@dhifalzmod: capcut ultra update,link👇 link:https://move2link.co/57bbd2f, jangan lupa join saluran whatsapp👇 link:https://whatsapp.com/channel/0029Vb8au165fM5coKZx5f2U, #capcutpremium #apk #CapCut #foryoupage #jjcapcut

Dhifalz Mod
Dhifalz Mod
Open In TikTok:
Region: ID
Tuesday 06 October 2026 08:35:25 GMT
8509
83
59
44

Music

Download

Comments

red_halimaw
RedZ_Jarred :
/copy caption
2026-10-12 12:04:44
0
syadipanggilnengok7
—𝗦𝘆𝙖𝙖— :
/copy caption
2026-10-12 11:05:07
0
son_the_road
꧁【ᏒΣßΔ】꧂ :
apa kalo instal plharus pakek vpn
2026-10-07 02:43:38
1
orang_keren433
🕷️ :
bagi link bg
2026-10-09 12:00:55
1
arzch11213
arz :
bahaya gk ini
2026-10-11 23:41:15
0
rhylndstvsky
rheine 🇵🇸 :
kekurangan sama kelebihan pake capcut mod apa bng kira kira?
2026-10-11 14:21:08
1
allkokekab
all :
ada pwny g?
2026-10-09 13:18:49
1
akosimoskov05
Yuzzzz69√ :
linkk please
2026-10-09 10:17:09
1
raziq_suka.mie.ay
￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ :
bg link nya taro di komentar aja
2026-10-08 08:39:31
1
shadowslash11
cata drik✌🏻 :
bg am mod ada up gak?
2026-10-06 08:42:01
1
ai.ocean2
R :
/copy caption
2026-10-13 08:58:11
0
dustinbernadhi
IG: dudus_wahing :
bisa login?
2026-10-09 17:39:59
0
i_like_ragebait
𝖨 𝖫𝖨𝖪𝖤 𝖥𝖢𝖬 🚀🚀 :
bagi link
2026-10-08 06:11:18
1
dwsyah17asli
𝖓𝖔𝖆𝖍 𝖆𝖘𝖊𝖕 :
spotify mna bg
2026-10-06 09:02:49
1
vise.ramzz76
raᤨmz pblow :
/copy caption
2026-10-12 09:55:33
0
ton_zz63
TON_ZZ :
/copy caption
2026-10-12 06:44:50
0
dimskuyy57
dimskuyy4 :
/copy caption
2026-10-11 14:59:02
0
funnyclipsz70
FunnyClipsz :
/copy caption
2026-10-11 14:22:32
0
1lh4msz
1LH4MSZ :
/copy caption
2026-10-11 11:07:38
0
zuperrrman99
azkyy :
/copy caption
2026-10-11 11:49:18
0
nel.uchiha2
NEL :
/copy caption
2026-10-11 11:54:30
0
mark_james098
Si Mark :
/copy caption
2026-10-11 12:11:19
0
riege.sivv
S1VX.R1EG3X :
/copy caption
2026-10-11 14:03:46
0
cinta.kandaskapak
Calomel 👻 :
p
2026-10-12 11:41:58
0
To see more videos from user @dhifalzmod, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

GUBERNUR SEBUT UDARA AMAN, DATA KARHUTLA KALTIM JUSTRU MENUNJUKKAN ANCAMAN SERIUS. Pada 15 September 2026, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menyatakan kualitas udara di wilayahnya masih aman dan terkendali. Namun, dalam kesempatan yang sama, ia mengakui bahwa aktivitas sekolah masih diliburkan dan masyarakat diberikan masker untuk beraktivitas di luar ruangan, dan Program MGB masih berjalan dan masih program prioritas. Perkembangan berikutnya menunjukkan situasi yang mengkhawatirkan. Pemerintah Provinsi Kaltim melaporkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Sendawar, Kutai Barat, sempat mencapai 409 atau masuk kategori berbahaya. Sementara itu, laporan BPBD per 11 Oktober mencatat akumulasi sekitar 8.516 hektare lahan terbakar, dengan kualitas udara PM2.5 berstatus tidak sehat. Persoalannya bukan sekadar apakah pernyataan gubernur saat itu benar atau salah. Kondisi udara memang dapat berubah. Namun, ketika keselamatan masyarakat dipertaruhkan, setiap klaim bahwa situasi masih aman harus disertai data yang transparan, terukur, dan sesuai kondisi masing-masing wilayah. Pemerintah tidak cukup hanya memastikan keadaan terkendali. Pemerintah harus mampu membuktikan bahwa masyarakat benar-benar terlindungi. Di tengah ancaman karhutla yang terus berulang, seberapa jauh pemerintah daerah telah menjalankan tanggung jawab pencegahan, pengawasan, dan perlindungan kesehatan publik? Sumber: detikNews (15/9/2026), Setda Kaltim (8/10/2026), BPBD Kaltim (12/10/2026). #KocokPolitik #Karhutla #KalimantanTimur #RudyMasud #KrisisLingkungan KualitasUdara
GUBERNUR SEBUT UDARA AMAN, DATA KARHUTLA KALTIM JUSTRU MENUNJUKKAN ANCAMAN SERIUS. Pada 15 September 2026, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menyatakan kualitas udara di wilayahnya masih aman dan terkendali. Namun, dalam kesempatan yang sama, ia mengakui bahwa aktivitas sekolah masih diliburkan dan masyarakat diberikan masker untuk beraktivitas di luar ruangan, dan Program MGB masih berjalan dan masih program prioritas. Perkembangan berikutnya menunjukkan situasi yang mengkhawatirkan. Pemerintah Provinsi Kaltim melaporkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Sendawar, Kutai Barat, sempat mencapai 409 atau masuk kategori berbahaya. Sementara itu, laporan BPBD per 11 Oktober mencatat akumulasi sekitar 8.516 hektare lahan terbakar, dengan kualitas udara PM2.5 berstatus tidak sehat. Persoalannya bukan sekadar apakah pernyataan gubernur saat itu benar atau salah. Kondisi udara memang dapat berubah. Namun, ketika keselamatan masyarakat dipertaruhkan, setiap klaim bahwa situasi masih aman harus disertai data yang transparan, terukur, dan sesuai kondisi masing-masing wilayah. Pemerintah tidak cukup hanya memastikan keadaan terkendali. Pemerintah harus mampu membuktikan bahwa masyarakat benar-benar terlindungi. Di tengah ancaman karhutla yang terus berulang, seberapa jauh pemerintah daerah telah menjalankan tanggung jawab pencegahan, pengawasan, dan perlindungan kesehatan publik? Sumber: detikNews (15/9/2026), Setda Kaltim (8/10/2026), BPBD Kaltim (12/10/2026). #KocokPolitik #Karhutla #KalimantanTimur #RudyMasud #KrisisLingkungan KualitasUdara

About