@bloomberax: kita ngobrol santai sebentar. Nggak perlu baper, kita kan manusia beradab yang sopan. Kita cuma lagi merefleksikan konsep 'menu' dan 'garam' dalam hidup kita yang sok sibuk ini. Kita tahu kan, kalau lagi makan di restoran fancy, kita selalu fokus ke menu utama. Wagyu, lobster, atau truffle pasta. Itu ibarat 'pilihan-pilihan' lain yang lagi kita kejar. Orang baru, kesibukan baru, yang menurut kita lebih berkelas dan layak buat waktu kita. Kita pikir kita koki Michelin yang bisa milih-milih bahan sesuka hati. Padahal, kita cuma pelanggan sok tahu yang kebingungan di depan kasir. Terus, di mana posisi kita? Ah, kita ini posisinya cuma jadi garam. Nggak pernah masuk dalam daftar menu, nggak ada fotonya di brosur, dan paling sering, kita cuma jadi pelengkap yang dilupain di ujung meja. Kita sibuk banget ngasih waktu, ngasih perhatian, eh tapi bagi kita yang lagi asyik milih menu lain, ketulusan kita itu cuma notifikasi yang bisa di-swipe kiri. Tapi coba deh, kita bayangkan. Suatu hari nanti, pas semua menu mahal itu udah kita makan, pas euforia 'banyak pilihan' itu udah basi, dan kita duduk sendirian... coba kita rasain makanannya. Tanpa garam, wagyu semahal apapun rasanya cuma kayak ngunyah karet sepatu. Hambar. Tawar. Menyedihkan. Hidup kita tanpa orang yang tulus ngasih waktu, ya persis kayak itu. Kita bakal ngerasa ada yang hilang, tapi karena kita sok sibuk, kita nggak bakal ngaku. Jadi, silakan kita terus sibuk ngoleksi menu yang nggak perlu. Terima kasih ya, kita udah saling ngajarin kalau ketulusan itu cuma buat mereka yang punya lidah peka. Selamat menikmati hidangan tawar kita. Sampai jumpa, kalau kita masih butuh rasa. 🎥 Video Source:Worker Memoir ID (@workermemoir.id) #WorkerMemoir #SelfWorth
BelumBeraK
Region: ID
Tuesday 06 October 2026 16:27:00 GMT
Music
Download
Comments
Deki try wahyudi :
adaaaaa
2026-10-29 23:01:41
0
To see more videos from user @bloomberax, please go to the Tikwm
homepage.