@nanaaoki_mmd_2.0: #mmd #mikumikudance #3d #GenshinImpact #Ronova #animation #fyp #genshingirls #анимация #геншинимпакт #Ронова

Nana
Nana
Open In TikTok:
Region: BY
Tuesday 06 October 2026 03:01:47 GMT
1411
375
3
35

Music

Download

Comments

nanaaoki_mmd_2.0
Nana :
Program MikuMikuDance
2026-10-06 03:01:57
0
7tsuki2000
Julio Moncada :
2026-10-07 01:39:09
0
artem_230_54
Артём :
👍👍👍
2026-10-06 06:52:48
0
To see more videos from user @nanaaoki_mmd_2.0, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ada sesuatu yang tidak bisa diberikan oleh jabatan… tidak bisa dibeli dengan uang… dan tidak bisa dipaksakan dengan kekuasaan. Itulah rasa cinta dan penghormatan yang tumbuh dari hati rakyat. Malam itu, di tengah ribuan manusia yang memenuhi Stadion Gelora Bung Karno… Sosok mantan pemimpin bangsa kembali menjadi perhatian. Bukan karena ia duduk di tempat VVIP. Bukan pula karena ia berada di kursi paling eksklusif. Justru sebaliknya… Pak Jokowi memilih duduk di tribun bersama masyarakat. Menjadi bagian dari ribuan suporter yang datang dengan satu semangat… Satu kebanggaan… Satu kecintaan... Dan satu doa untuk Tim Garuda Indonesia yang sedang berjuang di laga final menghadapi Thailand. Ia tahu, Presiden Prabowo Subianto juga hadir menyaksikan pertandingan tersebut. Dan mungkin, di situlah kesederhanaan seorang pemimpin kembali terlihat. Ia tidak perlu mengambil tempat paling istimewa. Tidak perlu mencari sorotan. Tidak perlu berdiri di depan kamera. Ia hanya ingin hadir… menyaksikan perjuangan anak-anak bangsa… bersama rakyat yang mencintai sepak bola Indonesia. Namun ada satu hal yang mungkin tidak pernah ia rencanakan… Meski kamera televisi nasional tidak menyorot keberadaannya, kamera-kamera sederhana handphone milik para penonton justru menangkap momen-momen itu. Satu demi satu foto dan video bermunculan. Berseliweran di beranda TikTok, Facebook, dan berbagai media sosial lainnya. Dan tanpa ada yang mengaturnya… Pak Jokowi kembali menjadi pusat perhatian. Bagaikan magnet di tengah kerumunan ribuan manusia. Ada yang menghampiri hanya untuk bersalaman. Ada yang meminta foto bersama. Ada yang tersenyum bahagia karena bisa berdiri begitu dekat dengan sosok yang pernah memimpin negeri ini. Bahkan kaos Tim Garuda yang mereka kenakan… dengan bangga disodorkan kepada Pak Jokowi untuk ditandatangani. Bayangkan… Di tengah riuhnya stadion, suara ribuan suporter menggema, bendera Merah Putih berkibar, dan sorak kemenangan memenuhi udara… masih ada rakyat yang menyempatkan diri berkata, “Pak, boleh foto bersama ?” Dan sang mantan pemimpin pun melayani mereka penuh kerelaan. Tanpa jarak. Tanpa sekat. Tanpa harus ada protokol yang panjang. Karena mungkin bagi sebagian orang, tanda tangan di atas sebuah kaos hanyalah coretan tinta. Tetapi bagi pemilik kaos itu… tanda tangan tersebut bisa menjadi kenangan seumur hidup. Kenangan bahwa pada suatu malam, ketika Indonesia sedang berjuang membawa nama bangsa di lapangan… mereka pernah bertemu langsung dengan seorang mantan Presiden yang mereka kagumi. Inilah yang sering kali tidak terlihat dari panggung kekuasaan. Jabatan memang memiliki masa. Kursi kepemimpinan memang memiliki batas. Tetapi ketika seorang pemimpin telah meninggalkan sesuatu yang menyentuh hati rakyat… Maka ia tidak benar-benar pergi. Ia mungkin telah turun dari panggung kekuasaan. Tetapi namanya masih dipanggil. Kehadirannya masih dicari. Dan ketika rakyat melihatnya… Mereka