@iqbal010__:

IQBAL gokil🌊
IQBAL gokil🌊
Open In TikTok:
Region: ID
Tuesday 06 October 2026 21:40:36 GMT
332146
80514
224
54585

Music

Download

Comments

satria94003
satria :
Kirim linknya dong bgg?
2026-10-08 14:53:49
551
dirtam34
Dirtam :
Boleh bagi nama link nya nggk boskuu?🥰
2026-10-07 17:33:26
579
errbedo8
Edoo :
gaji sehari 250k? jadi 4,8jtee😁
2026-10-07 02:18:40
151
pratama89054
Pratama :
gaji sehari 235k? jadi 11,8jtee😁
2026-10-07 03:56:47
575
hawranmrm32
hawranmrm32 :
gaji sehari 310k? jadi 7jt
2026-10-07 10:36:33
550
aldiansyahsptr1
𝙊𝙣𝙡𝙮𝙣𝙙𝙪𝙩 :
hai, bagaimana kabarmu orang asing? lucu sekali rasanya memanggilmu seperti itu, seolah kita tidak pernah saling mengenal sedalam ini. padahal dulu, aku hafal betul bagaimana suaramu terdengar saat memanggil namaku pelan, hangat, seperti ada tempat aman di setiap katanya. sekarang semuanya mulai kabur. aku mulai lupa nada suaramu, mulai lupa wangimu, bahkan bayangan wajahmu perlahan memudar seperti kenangan yang terlalu sering dipaksa untuk dilepaskan. tapi anehnya, satu hal tidak ikut hilang. rasa sesak itu. setiap kali aku mengingatmu, dadaku seperti penuh, berat, seolah ada bagian dari diriku yang masih tertinggal di masalalu dan menolak untuk kembali. kenangan-kenangan kecil yang dulu terasa biasa, kini berubah menjadi sesuatu yang terlalu berharga sekaligus terlalu menyakitkan untuk disentuh. aku masih ingat bagaimana semuanya dulu terasa begitu sederhana. percakapan larut malam yang tidak pernah kita rencanakan, tawa yang muncul dari hal-hal sepele, dan caramu mendengarkan aku seolah tidak ada hal lain yang lebih penting. yang paling menyakitkan bukan hanya tentang kepergianmu, tapi tentang bagaimana semuanya berakhir tanpa penutup yang layak. seperti cerita yang dipaksa berhenti di tengah jalan, tanpa titik, tanpa kejelasan arah. aku mencoba memahami, mencoba menerima, bahkan mencoba meyakinkan diri bahwa ini memang yang terbaik. aku tidak pernah menyesal pernah mencintaimu. sekarang aku belajar menjalani hari seperti biasa. aku tertawa, berbicara, dan terlihat baik-baik saja di mata orang lain. tapi ada saat-saat tertentu, ketika semuanya terlalu sepi, aku kembali mengingatmu dengan cara yang tidak bisa kuhindari. bukan karena aku ingin kembali, tapi karena kenangan itu masih tau jalan pulangnya sendiri. aku tidak membencimu, tidak juga menyimpan amarah. yang tersisa hanya perasaan yang belum sepenuhnya tau harus ke mana. mungkin memang bukan aku yang kamu pilih untuk menetap, mungkin aku hanya persinggahan yang terlalu lama berharap menjadi tujuan. dan itu tidak apa-apa. aku sedang belajar menerimanya, meski pelan. aku pernah mencintaimu dengan cara paling jujur yang aku tahu. aku seneng bngt liat kmu bahagia sama dia
2026-10-06 22:58:25
173
smilefory
SMLIE :) :
tapi kenyataannya beribu ribu kebaikan yang telah kita berikan akan kalah dengan satu kesalahan
2026-10-07 07:08:23
50
kyyzyyy412
ጕሃረል :
Kadang yang paling menyakitkan bukan kehilangan, tapi terbiasa dengan seseorang yang akhirnya memilih pergi. Kita pernah saling menggenggam seolah dunia tidak akan berubah, saling percaya bahwa semua janji akan bertahan sampai waktu berhenti berjalan. Tapi nyatanya, manusia bisa berubah secepat musim berganti. Yang dulu selalu ada, sekarang bahkan kabarnya pun terasa asing. Aku pernah berpikir bahwa cinta yang tulus akan selalu cukup untuk membuat seseorang bertahan. Ternyata tidak. Karena pada akhirnya, sekeras apa pun kita menjaga, kalau bukan kita yang dipilih, tetap saja kita yang ditinggalkan. Dan lucunya, setelah semua luka yang dibuat, aku masih saja berharap kamu kembali. Masih saja diam-diam mencari namamu di setiap notifikasi. Masih saja pura-pura kuat padahal setiap malam hati ini hancur perlahan. Ada capek yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Capek menunggu pesan yang tidak datang. Capek berpura-pura baik-baik saja di depan semua orang. Capek menahan rindu kepada seseorang yang bahkan mungkin sudah bahagia tanpa kita. Rasanya seperti tenggelam di lautan kenangan sendiri, ingin melupakan tapi hati terus mengingat. Kadang aku iri dengan orang-orang yang bisa dengan mudah melupakan. Sedangkan aku, jangankan melupakan, mendengar namamu saja masih membuat