@jk_jikea: #Rabito #ก้อนฟ้าทำความสะอาดโถสุขภัณฑ์ #ดับกลิ่นชักโครก #เจลดับกลิ่น🐰

Army review
Army review
Open In TikTok:
Region: TH
Wednesday 07 October 2026 03:24:19 GMT
104
3
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @jk_jikea, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Nasib nahas dialami PP (15), pelajar di Garut, Jawa Barat. Mata kirinya harus menahan sakit setelah terkena tembakan airsoft gun yang diduga dilakukan kakak kelasnya saat sebuah acara reuni alumni SMP di sebuah vila di Kabupaten Garut. Yang membuat kondisi korban semakin memprihatinkan, peluru airsoft gun tersebut hingga kini masih bersarang di area mata kirinya. Korban bahkan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Mata Cicendo, Bandung. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (26/9/2026) di Vila Batara, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut. Ketua Asosiasi Perlindungan dan Kesejahteraan Anak (Askara), Imelia Pratiwi, mengatakan korban bersama teman-temannya saat itu tengah menggelar acara reuni alumni SMP di vila tersebut. Namun, suasana acara mendadak berubah ketika seorang kakak kelas yang disebut tidak diundang datang ke lokasi. Terduga pelaku kemudian mengeluarkan airsoft gun dan melepaskan tembakan. Menurut Imelia, tembakan awalnya diarahkan kepada orang lain. Bahkan, ada satu korban lain yang terkena tembakan di bagian punggung, meski lukanya disebut tidak terlalu parah. Hingga akhirnya, tembakan berikutnya mengenai mata kiri PP. “Awalnya ditembakin ke orang lain, bahkan ada korban satu lagi yang mungkin memang lukanya tidak terlalu parah ya, di bagian punggungnya. Itu, dan peluru terakhir itu meluncur ke bola mata (korban),” ujar Imelia saat ditemui di Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung, Selasa (6/10/2026). Saat pulang, korban ternyata belum berani menceritakan kejadian sebenarnya kepada orang tuanya. Korban justru mengaku terkena tendangan bola karena takut. Namun, kondisi tersebut akhirnya terungkap setelah korban menjalani pemeriksaan. Dari hasil rontgen, dokter menemukan adanya serpihan tembaga di mata korban. “Ketika sudah ditanya oleh pihak keluarga, akhirnya korban mengaku,” kata Imelia. Setelah kejadian, terduga pelaku disebut sempat membawa korban ke sejumlah rumah sakit di Garut. Namun, korban kemudian harus dirujuk ke Rumah Sakit Mata Cicendo karena rumah sakit sebelumnya tidak sanggup menangani kondisi tersebut. Saat ini, peluru airsoft gun masih bersarang di area mata kiri korban. Korban juga disebut merasakan gel di bagian mata yang terkena tembakan dan kemungkinan besar harus menjalani operasi. Sementara itu, kasus tersebut telah dilaporkan kepada polisi pada 27 September 2026. Polres Garut kini melakukan penyelidikan dan memburu terduga pelaku yang disebut sebagai kakak kelas korban. Kasi Humas Polres Garut Ipda Susilo mengatakan polisi telah mencari terduga pelaku ke rumahnya, tetapi yang bersangkutan tidak ditemukan. “Polres Garut sedang melakukan penyelidikan, pelaku dalam pengejaran,” kata Susilo, Selasa (6/10/2026). Susilo menambahkan, korban hingga kini belum dapat dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung. Sementara terduga pelaku juga belum diperiksa karena masih dalam pencarian. Polisi menyebut senjata yang digunakan dalam kejadian tersebut diduga berupa airsoft gun laras pendek. (republika)
Nasib nahas dialami PP (15), pelajar di Garut, Jawa Barat. Mata kirinya harus menahan sakit setelah terkena tembakan airsoft gun yang diduga dilakukan kakak kelasnya saat sebuah acara reuni alumni SMP di sebuah vila di Kabupaten Garut. Yang membuat kondisi korban semakin memprihatinkan, peluru airsoft gun tersebut hingga kini masih bersarang di area mata kirinya. Korban bahkan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Mata Cicendo, Bandung. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (26/9/2026) di Vila Batara, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut. Ketua Asosiasi Perlindungan dan Kesejahteraan Anak (Askara), Imelia Pratiwi, mengatakan korban bersama teman-temannya saat itu tengah menggelar acara reuni alumni SMP di vila tersebut. Namun, suasana acara mendadak berubah ketika seorang kakak kelas yang disebut tidak diundang datang ke lokasi. Terduga pelaku kemudian mengeluarkan airsoft gun dan melepaskan tembakan. Menurut Imelia, tembakan awalnya diarahkan kepada orang lain. Bahkan, ada satu korban lain yang terkena tembakan di bagian punggung, meski lukanya disebut tidak terlalu parah. Hingga akhirnya, tembakan berikutnya mengenai mata kiri PP. “Awalnya ditembakin ke orang lain, bahkan ada korban satu lagi yang mungkin memang lukanya tidak terlalu parah ya, di bagian punggungnya. Itu, dan peluru terakhir itu meluncur ke bola mata (korban),” ujar Imelia saat ditemui di Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung, Selasa (6/10/2026). Saat pulang, korban ternyata belum berani menceritakan kejadian sebenarnya kepada orang tuanya. Korban justru mengaku terkena tendangan bola karena takut. Namun, kondisi tersebut akhirnya terungkap setelah korban menjalani pemeriksaan. Dari hasil rontgen, dokter menemukan adanya serpihan tembaga di mata korban. “Ketika sudah ditanya oleh pihak keluarga, akhirnya korban mengaku,” kata Imelia. Setelah kejadian, terduga pelaku disebut sempat membawa korban ke sejumlah rumah sakit di Garut. Namun, korban kemudian harus dirujuk ke Rumah Sakit Mata Cicendo karena rumah sakit sebelumnya tidak sanggup menangani kondisi tersebut. Saat ini, peluru airsoft gun masih bersarang di area mata kiri korban. Korban juga disebut merasakan gel di bagian mata yang terkena tembakan dan kemungkinan besar harus menjalani operasi. Sementara itu, kasus tersebut telah dilaporkan kepada polisi pada 27 September 2026. Polres Garut kini melakukan penyelidikan dan memburu terduga pelaku yang disebut sebagai kakak kelas korban. Kasi Humas Polres Garut Ipda Susilo mengatakan polisi telah mencari terduga pelaku ke rumahnya, tetapi yang bersangkutan tidak ditemukan. “Polres Garut sedang melakukan penyelidikan, pelaku dalam pengejaran,” kata Susilo, Selasa (6/10/2026). Susilo menambahkan, korban hingga kini belum dapat dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung. Sementara terduga pelaku juga belum diperiksa karena masih dalam pencarian. Polisi menyebut senjata yang digunakan dalam kejadian tersebut diduga berupa airsoft gun laras pendek. (republika)

About