ana :
tahun 2002 aku putuskan minta izin ke ayahku untuk mengadu nasib dijakarta padahal aku tahu aku punya sakit lumpuh yang kadang sembuh kadang kumat,,ayahku pertama kaget dan sedikit ragu apa aku bisa,, akhirnya ayahku bilang anak perempuanku hebat,,dia perempuan petarung yang gak cuma jago kandang,,dan 2009 ayahku mau meninggal,,cuma telepon aku saja gak yg lain,minta aku pulang untuk temanin ayah karena dia bilang dia gak bakalan lama lagi di dunia,,Aku pun putuskan resign dari kerjaku karena aku gak bisa tentukan kapan balik Jakarta lagi,,aku berharap ayah sembuh.Tapi 1 bulan lebih akhirnya ayahku pergi juga menghadap Tuhanku,,aku 3 bulan temanin mama supaya dia gak kesepian di tinggal ayahku,,, selanjutnya aku kembali bertarung di Jakarta mulai dari nol lagi,, dan sampai sekarang masih bertarung di Jakarta ditemani buah hatiku semata wayangku,,berani adalah mau memulai,, mau mencoba ,, mau belajar ,mau bertarung dan bertahan dan mau bersyukur untuk semua yang sudah digapai,, semoga bermanfaat [Berdoa] 💪🥰🙏
2026-10-07 03:32:27