masih berbondong-bondong mendekat. Mungkin inilah arti sesungguhnya dari “Magnet Sang Mantan Pemimpin.” Bukan magnet karena jabatan. Bukan magnet karena kekuasaan. Tetapi magnet yang lahir dari kenangan, ketulusan, dan kedekatan dengan rakyat. Malam itu Pak Jokowi mungkin hanya ingin menonton pertandingan. Namun tanpa ia sadari… Rakyatlah yang justru menjadikan kehadirannya sebagai sebuah cerita. Cerita yang direkam oleh kamera-kamera kecil dari tangan rakyat. Cerita yang kemudian menyebar ke seluruh negeri. Dan mungkin suatu hari nanti, ketika semua sorak stadion telah lama berhenti… Ketika pertandingan itu hanya tinggal kenangan… foto-foto dan video itu akan kembali dilihat. Lalu seseorang akan berkata dengan mata berkaca-kaca.... “Dulu… aku pernah bertemu Pak Jokowi di tribun stadion.” Dan saat itulah kita sadar… Ada pemimpin yang dikenang karena jabatannya. Tetapi ada pula pemimpin yang dikenang… Karena...pernah begitu dekat dengan hati rakyatnya.
Ada sesuatu yang tidak bisa diberikan oleh jabatan… tidak bisa dibeli dengan uang… dan tidak bisa dipaksakan dengan kekuasaan. Itulah rasa cinta dan penghormatan yang tumbuh dari hati rakyat. Malam itu, di tengah ribuan manusia yang memenuhi Stadion Gelora Bung Karno… Sosok mantan pemimpin bangsa kembali menjadi perhatian. Bukan karena ia duduk di tempat VVIP. Bukan pula karena ia berada di kursi paling eksklusif. Justru sebaliknya… Pak Jokowi memilih duduk di tribun bersama masyarakat. Menjadi bagian dari ribuan suporter yang datang dengan satu semangat… Satu kebanggaan… Satu kecintaan... Dan satu doa untuk Tim Garuda Indonesia yang sedang berjuang di laga final menghadapi Thailand. Ia tahu, Presiden Prabowo Subianto juga hadir menyaksikan pertandingan tersebut. Dan mungkin, di situlah kesederhanaan seorang pemimpin kembali terlihat. Ia tidak perlu mengambil tempat paling istimewa. Tidak perlu mencari sorotan. Tidak perlu berdiri di depan kamera. Ia hanya ingin hadir… menyaksikan perjuangan anak-anak bangsa… bersama rakyat yang mencintai sepak bola Indonesia. Namun ada satu hal yang mungkin tidak pernah ia rencanakan… Meski kamera televisi nasional tidak menyorot keberadaannya, kamera-kamera sederhana handphone milik para penonton justru menangkap momen-momen itu. Satu demi satu foto dan video bermunculan. Berseliweran di beranda TikTok, Facebook, dan berbagai media sosial lainnya. Dan tanpa ada yang mengaturnya… Pak Jokowi kembali menjadi pusat perhatian. Bagaikan magnet di tengah kerumunan ribuan manusia. Ada yang menghampiri hanya untuk bersalaman. Ada yang meminta foto bersama. Ada yang tersenyum bahagia karena bisa berdiri begitu dekat dengan sosok yang pernah memimpin negeri ini. Bahkan kaos Tim Garuda yang mereka kenakan… dengan bangga disodorkan kepada Pak Jokowi untuk ditandatangani. Bayangkan… Di tengah riuhnya stadion, suara ribuan suporter menggema, bendera Merah Putih berkibar, dan sorak kemenangan memenuhi udara… masih ada rakyat yang menyempatkan diri berkata, “Pak, boleh foto bersama ?” Dan sang mantan pemimpin pun melayani mereka penuh kerelaan. Tanpa jarak. Tanpa sekat. Tanpa harus ada protokol yang panjang. Karena mungkin bagi sebagian orang, tanda tangan di atas sebuah kaos hanyalah coretan tinta. Tetapi bagi pemilik kaos itu… tanda tangan tersebut bisa menjadi kenangan seumur hidup. Kenangan bahwa pada suatu malam, ketika Indonesia sedang berjuang membawa nama bangsa di lapangan… mereka pernah