@mr.rays_78: let it pass with a curse Bring the good to next season, let’s make the bad and naughty the last for this time. #jagaadabkita #sayangieventkita #solat5waktujanganditinggal #allahyangsatu ☝️❤️

iCu
iCu
Open In TikTok:
Region: MY
Tuesday 06 October 2026 02:32:06 GMT
196
10
0
6

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @mr.rays_78, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

JAKARTA – Penurunan harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) ke level Rp30 per saham membuat nilai pasar kepemilikan Telkomsel di perusahaan teknologi tersebut ikut tertekan.  Dengan kepemilikan sekitar 23,72 miliar saham, nilai pasar investasi Telkomsel pada harga Rp30 diperkirakan sekitar Rp711,6 miliar. Angka tersebut jauh di bawah estimasi nilai perolehan sekitar Rp6,4 triliun.  Perhitungan tersebut menunjukkan terdapat selisih sekitar Rp5,69 triliun, atau hampir 89 persen dari estimasi nilai perolehan. Harga Rp30 merupakan posisi perdagangan GOTO pada Senin (5/10/2026) berdasarkan data perdagangan pagi, sehingga belum mencerminkan harga penutupan saham pada hari tersebut.  Jika menggunakan asumsi harga perolehan sekitar Rp270 per saham, selisih dengan harga pasar Rp30 mencapai Rp240 per lembar. Dengan jumlah kepemilikan sekitar 23,72 miliar saham, nilai awal investasi berdasarkan perhitungan tersebut sekitar Rp6,404 triliun.  Sementara pada harga Rp30, nilai pasar saham yang sama hanya sekitar Rp711,6 miliar. Dengan demikian, nilai pasar kepemilikan Telkomsel tersebut kini setara sekitar 11,11 persen dari estimasi nilai perolehannya.  Namun, angka Rp5,69 triliun tersebut perlu dibaca secara hati-hati. Nilai itu merupakan estimasi penurunan nilai berdasarkan perbandingan harga pasar dengan harga perolehan, bukan berarti Telkomsel telah merealisasikan kerugian sebesar Rp5,69 triliun. Selama saham belum dijual, selisih antara harga perolehan dan harga pasar pada prinsipnya masih merupakan penurunan nilai secara pasar atau paper loss.  Dampak akuntansinya sendiri bergantung pada perlakuan akuntansi dan nilai tercatat investasi dalam laporan keuangan. Sebagai gambaran, ketika harga GOTO berada di Rp50 per saham, kepemilikan 23,72 miliar saham tersebut memiliki nilai pasar sekitar Rp1,186 triliun. Turunnya harga dari Rp50 ke Rp30 kemudian mengurangi nilai pasar kepemilikan tersebut sekitar Rp474,4 miliar. Artikel ini adalah bagian dari Mitra Promedia Group. Baca selengkapnya di: https://kaltim.24jamnews.com/ekonomi/115717721002/saham-goto-di-rp30-nilai-investasi-telkomsel-susut-rp569-triliun-di-atas-kertas
JAKARTA – Penurunan harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) ke level Rp30 per saham membuat nilai pasar kepemilikan Telkomsel di perusahaan teknologi tersebut ikut tertekan. Dengan kepemilikan sekitar 23,72 miliar saham, nilai pasar investasi Telkomsel pada harga Rp30 diperkirakan sekitar Rp711,6 miliar. Angka tersebut jauh di bawah estimasi nilai perolehan sekitar Rp6,4 triliun. Perhitungan tersebut menunjukkan terdapat selisih sekitar Rp5,69 triliun, atau hampir 89 persen dari estimasi nilai perolehan. Harga Rp30 merupakan posisi perdagangan GOTO pada Senin (5/10/2026) berdasarkan data perdagangan pagi, sehingga belum mencerminkan harga penutupan saham pada hari tersebut. Jika menggunakan asumsi harga perolehan sekitar Rp270 per saham, selisih dengan harga pasar Rp30 mencapai Rp240 per lembar. Dengan jumlah kepemilikan sekitar 23,72 miliar saham, nilai awal investasi berdasarkan perhitungan tersebut sekitar Rp6,404 triliun. Sementara pada harga Rp30, nilai pasar saham yang sama hanya sekitar Rp711,6 miliar. Dengan demikian, nilai pasar kepemilikan Telkomsel tersebut kini setara sekitar 11,11 persen dari estimasi nilai perolehannya. Namun, angka Rp5,69 triliun tersebut perlu dibaca secara hati-hati. Nilai itu merupakan estimasi penurunan nilai berdasarkan perbandingan harga pasar dengan harga perolehan, bukan berarti Telkomsel telah merealisasikan kerugian sebesar Rp5,69 triliun. Selama saham belum dijual, selisih antara harga perolehan dan harga pasar pada prinsipnya masih merupakan penurunan nilai secara pasar atau paper loss. Dampak akuntansinya sendiri bergantung pada perlakuan akuntansi dan nilai tercatat investasi dalam laporan keuangan. Sebagai gambaran, ketika harga GOTO berada di Rp50 per saham, kepemilikan 23,72 miliar saham tersebut memiliki nilai pasar sekitar Rp1,186 triliun. Turunnya harga dari Rp50 ke Rp30 kemudian mengurangi nilai pasar kepemilikan tersebut sekitar Rp474,4 miliar. Artikel ini adalah bagian dari Mitra Promedia Group. Baca selengkapnya di: https://kaltim.24jamnews.com/ekonomi/115717721002/saham-goto-di-rp30-nilai-investasi-telkomsel-susut-rp569-triliun-di-atas-kertas

About