محمد نورسمسح خير لرفي :
Dosanya *sangat besar* kak, baik pemimpin itu masih menjabat atau sudah selesai jabatannya. Dalam ajaran Nabi, menjelekkan nama baik orang itu bukan disebut kritik, tapi disebut *Ghibah dan Fitnah.*
*1. Dosanya sama dengan memakan bangkai saudaranya sendiri*
Allah berfirman:
> "Dan janganlah kalian ghibah (menggunjing) satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya"
> *(QS. Al-Hujurat: 12)*
Menjelekkan nama baik pemimpin yang sudah tidak menjabat, apalagi yang sudah berjasa, itu ghibah. Pahalanya diambil, dosanya dikasih ke yang menjelekkan.
*2. Menjadi fitnah yang dosanya mengalir*
Nabi bersabda:
> "Fitnah itu lebih besar dosanya daripada pembunuhan"
> *(QS. Al-Baqarah: 191)*
> "Seorang hamba mengucapkan suatu kata yang tidak dipikirkan, ternyata kata itu membuat dia terjerumus ke neraka lebih jauh dari antara timur dan barat"
> *(HR. Bukhari Muslim)*
Kalau menjelekkan di medsos, setiap orang yang ikut membenci, ikut share, dosanya mengalir ke orang yang pertama kali menjelekkan.
*3. Khusus untuk pemimpin, Nabi memberi peringatan khusus*
> "Janganlah kalian mencaci maki para pemimpin, berdoalah kebaikan untuk mereka. Karena kebaikan mereka untuk kalian, dan keburukan mereka pun akan kembali kepada mereka"
> *(Riwayat dari sahabat Abu Darda)*
Imam Ahmad berkata: "Jika saya punya satu doa yang mustajab, maka akan saya doakan untuk pemimpin, karena baiknya pemimpin adalah baiknya seluruh rakyat."
*4. Apa dosanya kalau pemimpinnya sudah usai jabatan / sudah wafat?*
Malah lebih berat.
Nabi bersabda:
> "Janganlah kalian mencela orang-orang yang sudah mati, karena mereka telah sampai pada apa yang mereka kerjakan"
> *(HR. Bukhari 6516)*
Kalau pemimpin yang sudah selesai jabatannya masih terus dijelekkan, padahal dia sudah tidak bisa membela diri, maka di hari kiamat dia akan datang menuntut.
Di hari kiamat, Nabi bilang orang yang suka menjelekkan itu akan bangkrut:
> "Orang bangkrut itu adalah orang yang datang dengan pahala sholat, puasa, tapi dia datang pernah mencaci ini, menuduh ini, memakan harta ini. Maka pahalanya diberikan kepada korban-korbannya"
>
2026-10-05 20:12:23