@sisou.bourgeoise: #حسبي_الله_ونعم_الوكيل #كيد_النسا #portiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii #fyp #اكسبلور

Sisou bourgeoise
Sisou bourgeoise
Open In TikTok:
Region: DZ
Monday 05 October 2026 20:13:51 GMT
173
26
1
1

Music

Download

Comments

unamicodellanotte
°¶YoVa°¶ :
2026-10-06 02:42:12
0
To see more videos from user @sisou.bourgeoise, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

DEMAK, LINGKAR – Sekitar seratus warga Desa Jamus, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, menggelar salat istisqa sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah kemarau panjang yang masih berlangsung. Salat istisqa dilaksanakan di lapangan Desa Jamus dan diikuti warga bersama tokoh agama serta unsur lembaga desa. Selain memanjatkan doa agar hujan segera turun, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk melakukan introspeksi dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Kepala Desa Jamus, Muh Rifai, mengatakan salat istisqa merupakan ikhtiar bersama masyarakat menghadapi kondisi kekeringan yang mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Menurutnya, debit sejumlah sumber air di Desa Jamus mengalami penurunan. Di sisi lain, kebutuhan air bersih masyarakat terus meningkat seiring berlangsungnya kemarau panjang. “Salat istisqa ini menjadi ikhtiar kita bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera diberikan hujan. Ini juga menjadi momentum bagi kita untuk bermuhasabah dan introspeksi diri,” ujar Muh Rifai. Kondisi kekeringan juga berdampak terhadap sektor pertanian. Keterbatasan pasokan air menyulitkan petani memenuhi kebutuhan pengairan sawah. Bahkan, sebagian petani disebut mengalami gagal panen akibat terbatasnya ketersediaan air. Selain berdoa agar hujan segera turun, masyarakat juga diajak meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Warga diimbau tidak mengeksploitasi alam secara berlebihan serta ikut menjaga kelestarian dan keseimbangan lingkungan. Kewaspadaan terhadap potensi kebakaran juga perlu ditingkatkan selama kondisi cuaca masih kering. Masyarakat diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak membakar sampah tanpa pengawasan, serta memastikan api benar-benar padam setelah digunakan. Warga berharap salat istisqa dan doa bersama tersebut menjadi ikhtiar untuk memohon ridha Allah SWT. Hujan diharapkan segera turun sehingga ketersediaan air kembali meningkat, kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi, dan petani dapat kembali mengairi lahan pertanian. Di tengah kondisi kemarau, masyarakat juga diharapkan tetap menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Tonton Berita Selengkapnya di Televisi Digital Lingkar TV Pewarta: Burhanuddin Aslam Sosial Media: Ghani Ramadhan #beritaviral #pertanian #kekeringan #demak #jateng #lingkartv
DEMAK, LINGKAR – Sekitar seratus warga Desa Jamus, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, menggelar salat istisqa sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah kemarau panjang yang masih berlangsung. Salat istisqa dilaksanakan di lapangan Desa Jamus dan diikuti warga bersama tokoh agama serta unsur lembaga desa. Selain memanjatkan doa agar hujan segera turun, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk melakukan introspeksi dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Kepala Desa Jamus, Muh Rifai, mengatakan salat istisqa merupakan ikhtiar bersama masyarakat menghadapi kondisi kekeringan yang mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Menurutnya, debit sejumlah sumber air di Desa Jamus mengalami penurunan. Di sisi lain, kebutuhan air bersih masyarakat terus meningkat seiring berlangsungnya kemarau panjang. “Salat istisqa ini menjadi ikhtiar kita bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera diberikan hujan. Ini juga menjadi momentum bagi kita untuk bermuhasabah dan introspeksi diri,” ujar Muh Rifai. Kondisi kekeringan juga berdampak terhadap sektor pertanian. Keterbatasan pasokan air menyulitkan petani memenuhi kebutuhan pengairan sawah. Bahkan, sebagian petani disebut mengalami gagal panen akibat terbatasnya ketersediaan air. Selain berdoa agar hujan segera turun, masyarakat juga diajak meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Warga diimbau tidak mengeksploitasi alam secara berlebihan serta ikut menjaga kelestarian dan keseimbangan lingkungan. Kewaspadaan terhadap potensi kebakaran juga perlu ditingkatkan selama kondisi cuaca masih kering. Masyarakat diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak membakar sampah tanpa pengawasan, serta memastikan api benar-benar padam setelah digunakan. Warga berharap salat istisqa dan doa bersama tersebut menjadi ikhtiar untuk memohon ridha Allah SWT. Hujan diharapkan segera turun sehingga ketersediaan air kembali meningkat, kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi, dan petani dapat kembali mengairi lahan pertanian. Di tengah kondisi kemarau, masyarakat juga diharapkan tetap menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Tonton Berita Selengkapnya di Televisi Digital Lingkar TV Pewarta: Burhanuddin Aslam Sosial Media: Ghani Ramadhan #beritaviral #pertanian #kekeringan #demak #jateng #lingkartv

About