2026-10-11 20:49:07
61
karolzinh.3
𝖐𝖆𝖗𝖔𝖑.𝖏𝖆𝖕𝖎𝖓𝖍𝖆❥ :
eu olhando mas lembrei que não tenho dinheiro.
2026-10-11 17:56:19
82
euanacdutra
anac_dutra🦉🎈 :
Eu tenho e é realmente muito bom
2026-10-12 00:50:23
8
.luana440
luana🐚🔮🪼 :
deixa eu vê o preç...
2026-10-12 03:21:33
6
hanminwriter
𝒜 :
o povo esperando que fosse 20 reais, gente, tá compensando muito, pra tudo isso de coisa? o valor ta muito em conta
2026-10-11 21:27:42
6
lalisa_da_pirikita
⋆.˚ 𝓜illy ‘౨ৎ :
tá barato achei que tava uns 2 mil KSKSKSKSKS
2026-10-12 00:12:35
10
alex._g58
￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴￴ ￴ 🦄 :
"nossa ta muito caro" claro, olha a qualidade, pq e bom é caro mesmo
2026-10-12 10:21:43
9
pvd.juliaaszx
愛 :
Eu tenho é mais do que perfeita
2026-10-11 19:56:47
7
thaypilantrinha
tchutchuca :
muito barato já que é multifuncional
2026-10-12 00:21:08
7
tropa_de_macapa
tropa de Macapá👀💯💥 :
pelo preço tá muito bommm
2026-10-11 21:32:54
5
amandanun3s
amandanun3s :
Tenho 7 em 1 da mesma marca e amoooo🥰
2026-10-11 17:54:11
6
_know.02
𝓐𝗇𝗀𝖾𝗅 ˚。 | ᨰׁׅdub 🫧 ! :
impressionante o povo achando 400 reais caro
2026-10-12 16:47:25
1
alma_serena074
lana🫆₩ :
não boto fé que vou fazer minha primeira compra no tik tok [Lágrimas de alegria]
2026-10-11 19:53:03
4
victoria.x__7
𝓥𝓲𝓬𝓽𝓸𝓻𝓲𝓪 :
o cabelo de criando vida
2026-10-21 03:34:27
4
tyuuriinna
maisenavasco :
o povo falando do preço imaginei q fosse uns mil conto por aí kkkkk mas é 400 conto, tá mto é barato
2026-10-12 00:13:33
2
To see more videos from user @dailykarenm, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

aku nulis ini sambil nahan air mata yang tumpah deras di pipi, dada sesak luar biasa, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh tekanan, dan membuatku sering menangis terisak sendirian di sudut kamar seusai lelah banting tulang,  aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: aku sudah sangat capek dan lelah luar biasa harus merawat suamiku yang hipertensinya tak kunjung sembuh, sementara aku juga harus banting tulang mencari nafkah sendirian untuk menggantikannya. Beban hidup ini rasanya terlalu berat untuk kupikul seorang diri di pundakku. Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kami anggap remeh.  Tiap kali suamiku pulang kerja dengan muka pusing, ngeluh leher belakang kerasa kaku banget, tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, atau kepala rasanya cengkrang-cengkrang, kami selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis cari uang, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran kerjaan doang,  nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter dia cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang dia tumpuk tiap hari tanpa pernah mau dengar omonganku.  Suamiku hobi banget begadang sampai subuh demi lembur kerjaan, menampung stres beban hidup sendirian tanpa mau cerita ke istrinya, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan ngopi bergelas-gelas tanpa kenal waktu. Kami selalu mikir karena usianya masih muda dan badannya kelihatannya kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya mau pecah, pandangan gelap, dan sekujur tubuhnya langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, aku membawanya buru-buru ke IGD rumah sakit.  Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang.
aku nulis ini sambil nahan air mata yang tumpah deras di pipi, dada sesak luar biasa, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh tekanan, dan membuatku sering menangis terisak sendirian di sudut kamar seusai lelah banting tulang, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: aku sudah sangat capek dan lelah luar biasa harus merawat suamiku yang hipertensinya tak kunjung sembuh, sementara aku juga harus banting tulang mencari nafkah sendirian untuk menggantikannya. Beban hidup ini rasanya terlalu berat untuk kupikul seorang diri di pundakku. Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kami anggap remeh. Tiap kali suamiku pulang kerja dengan muka pusing, ngeluh leher belakang kerasa kaku banget, tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, atau kepala rasanya cengkrang-cengkrang, kami selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis cari uang, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran kerjaan doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter dia cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang dia tumpuk tiap hari tanpa pernah mau dengar omonganku. Suamiku hobi banget begadang sampai subuh demi lembur kerjaan, menampung stres beban hidup sendirian tanpa mau cerita ke istrinya, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan ngopi bergelas-gelas tanpa kenal waktu. Kami selalu mikir karena usianya masih muda dan badannya kelihatannya kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya mau pecah, pandangan gelap, dan sekujur tubuhnya langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, aku membawanya buru-buru ke IGD rumah sakit. Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang. "Ini tensinya melonjak sangat krisis terekstrem di angka 210/110!" seru perawat dengan nada buru-buru memanggil dokter spesialis. Kalimat vonis dari dokter setelahnya langsung bikin petir menyambar tepat di dadaku dan duniaku runtuh seketika: "Bapak mengalami Hipertensi Kritis yang memecahkan pembuluh darah di otaknya dan memicu ancaman Stroke Berat! Tekanan setinggi ini merusak sistem saraf, membuat fisiknya lumpuh, dan butuh pengobatan serta perawatan seumur hidup!" Detik itu juga, duniaku runtuh tak tersisa. Rumah tangga kami berubah jadi penjara penderitaan: suami terbaring sakit menahun yang tak kunjung sembuh, tabungan ludes tak bersisa, dan aku harus banting tulang menggantikannya mencari uang di tengah keputusasaan yang luar biasa berat. Jujur, penyesalan selalu datang terlambat dan rasanya membakar dada tanpa henti. Kenapa sih dulu kami begitu bodoh mengabaikan sinyal pusing dan tengkuk kaku? Dari sini aku makin sadar kalau hipertensi tuh beneran silent killer yang paling jahat. Dia menyelinap diam-diam di balik kerja keras, merusak tubuh tanpa suara, dan begitu meledak, bukan cuma raga yang tersiksa seumur hidup, tapi isi dompet, masa depan, keutuhan rumah tangga, dan kewarasan kita ikut dihancurkan tak bersisa. #viral #fyp #darahtinggi #hipertensi #tekanandarahtinggi

About