@bak.kader3:

الوعد الحق
الوعد الحق
Open In TikTok:
Region: DZ
Tuesday 06 October 2026 20:19:46 GMT
11667
495
36
36

Music

Download

Comments

user3226678695867
شيماء :
الله ايبارك عاقبة لينا تالموا مزال في بداية المشوار
2026-10-09 13:03:57
1
abdrzk8larbi
Moh Moh :
ربي يحفظك
2026-10-22 07:49:46
0
user1272301280849
ساجدة أم :
أستاذي الجليل ما شاء الله تبارك الرحمان ربي يبارك فيك و يطول في عمرك و يمدك بالصحة و العافية
2026-10-07 08:52:19
0
salmansahroui
sahroui sahroui :
صحيت يحي
2026-10-13 20:26:05
0
mahinour330
❤Mahinour ❤ :
ربي يحفظك أستاذ
2026-10-08 02:39:12
0
arwaa942
user2011490742814 :
شكون هاذ الأستاذ اللي تقاعد
2026-10-07 11:20:12
0
sosita_479
sosita_479 :
معلمي ربي يبارك فيه
2026-10-13 22:34:05
0
hocine_ttiktok.com
Hocine DZ @58 :
ما شاء الله تبارك الرحمن الرحيم بالتوفيق أستاد باكو 🥰🥰
2026-10-08 21:18:48
1
tjvtjvi
. :
استاذ الله يحفظك ويطول في عمرك
2026-10-07 20:38:45
0
dina58layane
𝕀𝕝𝕚𝕟𝕒 :
معلمي ربي يحفظه 🥰🥰
2026-10-08 20:39:51
1
user47863727460661
الأمل بسمة :
أستاذي حفظه الله ورعاه ونعم المعلم
2026-10-07 20:16:57
0
fati.dj2
Fati Dj :
تقاعد مريح انشاء الله ونعم الأستاذ باكو
2026-10-07 20:43:58
0
mona200023
mona200023 :
ايه استاد بكو واستاد جقاوة الله يحفظهم ويبارك فيهم
2026-10-07 19:45:54
0
h58dz
🎖️ كريستيانو 🎖️ :
ربي يحفظك استاذ بكو وحد من احسن الاساتذ لي قروني
2026-10-07 21:26:14
0
matjaramira0
متجر الأميرة 🩷🌸 :
ربي يحفضك وجزاك الله كل خير عن كل جهد بذلته في سبيل العلم عني قدور
2026-10-07 11:04:06
0
user8319349122559
Salim Aviation officiel11 :
بكو...أستاذ متواضع وكان نعم الناس في مجاله الدراسي....متفاني في عمله حفظه الله وأطال في عمره
2026-10-07 14:07:25
0
user1250779325653
nori nori :
🥰🥰🥰🥰🥰 ربي يحفظك استاد ويبارك في عمرك
2026-10-06 21:21:53
0
.630264
ام انس6/30 :
شكون تقاعد بصحتك الف مبروك ترتاح بالصحة والعافية يارب
2026-10-07 07:45:59
0
larbi.maamer4
زعيم الصحراء :
الله يحفضك ياأستادنا
2026-10-06 22:27:20
0
malak.noire_
Malak Mystérieuse 👑 :
كنت معلمي وكنت مديري الله يبارك ماشاء الله 🥰🥰🥰
2026-10-11 10:06:03
1
mohlove58
Mohamed :
ربي يحفظكم
2026-10-07 07:58:05
0
er___366
𝑁𝑢ℎ𝑎🩺💉 :
ربي يحفظك عمي قدور
2026-10-07 00:26:10
0
amira_amira626
Amira chaima :
ربي يحفظك و يبارك فيك معلمي بالابتدائي
2026-10-07 06:36:35
0
user4713825472329
نَسوآ🩷🏵️هُـــــم :
متقولوليش هذاك هوا أستاذ جقاوة تاع سبور
2026-10-08 19:02:12
0
To see more videos from user @bak.kader3, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Banyak yang mengira GERD hanyalah gangguan pencernaan biasa yang jarang terjadi. Padahal kalau dilihat dari berbagai penelitian di rumah sakit-rumah sakit Indonesia, jumlah penderitanya ternyata cukup besar, bahkan di beberapa tempat lebih tinggi dibandingkan rata-rata negara Asia lainnya. Menariknya, hingga saat ini Indonesia belum memiliki data epidemiologi nasional yang pasti soal berapa banyak penduduknya yang mengidap GERD. Namun dari sejumlah penelitian berbasis rumah sakit, gambarannya cukup meyakinkan. Salah satu penelitian di RSUPN Cipto Mangunkusumo Jakarta menemukan bahwa dari seluruh pasien yang menjalani pemeriksaan endoskopi karena keluhan pencernaan, sekitar 22,8 persen di antaranya ternyata mengalami esofagitis, yaitu peradangan kerongkongan akibat refluks asam lambung yang sudah cukup parah. Sementara itu, penelitian di RSUD Dr. Soetomo Surabaya menunjukkan pola yang juga menarik, jumlah penderita GERD cenderung terus meningkat seiring pertambahan usia, terutama mulai rentang usia 31 tahun ke atas. Studi lain di kalangan pelajar bahkan menemukan angka kejadian GERD yang cukup tinggi, berkisar 30 hingga 50 persen tergantung lokasi penelitian, dengan kebiasaan konsumsi kopi kekinian disebut sebagai salah satu faktor yang berkontribusi. Dibandingkan negara-negara Asia Timur yang umumnya mencatat