@radioelshinta: Mahkamah Konstitusi (MK) tolak gugatan sidang putusan perkara sengketa syarat pencalonanan yang melibatkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai Cawapres pada pemilu 2024. "Sekalipun dalam persidangan tidak ditemukan atau didapatkan bukti yang meyakinkan Mahkamah yang dapat menunjukkan Gibran Rakabuming Raka memiliki Ijazah/Sertifikat/diploma di luar negeri yang dijadikan sebagai dasar untuk disetarakan dengan berpendidikan paling rendah tamat sekolah menengah atas. Mahkamah tidak dapat membatalkan atau mendiskualifikasi Gibran Rakabuming Raka dalam posisinya sebagai Wakil Presiden sebagaimana yang dimohonkan dalam petitum para pemohon," kata Hakim MK Adies Kadir pada sidang yang digelar di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2026). Adies menyatakan pihaknya memang tak menemukan bukti kelulusan Gibran dari sekolah menengah atas yang ia tempuh di Australia dan Singapura. Namun, MK juga tak bisa mendiskualifikasi Gibran sebagai Wakil Presiden. Penulis: Gusti Editor: Farie Producer: Rama
NEGARA DAGELAN ,,,,,,UD JELAS FAKTA SALAH ,,,,KOK MALAH PUTUSAN MENOLAK ,,,ANEH
2026-10-06 14:56:13
85
Garry Michael :
MK masuk angin
2026-10-06 15:29:43
26
KING PARFUM CONDET :
P. E. R. C. U. M. A
2026-10-06 15:26:44
1
ruwaji frozen :
kenapa beraninya sama bupati dan guburner yg ijazahnya palsu.
2026-10-06 15:11:17
29
Kanjeng76™ :
lantas buat apa sidang resmi sampai begitu lamanya ,woooey
2026-10-06 14:58:09
41
Tomi Makaryo :
lha ngapain ada sidang pak.
2026-10-06 15:30:10
11
DewiSlim💃🏻 :
Gagal lagi deeh abah dilantik 😝
2026-10-06 15:11:52
7
Widi :
Aneh, bukti ijazah tidak ada,tapi MK menolak mendiskualifikasi Gibran. MK tetap seperti MK paman usman
2026-10-06 15:26:24
30
@RAGAHLAPPUNG70 :
bapak Gibran sekolah nya di Singapura setelah tamat SD SMP di Indonesia.
kurikulum pendidikan di Indonesia gak sama dengan Singapura.
tapi bukan berarti bapak Gibran gak lulus sekolah setara sma.
2026-10-06 15:00:06
33
Ayah Opung :
berarti KLO ada org mencuri sudah lama baru di ketahui hasil curinya sah dan teruslah jdi pencuri ..ini baru ada di negri KONOHA😆.
2026-10-06 15:25:30
21
Ansar :
rusak sistem hukum di Indonesia
2026-10-06 15:13:23
8
Wahyu Moko :
MK mkin konyol..tdk ditemukan bukti berarti gibran melakukan kejahatan pemalsuan data
2026-10-06 15:20:04
18
WOS Indonesia :
MK ini agak aneh sih menurutku, kan dari sejak awal mereka sudah ngerti kalo gugatan itu sudah kadaluwarsa karena PHPU ada batas waktunya, tapi kenapa tetap disidangkan? Harusnya kan ditolak sejak awal 🤔
2026-10-06 16:19:59
8
Fani Alfan 2755 :
MK dlm tekanan Jokowi cs ga mungkin berani sama raja
2026-10-06 15:30:18
10
Samsul Arifin :
hukum.sdah GK bisa lgi di harapkan ...di Indonesia .
2026-10-06 15:20:08
7
M Iman :
ingat!!!!
ingat!!!!
ingat!!!!
selagi JOKOWI masih hidup
koroni nya akan aman...apa lagi keluarga nya.pasti di lindungi
2026-10-06 15:20:44
8
Saeho :
apa gunanya MK gak ada manfaatnya,lebih baik bubar saja,habiskan duit masyarakat saja,untuk apa diadakan sidang di situ, dagrlan
2026-10-06 15:32:31
5
Yusril Ardians :
haaaaaaa ngapain ada sidang2 buang2 waktu aja koplak
2026-10-06 15:15:27
7
DAYAK JAWAN MONDI KALBAR :
Nggak bisa mencalonkan diri di pemil u 2029 dong..?
2026-10-06 15:12:37
12
Wawan R.S :
seharusnya hakim MK berkata soal ijazah Gibran di makzulkan sarankan ke gedung DPR karena Gibran tak mau jujur.
2026-10-06 15:11:51
9
Roy :
sdh ku duga hasilnya
2026-10-06 15:12:10
7
supendiijbi :
hukum kebenaran sdh tdk ada lg, yg jujur tergusur [Tertawa sampai menangis][Tertawa sampai menangis]
2026-10-06 15:10:29
9
Supat :
Semangat pa.Gibran sepertinya ada permainan.Kalau syarat minimun ijazah SMA,tapi punya izasah S1 berarti kan memenuhi syarat.
2026-10-06 23:08:39
0
To see more videos from user @radioelshinta, please go to the Tikwm
homepage.