dada sesak. Semua tentangmu masih tinggal di kepala: cara kamu tertawa, cara kamu memanggil namaku, bahkan hal-hal kecil yang dulu sering aku abaikan kini justru jadi alasan kenapa aku sulit pergi. Aku sadar, tidak semua yang kita perjuangkan akan menjadi milik kita. Ada orang yang datang hanya untuk memberi bahagia sementara lalu pergi meninggalkan luka yang lama sembuhnya. Dan mungkin kamu memang salah satu pelajaran terbesar dalam hidupku: bahwa mencintai dengan sepenuh hati tidak selalu berakhir dengan memiliki. Sekarang aku hanya bisa belajar menerima. Belajar bahwa kehilangan adalah bagian dari kehidupan. Belajar bahwa tidak semua cerita harus berakhir bahagia. Meski jujur, sampai hari ini masih ada bagian dari diriku yang belum rela. Masih ada hati yang diam-diam berharap semesta mempertemukan kita lagi, walaupun mungkin saat itu semuanya sudah terlambat.
2026-10-07 06:04:47
13
alexgkudah2
ALEX_GK UDAH² :
𝘿𝙞𝙖 𝙥𝙚𝙧𝙣𝙖𝙝 𝙗𝙚𝙧𝙘𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙙𝙞 𝙨𝙖𝙠𝙞𝙩𝙞 𝙤𝙡𝙚𝙝 𝙢𝙖𝙨𝙖𝙡𝙖𝙡𝙪 𝙣𝙮𝙖, 𝙩𝙖𝙥𝙞 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙖𝙥𝙖 𝙙𝙞𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙮𝙖𝙠𝙞𝙩𝙞 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙮𝙜 𝙢𝙚𝙣𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙧𝙠𝙖𝙣 𝙘𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙣𝙮𝙖
2026-10-08 07:54:42
10
syeilaa012
§¥€•ilaa💋 :
masih ada yg blum tidur?
2026-10-07 20:11:12
5
rullz.setore
JB RULLz SETORE :
itu api ya kukira ego
2026-10-07 05:42:06
12
matchadepanuu__
￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ :
@￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴￴￴￴ ￴ ￴￴￴ ￴:aneh ya, ternyata rasa kangen tuh ga langsung hilang walaupun kita udah sama-sama milih jalan masing-masing. kadang aku ngerasa udah biasa aja, udah bisa ketawa tanpa mikirin kamu. tapi di waktu-waktu tertentu, kayak tiba-tiba aja keinget lagi-cara kamu manggil aku, obrolan random kita, hal-hal kecil yang dulu aku anggap sepele tapi sekarang malah kerasa banget kosongnya. aku kira move on itu soal lupa. ternyata bukan. aku masih inget semuanya, cuma sekarang udah ga bisa aku ulang lagi. dan itu yang bikin sesek. kadang aku pengen cerita banyak hal ke kamu, kayak dulu. pengen bilang hari aku gimana, hal-hal receh yang cuma kamu yang biasanya ngerti. tapi sekarang, semua itu cuma mentok di kepala. ga ada lagi "kamu" yang bisa aku tuju. aku juga ga tau kamu sekarang gimana. apa kamu pernah keinget aku juga, atau semuanya udah bener-bener selesai buat kamu. jujur, ada bagian dari diri aku yang masih berharap... walaupun aku tau, harapan itu ga selalu harus diwujudin. aku ga nyesel pernah kenal kamu. malah, mungkin kamu salah satu cerita yang paling aku simpen rapat. cuma ya gitu... kangen aja. kangen versi yang ga bisa aku sampaikan langsung. dan akhirnya aku cuma bisa bilang ke diri sendiri, "udah, cukup diinget aja. ga semua harus balik.
2026-10-07 03:52:14
10
ana_jameela1
il_vi🐻‍❄️ :
boleh liat postingan ulang ku gak? 🥺
2026-10-07 11:48:49
2
bayypengestu
bayypengestu :
MAU NINGGALIN JEJAK DISINI AJA🥰
2026-10-07 00:39:06
3
nimee_nimee
Niiii 🕊️ :
Sepakat 🥹🙏🏻
2026-10-07 13:13:56
1
apaan.tuh6736
Apaan tuh :
izin ninggalin jejak
2026-10-07 07:31:09
1
s4saaaaaaaaaaaaaaaaaa
onlysaa :
🤧
2026-10-06 22:38:23
1
silviarismakdatila
silpiaa :
1
2026-10-06 21:43:25
0
tiarafaza
Tiara❤️ :
aku akan selalu memelukmu apapun yang kamu lakukan kepadaku, aku tidak bodoh tapi karna aku selalu ingat bagaimana kamu waktu kamu memilih aku sebagai wanitamu dan selalu mengusahakan apapun untukku. aku akan selalu sayang kamu mas❤️
2026-10-08 15:21:46
1
zalll947
zalll :
jangan pergi karna dia berbuat salah, buatlah dia sadar dengan kesalahanya sampai dia tidak membuat kesalahannya kembali, tapi pergilah jika dia sudah tidak mencintaimu lagi.. adiosss
2026-10-08 16:05:22
0
4nnda.m44
Lyanndaa 💓 :
aaa sedihhh
2026-10-08 09:04:02
1
made.budi.sri.ast
_ʚଓ𝐁𝐞𝐥𝐨𝐯𝐞𝟑𝐝.𝐬𝐎𝐮𝐋💕 :
ituu api apa ego??
2026-10-08 02:00:22
1
syrynn_ii2
syrynn2 :
2026-10-07 06:14:11
1
qoisgood
khrddn_qois :
2026-10-07 14:57:05
1
tysukamatchalaluuu
[13/9 13.39] : nyenyenye :
2026-10-06 21:45:05
0
To see more videos from user @iqbal010__, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

