@sadamanmakkebbe: #foryou #tiktokuganda #bobiwineuganda✊✊✊✊✊✊ #sadamanmakkebe #bobiwineuganda

sadaman makkebbe
sadaman makkebbe
Open In TikTok:
Region: US
Tuesday 06 October 2026 08:01:13 GMT
59681
9034
634
510

Music

Download

Comments

watenronny
Ronald granted :
Have unfollowed him already
2026-10-06 08:10:25
18
mmaffabbirigan256
Mafabi Rigan :
kiseka must bring evidence here
2026-10-06 08:43:29
117
kitunzialexjayden
Director Jay :
respect Honourable
2026-10-06 08:08:53
28
diehardwadeno2
𝑫𝒊𝒆𝑯𝒂𝒓𝒅𝑾𝒂𝑫𝒆𝒏𝒐 :
𝐎𝐤𝐚𝐭𝐞𝐠𝐞𝐝𝐞 𝐇𝐨𝐧𝐨𝐮𝐫𝐚𝐛𝐥𝐞
2026-10-06 08:20:29
6
marian3233
Humble Soul 🙎 :
OBUZIBU BWABA DIEHARDS
2026-10-06 08:40:25
6
sheilah8473
Sheilah 💚 :
mweyuze baaba ffe tuliwano 🤣🤣🤣🤣 ne Muhozi waffe
2026-10-06 13:31:02
39
of_kush
The watcher™ :
What if lumbuye was testing him
2026-10-06 12:31:19
27
wrong.turn027
Midnight hour :
Gwe your job is fight kisekka
2026-10-06 08:13:38
31
abuja609
Mrs Black :
Me have blocked him
2026-10-06 08:24:25
43
goodluck.stuart.wa
Goodluck Stuart warid :
lumbuye is more important than kiseka 100 times
2026-10-06 12:01:21
25
mulindwahassan
Hassan256🇺🇬🇸🇦 :
mwana, this man!!!!!!!
2026-10-06 08:09:03
8
firstson495
Omushambo 💯 :
Naye NUP ekyigendererwa kyamwe kyekyiliwa?
2026-10-06 12:18:39
13
hassankakooza
save Islam uganda :
m7 is laughing at people of claim to be removing him as they're busy fighting themselves
2026-10-06 14:39:44
9
ibraz.sironko1
Ibraz F⚽B :
If u guys don't change. Nup might not exist by 2031📌 u need to be one not even two. anyway salute Sir ✌️
2026-10-06 08:19:13
10
agaba_rogers256
Professor 256🇺🇬 :
What is the MAIN aim of NUP ?[Tears of joy][Tears of joy][Tears of joy][Tears of joy]
2026-10-06 10:17:50
9
mpoyatom2
atomic :
honourable sadaman nze ekyo ki umar kiseka nakilabadda nga kya nrm
2026-10-06 08:37:18
3
mrclutch256
LMrClutch🧨🔥 :
I refused to judge or condemn Umar simply because of what he said. I believe he speaks from facts, and I believe we should take the time to understand the facts and the context before rushing to conclusions. Some people were demanding evidence and turning the whole issue into a drama. Now that events are unfolding, where are those people? Where are the ones who were so quick to condemn Umar? Suddenly, it seems like everyone is against Umar. But what exactly is going on? Let’s stop allowing emotions, personal differences, and social-media pressure to replace independent thinking. If Umar is right, let the facts speak. If he is wrong, let the evidence prove it. Caution is not hatred. Questioning is not betrayal. And seeking the truth is not taking sides. Let’s remain patient, watch the actions, examine the facts, and see how things unfold. The truth does not need a team—it needs evidence. 🇺🇬
2026-10-06 16:22:14
2
djseven2567
Můțëṣ̌ă Ŝĕvėn̈ :
nze museveni samusima 😳🥺
2026-10-06 08:58:48
11
nayiga.jj
Nayiga wa bobi 🇶🇦🇺🇬 :
Respect 🫡
2026-10-06 08:29:04
5
never.give.up.bob
NEVER GIVE UP bobi :
free our people 😭
2026-10-06 17:38:19
5
doryn34
Doryn :
Naye struggle yaffena bambi muve mu kulwanagana ani mutuffu ani muffu, fenna bulyomu akole kyasobola tusobole okugguka
2026-10-06 13:39:02
6
pointof.no.return
POINT OF NO RETURN :