prevalensi GERD sekitar 2 hingga 8 persen, sejumlah data dari rumah sakit di Indonesia justru menunjukkan angka yang lebih tinggi. Hal ini diperkirakan berkaitan dengan faktor gaya hidup, pola makan, dan kebiasaan sehari-hari masyarakat yang terus berubah, mulai dari konsumsi kopi berlebihan, makanan cepat saji, hingga tingkat stres yang semakin tinggi di kalangan usia produktif. Belum adanya data nasional yang menyeluruh justru menjadi tantangan tersendiri. Tanpa gambaran pasti soal skala permasalahannya, banyak kasus GERD yang mungkin belum terdeteksi atau masih dianggap keluhan ringan yang tidak perlu diperiksakan ke dokter. Kalau kamu termasuk yang sering mengalami gejala seperti perih di ulu hati, dada terasa panas, atau mual berulang, jangan tunggu sampai jadi statistik yang terlambat tertangani. Memeriksakan diri sejak gejala awal muncul jauh lebih baik daripada menunggu kondisi memburuk. Bagikan ke orang terdekatmu, biar lebih banyak yang sadar bahwa GERD bukan masalah kecil di Indonesia. Sumber: Alomedika,
Banyak yang mengira GERD hanyalah gangguan pencernaan biasa yang jarang terjadi. Padahal kalau dilihat dari berbagai penelitian di rumah sakit-rumah sakit Indonesia, jumlah penderitanya ternyata cukup besar, bahkan di beberapa tempat lebih tinggi dibandingkan rata-rata negara Asia lainnya. Menariknya, hingga saat ini Indonesia belum memiliki data epidemiologi nasional yang pasti soal berapa banyak penduduknya yang mengidap GERD. Namun dari sejumlah penelitian berbasis rumah sakit, gambarannya cukup meyakinkan. Salah satu penelitian di RSUPN Cipto Mangunkusumo Jakarta menemukan bahwa dari seluruh pasien yang menjalani pemeriksaan endoskopi karena keluhan pencernaan, sekitar 22,8 persen di antaranya ternyata mengalami esofagitis, yaitu peradangan kerongkongan akibat refluks asam lambung yang sudah cukup parah. Sementara itu, penelitian di RSUD Dr. Soetomo Surabaya menunjukkan pola yang juga menarik, jumlah penderita GERD cenderung terus meningkat seiring pertambahan usia, terutama mulai rentang usia 31 tahun ke atas. Studi lain di kalangan pelajar bahkan menemukan angka kejadian GERD yang cukup tinggi, berkisar 30 hingga 50 persen tergantung lokasi penelitian, dengan kebiasaan konsumsi kopi kekinian disebut sebagai salah satu faktor yang berkontribusi. Dibandingkan negara-negara Asia Timur yang umumnya mencatat prevalensi GERD sekitar 2 hingga 8 persen, sejumlah data dari rumah sakit di Indonesia justru menunjukkan angka yang lebih tinggi. Hal ini diperkirakan berkaitan dengan faktor gaya hidup, pola makan, dan kebiasaan sehari-hari masyarakat yang terus berubah, mulai dari konsumsi kopi berlebihan, makanan cepat saji, hingga tingkat stres yang semakin tinggi di kalangan usia produktif. Belum adanya data nasional yang menyeluruh justru menjadi tantangan tersendiri. Tanpa gambaran pasti soal skala permasalahannya, banyak kasus GERD yang mungkin belum terdeteksi atau masih dianggap keluhan ringan yang tidak perlu diperiksakan ke dokter. Kalau kamu termasuk yang sering mengalami gejala seperti perih di ulu hati, dada terasa panas, atau mual berulang, jangan tunggu sampai jadi statistik yang terlambat tertangani. Memeriksakan diri sejak gejala awal muncul jauh lebih baik daripada menunggu kondisi memburuk. Bagikan ke orang terdekatmu, biar lebih banyak yang sadar bahwa GERD bukan masalah kecil di Indonesia. Sumber: Alomedika, "Epidemiologi GERD" Jurnal Health and Science Gorontalo, prevalensi data RSUPN Cipto Mangunkusumo dan RSUD Dr. Soetomo Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan diagnosis atau saran tenaga medis profesional. #kesehatan #kesehatanindonesia #infokesehatan #edukasikesehatan #tipssehat

About