bertemu langsung dengan seorang mantan Presiden yang mereka kagumi. Inilah yang sering kali tidak terlihat dari panggung kekuasaan. Jabatan memang memiliki masa. Kursi kepemimpinan memang memiliki batas. Tetapi ketika seorang pemimpin telah meninggalkan sesuatu yang menyentuh hati rakyat… Maka ia tidak benar-benar pergi. Ia mungkin telah turun dari panggung kekuasaan. Tetapi namanya masih dipanggil. Kehadirannya masih dicari. Dan ketika rakyat melihatnya… Mereka masih berbondong-bondong mendekat. Mungkin inilah arti sesungguhnya dari “Magnet Sang Mantan Pemimpin.” Bukan magnet karena jabatan. Bukan magnet karena kekuasaan. Tetapi magnet yang lahir dari kenangan, ketulusan, dan kedekatan dengan rakyat. Malam itu Pak Jokowi mungkin hanya ingin menonton pertandingan. Namun tanpa ia sadari… Rakyatlah yang justru menjadikan kehadirannya sebagai sebuah cerita. Cerita yang direkam oleh kamera-kamera kecil dari tangan rakyat. Cerita yang kemudian menyebar ke seluruh negeri. Dan mungkin suatu hari nanti, ketika semua sorak stadion telah lama berhenti… Ketika pertandingan itu hanya tinggal kenangan… foto-foto dan video itu akan kembali dilihat. Lalu seseorang akan berkata dengan mata berkaca-kaca.... “Dulu… aku pernah bertemu Pak Jokowi di tribun stadion.” Dan saat itulah kita sadar… Ada pemimpin yang dikenang karena jabatannya. Tetapi ada pula pemimpin yang dikenang… Karena...pernah begitu dekat dengan hati rakyatnya.
Всем привет! 🫶🏻 Мой первый опыт в качестве UGC-креатора и моё первое сотрудничество с @garnier_kazakhstan 💚 И знаете, я реально приятно удивлена этим кремом — Garnier Cream Sorbet с витамином C. Это не классический плотный крем, а именно крем-сорбет 🍊 Лёгкая, тающая текстура, которая буквально растворяется на коже. Он в 6 раз легче обычного крема, быстро впитывается и совершенно не оставляет липкости. В составе витамин C + ниацинамид — они помогают увлажнять кожу и уменьшать видимость пигментных пятен. А ещё заявлен эффект до 48 часов увлажнения, а клинически доказано сокращение пигментных пятен на 47% уже за 1 неделю. Мне особенно понравилось ощущение после нанесения: кожа свежая, увлажнённая и будто немного охлаждённая ✨ Можно использовать утром перед макияжем или вечером после долгого дня — как лёгкий уход перед сном. Для моего первого UGC-опыта, кажется, я начала очень даже хорошо 😁💚 Спасибо @garniercis за доверие! #GarnierKazakhstan #GARNIERSORBET #GARNIERKZ #BehypeCreators
Всем привет! 🫶🏻 Мой первый опыт в качестве UGC-креатора и моё первое сотрудничество с @garnier_kazakhstan 💚 И знаете, я реально приятно удивлена этим кремом — Garnier Cream Sorbet с витамином C. Это не классический плотный крем, а именно крем-сорбет 🍊 Лёгкая, тающая текстура, которая буквально растворяется на коже. Он в 6 раз легче обычного крема, быстро впитывается и совершенно не оставляет липкости. В составе витамин C + ниацинамид — они помогают увлажнять кожу и уменьшать видимость пигментных пятен. А ещё заявлен эффект до 48 часов увлажнения, а клинически доказано сокращение пигментных пятен на 47% уже за 1 неделю. Мне особенно понравилось ощущение после нанесения: кожа свежая, увлажнённая и будто немного охлаждённая ✨ Можно использовать утром перед макияжем или вечером после долгого дня — как лёгкий уход перед сном. Для моего первого UGC-опыта, кажется, я начала очень даже хорошо 😁💚 Спасибо @garniercis за доверие! #GarnierKazakhstan #GARNIERSORBET #GARNIERKZ #BehypeCreators

About