2026-10-06 09:38:42
10
trustmoney308
Ham milez :
what is that comrade in back ground is right 👍👍🤣🤣🤣🤣
2026-10-06 08:54:14
5
cyberjimmy
Cyber Ghost 01 :
Gamba nti Asadaman makebbe man l wish day you became a Hon.
2026-10-06 08:11:17
6
rema.dallen5
rema Dallen :
nze audio sagilabye mu buzibu
2026-10-06 19:52:13
2
To see more videos from user @sadamanmakkebbe, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pada masa Revolusi Fisik (1945–1949), posisi pasukan militer atau aparatur di wilayah Buton di bawah kendali NICA (Netherlands Indies Civil Administration) berkaitan erat dengan pembentukan satuan keamanan lokal Belanda di Indonesia Timur serta kedudukan politik Kesultanan Buton. Secara garis besar, tidak ada kesatuan militer besar bernama
Pada masa Revolusi Fisik (1945–1949), posisi pasukan militer atau aparatur di wilayah Buton di bawah kendali NICA (Netherlands Indies Civil Administration) berkaitan erat dengan pembentukan satuan keamanan lokal Belanda di Indonesia Timur serta kedudukan politik Kesultanan Buton. Secara garis besar, tidak ada kesatuan militer besar bernama "Tentara Buton" yang murni menyerang Indonesia, melainkan keterlibatan milisi lokal, rekrutan wilayah, dan kebijakan taktis Belanda sebagai berikut: ‎Rekrutmen Lokal ke Dalam KNIL / NICA ‎Pengisian Personel: Pasca-Kekalahan Jepang, NICA kembali ke wilayah Sulawesi Tenggara (termasuk Buton) untuk menegakkan kembali kekuasaannya. Untuk memperkuat barisan militernya, NICA merekrut pemuda-pemuda lokal di berbagai daerah luar Jawa ke dalam KNIL (Koninklijk Nederlandsch-Indische Leger). Tugas Operasional: Pemuda atau pasukan lokal asal Buton yang bergabung ke dalam KNIL di bawah arahan NICA dikirim ke berbagai wilayah konflik untuk menjaga ketertiban umum versi kolonial, mengamankan objek vital, atau berhadapan langsung dengan kelompok gerilyawan pro-Republik. ‎Hubungan Politik Kesultanan Buton dan Belanda(NICA) ‎Status Swapraja: Sepanjang masa kolonial hingga awal kemerdekaan, Kesultanan Buton yang diakui sebagai daerah yang berpemerintahan sendiri(Swapraja) secara politik memiliki perjanjian hukum dengan Belanda (seperti Korte Verklaring atau Perjanjian Pendek) di mana penjaga keamanan Buton yang berada dalam pengawasan Sultan juga berada di bawah pengawasan pejabat Belanda (Gezaghebber). ‎Karena status ikatan politik tersebut, satuan penjaga keamanan atau polisi pamong praja bentukan kesultanan di bawah kendali Sultan otomatis harus berkoordinasi secara administratif dengan otoritas militer sipil NICA yang ditempatkan di Baubau dan sekitarnya selama masa revolusi. ‎ ‎Bagian dari Negara Indonesia Timur (NIT) ‎Politik Divide et Impera: NICA mendirikan Negara Indonesia Timur (NIT) pada akhir tahun 1946 sebagai strategi memecah kedaulatan Republik Indonesia. ‎Posisi Militer: Wilayah Buton dimasukkan ke dalam bagian administratif NIT. Imbasnya, kekuatan bersenjata resmi di daerah tersebut tunduk di bawah komando militer bentukan Belanda sebelum akhirnya kedaulatan sepenuhnya diserahkan kembali kepada Republik Indonesia pasca-Konferensi Meja Bundar pada akhir tahun 1949. #sejarahbuton #NICA #NIT #baubau #butonpride🏝

About