Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@mohammedassaf111: #في هذا اليوم
محمد عساف
Open In TikTok:
Region: EG
Tuesday 06 October 2026 18:34:45 GMT
248
53
0
2
Music
Download
No Watermark .mp4 (
0.91MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0.91MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @mohammedassaf111, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Your soulmate is afraid of this love! ❤️ Get your love reading via karinaemin.com
Pov: Kamu sendiri bahkan belum sempat benar-benar menerima kenyataan bahwa dalam waktu yang tidak lama lagi, namamu akan berdampingan dengan nama Jungwon dalam sebuah undangan. Yang lebih mengherankan, semua orang tampak begitu bahagia. Mereka menyambut rencana itu dengan antusias, seolah pernikahan kalian bukan hasil dari dua keluarga yang sedang menyatukan keputusan, melainkan sesuatu yang sejak lama memang seharusnya terjadi. Sementara itu, kamu hanya bisa duduk manis, mengangguk sesekali, lalu menyimpan segala keluhanmu di tempat yang tidak dapat didengar siapa pun. Hari ini kamu duduk di hadapan Jungwon dengan wajah yang mungkin sudah terlalu jujur untuk disebut sedang baik-baik saja. Minuman di hadapanmu nyaris tidak tersentuh. Jungwon memperhatikanmu sejak tadi. Ia tidak langsung bertanya. Barangkali karena sudah mulai memahami bahwa setiap kali kamu terlalu banyak diam, biasanya ada sesuatu yang sedang berisik di kepalamu. Beberapa saat kemudian, ia menggeser segelas minuman ke arahmu. “Bisa senyum sedikit?” katanya. “Saya merasa seperti punya hutang melihat wajah kamu begitu.” Kamu melirik minuman yang baru saja diletakkannya di depanmu, kemudian mengangkat pandangan kepadanya. “Memang dari sananya wajah aku begini.” Jungwon tersenyum tipis. Kamu mendengkus, tetapi akhirnya mengambil gelas itu dan meneguknya. “Makanya,” gumammu setelah meletakkannya kembali, “daripada nanti Mas merasa hidupnya sengsara, mending kita batalin aja sekarang.” Jungwon menatapmu beberapa detik. “Kamu tidak bosan mengusulkan hal yang sama?” “Nggak.” Kamu menggeleng mantap. Percakapan kalian kemudian kembali mengalir, berpindah dari satu hal kecil ke hal lain. Sampai pada beberapa urusan yang bahkan menurutmu seharusnya belum perlu dipikirkan sedini itu. Jungwon pun tampaknya sudah terbiasa dengan segala keluhanmu. Waktu berjalan tanpa terasa. Hingga akhirnya acara selesai dan orang-orang mulai beranjak meninggalkan ballroom. Kamu baru saja hendak menghampiri ibumu ketika perempuan itu lebih dulu memanggilmu. “Sayang.” Ibumu sudah berdiri di samping Jungwon, dengan senyum yang membuatmu langsung memiliki firasat tidak baik kali ini. “Kamu pulang sama Jungwon, ya.” Senyummu seketika menghilang. Kamu menatap ibumu dengan wajah tidak percaya. “Isss aku kan tadi perginya sama Mama.” “Iya, Mama tahu. Tapi sekarang kan sudah ada Jungwon.” “Sudah, ikut Nak Jungwon saja. Biar kalian makin dekat.” “Mama…” “Gih.” Satu kata itu terdengar sebagai keputusan final. Kamu menoleh kepada Jungwon, berharap setidaknya laki-laki itu memiliki sedikit belas kasihan. Namun Jungwon malah terlihat terlalu tenang. “Tidak apa-apa, Ma,” katanya sopan. “Saya antar.” Ibumu langsung tersenyum puas. “Nah, begitu. Mama titip (Y/n), ya, Nak.” “Iya, Ma.” Kamu menghela napas panjang. Sepertinya tidak ada seorang pun yang berniat menanyakan pendapatmu. Akhirnya, beberapa menit kemudian, kamu berjalan keluar dari ballroom dengan langkah yang sengaja dibuat sedikit lebih cepat. Ujung dress-mu sesekali kamu angkat agar tidak terinjak, sementara bunyi heels beradu dengan lantai pelataran terdengar berturut-turut di bawah kakimu. Di belakangmu, Jungwon berjalan dengan langkah jauh lebih tenang. Kedua tangannya masuk ke saku celana, sementara matanya sesekali memperhatikan punggungmu yang semakin menjauh. Sampai pada satu langkah berikutnya, kakimu sedikit kehilangan keseimbangan. Belum sempat kamu memperbaiki pijakan, Jungwon sudah lebih dulu menangkap lenganmu. Jungwon berdiri di sampingmu sekarang, masih memegang lenganmu sekadarnya agar kamu tidak kehilangan keseimbangan lagi. “Kamu sedang pakai heels, (Y/n). Jalannya pelan-pelan.” Kamu segera menarik kembali tanganmu. Tentu saja untuk menyembunyikan rasa malu yang mulai muncul. (+ di sl/komen) #jungwonenhypen #jungwonedit #fyp #foryoupage
ปักdpuไม่รำได้ไง #dpu66 #dpu
gấu bông con vịt in 3d siêu mềm mịn#
#onthisday
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy