@mongabayindonesia: Empat anak singa dilaporkan mati beberapa jam setelah dilahirkan di sebuah kebun binatang di kamp pengungsi Nuseirat, Jalur Gaza tengah, pada awal Oktober 2026. Pemilik kebun binatang, Mahmoud Gomaa, menguburkan keempatnya setelah upaya memperoleh pakan dan obat-obatan tidak berhasil. Menurut Gomaa, kematian itu diduga terkait kekurangan obat yang dibutuhkan dan terhambatnya pasokan pakan bagi induk singa akibat penutupan perbatasan. DW News menyebut kondisi tersebut berkaitan dengan serangan Israel dan pembatasan pasokan penting ke wilayah itu. Penyebab pasti belum diverifikasi pihak independen. Kebun binatang tersebut dibuka kembali di Nuseirat pada 2026 setelah dipindahkan dari Rafah. Laporan Reuters pada Agustus 2026 menyebut banyak hewannya kekurangan gizi akibat langkanya pakan, obat, dan vaksin, dengan hewan yang diberi daging beku, pola yang menurut dokter hewan Nidal Fadel tidak sesuai kebutuhan satwa liar. Gomaa sebelumnya mengaku harus meninggalkan tiga singa, beberapa buaya, dan burung unta saat mengungsi dari Rafah pada 2024. Saat kembali, ia hanya menemukan tulang-belulang buaya dan burung unta, sedangkan ketiga singa itu sudah menghilang. Hingga kini belum ada konfirmasi independen tentang nasib induk singa di Nuseirat.

mongabayindonesia
mongabayindonesia
Open In TikTok:
Region: ID
Tuesday 06 October 2026 02:00:02 GMT
3835
401
4
7

Music

Download

Comments

sitikhairanihisha
khaihisham :
Allahuakbar
2026-10-06 04:46:17
3
ramadhani250
Ramadhani :
2026-10-06 07:04:18
0
nyonya.ramdan1
toko hafiz storee :
Hingga hewan pun ga lepas dari kejam nya manusia isriwil itu allahuakbar
2026-10-06 02:08:49
2
only_me_1086
®حبيبتي🇵🇸 :
[Teary eyed][Broken heart]
2026-10-06 11:38:14
0
To see more videos from user @mongabayindonesia, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About