I was trying to be a wife, a mother, a friend, a sister, and a pastor’s wife before I ever learned how to be a daughter of the King. And the truth is… I didn’t even know how to be His daughter. I knew who God was. I prayed. I served. I preached. I loved people. But I didn’t know who I was in Him. Looking back at my first marriage, I honestly don’t know that it was God who brought us together. I think a lot of it was my impatience, emotions, and lust or maybe,  the simple fact of to be able to love someone and for them to love me back.  There were red flags. I just didn’t know what red flags were. I was 18. I’d never really been in a serious relationship. I didn’t know what healthy love looked like. I didn’t know how to discern character. And I definitely didn’t know how to wait on God. And once I was in that marriage, I spent so much of my life in fight-or-flight. I was constantly trying to figure things out, hold everything together, and survive. When you live that way long enough, survival starts shaping how you think, how you respond, and how you love. There were so many times it felt like it was just me and my children. When I was scared, rejected, or alone, I ran to them. They became a place of peace and comfort in the middle of the chaos. I don’t regret my children. I’d choose them every single time. I just wish I had known then what I know now. Because before I could learn how to be a wife, mother, friend, sister, or pastor’s wife, I needed to learn how to be His daughter. And honestly? That has been the journey of these last two years. God has been teaching me how to be His daughter. How to be still. How to wait. How to surrender. How to trust His voice. How to let Him lead instead of trying to make things happen myself. He’s been teaching me that I don’t have to live from survival anymore. I can live from identity. 1 John 3:1 says, “See what great love the Father has lavished on us, that we should be called children of God!” Before every role, I was His daughter. And maybe that’s where God wants to begin with you too. Not with trying harder to be a better wife. Not trying harder to be a better mother. Not trying harder to be enough. Maybe He wants to teach you how to be His daughter first. Because when you know whose you are, everything else begins to look different. So, woman of God… Are you living from survival, or are you learning to live from your identity in Him? Because I’m learning: I don’t have to fight for what my Father has already given me. I am His. ❤️ #daughter #surrender #bestill #trustinthelord #fatherdaughter
I was trying to be a wife, a mother, a friend, a sister, and a pastor’s wife before I ever learned how to be a daughter of the King. And the truth is… I didn’t even know how to be His daughter. I knew who God was. I prayed. I served. I preached. I loved people. But I didn’t know who I was in Him. Looking back at my first marriage, I honestly don’t know that it was God who brought us together. I think a lot of it was my impatience, emotions, and lust or maybe, the simple fact of to be able to love someone and for them to love me back. There were red flags. I just didn’t know what red flags were. I was 18. I’d never really been in a serious relationship. I didn’t know what healthy love looked like. I didn’t know how to discern character. And I definitely didn’t know how to wait on God. And once I was in that marriage, I spent so much of my life in fight-or-flight. I was constantly trying to figure things out, hold everything together, and survive. When you live that way long enough, survival starts shaping how you think, how you respond, and how you love. There were so many times it felt like it was just me and my children. When I was scared, rejected, or alone, I ran to them. They became a place of peace and comfort in the middle of the chaos. I don’t regret my children. I’d choose them every single time. I just wish I had known then what I know now. Because before I could learn how to be a wife, mother, friend, sister, or pastor’s wife, I needed to learn how to be His daughter. And honestly? That has been the journey of these last two years. God has been teaching me how to be His daughter. How to be still. How to wait. How to surrender. How to trust His voice. How to let Him lead instead of trying to make things happen myself. He’s been teaching me that I don’t have to live from survival anymore. I can live from identity. 1 John 3:1 says, “See what great love the Father has lavished on us, that we should be called children of God!” Before every role, I was His daughter. And maybe that’s where God wants to begin with you too. Not with trying harder to be a better wife. Not trying harder to be a better mother. Not trying harder to be enough. Maybe He wants to teach you how to be His daughter first. Because when you know whose you are, everything else begins to look different. So, woman of God… Are you living from survival, or are you learning to live from your identity in Him? Because I’m learning: I don’t have to fight for what my Father has already given me. I am His. ❤️ #daughter #surrender #bestill #trustinthelord #fatherdaughter

About