@v.kiet1312: 😞 @meo diêm vương #fakefriend #fyp #xuhuong #bape

kịt😉
kịt😉
Open In TikTok:
Region: VN
Wednesday 07 October 2026 12:00:50 GMT
2011
101
18
243

Music

Download

Comments

kitty120090
meo diêm vương :
ơi
2026-10-07 12:02:51
2
_just.linfang
linfang ✮⋆˙ :
gửi link sp qua đây
2026-10-07 12:44:47
1
thordzai_7
saki :
sad lun
2026-10-07 12:31:03
1
tuanh.211
vợ tokuda :
kiệt lại quậy nữa rồi!
2026-10-07 12:16:09
1
qi4_m4n
m :
bày đặt
2026-10-07 13:25:33
1
phihao36
Ph🦪 :
Ok
2026-10-07 13:29:00
1
kitty120090
meo diêm vương :
xin in4 bạn nữ với
2026-10-07 12:02:57
2
5911htp
Huỳnh Phong :
2026-10-07 12:42:50
1
phutloc1605
pl 🤙🏻 :
2026-10-07 12:06:17
1
kitty120090
meo diêm vương :
má lạnh lùng khí chất kìa ngầu
2026-10-07 12:03:09
2
kitty120090
meo diêm vương :
hú hú
2026-10-07 12:03:23
2
kitty120090
meo diêm vương :
nay dc tặng kim cu nên nịnh hay gì nè
2026-10-07 12:03:19
2
To see more videos from user @v.kiet1312, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Dua pria berinisial J dan adiknya diamankan aparat kepolisian setelah diduga melakukan pemerasan terhadap Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Siti Fauziah, Sabtu (10/10/2026). Keduanya diduga meminta uang kepada Siti Fauziah yang juga diketahui sebagai pengusaha pangkalan LPG bersubsidi 3 kilogram di Kecamatan Baamang, Kotim, Kalimantan Tengah. Pengamanan dilakukan setelah penyerahan uang sebesar Rp1 juta yang disimpan dalam amplop putih. Kasus ini bermula dari sebuah artikel yang dibuat J bersama adiknya.  Artikel tersebut menyoroti pangkalan LPG milik Siti Fauziah dari PT Mathilda Jamrud Narang, terkait dugaan penyaluran LPG bersubsidi yang tidak sesuai serta tidak adanya papan nama di lokasi pangkalan. Persoalan kemudian berlanjut setelah keduanya menghubungi Siti Fauziah melalui telepon. Namun, karena merasa emosi, Siti memilih memblokir kontak kedua pria tersebut. ”Tadi malam mereka ada menghubungi saya, namun karena saya emosi, saya blokir kontaknya,” tutur Siti Fauziah saat menceritakan kejadian tersebut, Sabtu (10/10/2026).  Meski kontak telah diblokir, persoalan tidak berhenti di situ. J bersama adiknya kembali mendatangi pangkalan milik Siti. Dalam pertemuan tersebut, keduanya diduga meminta sejumlah uang dengan nominal yang disebut berubah beberapa kali. Menurut penuturan Siti, permintaan uang awalnya mencapai ratusan juta rupiah. Nominal itu kemudian disebut turun menjadi Rp10 juta, lalu kembali berubah menjadi Rp3 juta. Baca selengkapnya di www.tribunkalteng.com
Dua pria berinisial J dan adiknya diamankan aparat kepolisian setelah diduga melakukan pemerasan terhadap Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Siti Fauziah, Sabtu (10/10/2026). Keduanya diduga meminta uang kepada Siti Fauziah yang juga diketahui sebagai pengusaha pangkalan LPG bersubsidi 3 kilogram di Kecamatan Baamang, Kotim, Kalimantan Tengah. Pengamanan dilakukan setelah penyerahan uang sebesar Rp1 juta yang disimpan dalam amplop putih. Kasus ini bermula dari sebuah artikel yang dibuat J bersama adiknya. Artikel tersebut menyoroti pangkalan LPG milik Siti Fauziah dari PT Mathilda Jamrud Narang, terkait dugaan penyaluran LPG bersubsidi yang tidak sesuai serta tidak adanya papan nama di lokasi pangkalan. Persoalan kemudian berlanjut setelah keduanya menghubungi Siti Fauziah melalui telepon. Namun, karena merasa emosi, Siti memilih memblokir kontak kedua pria tersebut. ”Tadi malam mereka ada menghubungi saya, namun karena saya emosi, saya blokir kontaknya,” tutur Siti Fauziah saat menceritakan kejadian tersebut, Sabtu (10/10/2026). Meski kontak telah diblokir, persoalan tidak berhenti di situ. J bersama adiknya kembali mendatangi pangkalan milik Siti. Dalam pertemuan tersebut, keduanya diduga meminta sejumlah uang dengan nominal yang disebut berubah beberapa kali. Menurut penuturan Siti, permintaan uang awalnya mencapai ratusan juta rupiah. Nominal itu kemudian disebut turun menjadi Rp10 juta, lalu kembali berubah menjadi Rp3 juta. Baca selengkapnya di www.tribunkalteng.com

About