Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@ma_mado: เลิกใช้สายHDMI ใช้แบบไร้สายสะดวกกว่าเยอะ #hdmiwireless #hdmiไร้สาย #ต่อมือถือขึ้นจอทีวี #hdmi #ต่อจอขึ้นทีวี
MAMADO
Open In TikTok:
Region: TH
Friday 16 October 2026 16:54:59 GMT
272
3
4
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
3.52MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
3.63MB
)
Watermark .mp4 (
6.96MB
)
Music .mp3
Comments
เทียม :
ss a05sได้ไหมครับ
2026-10-18 01:41:06
0
Santi 8417 :
กับรถยนได้ไหม
2026-10-17 11:49:39
0
To see more videos from user @ma_mado, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
#usa🇺🇸 #shortdrama #tiktok
BREAKING UPDATE 🇮🇷🇮🇱 Reports indicate a wave of Iranian ballistic missiles heading toward Tel Aviv amid escalating regional tensions. Regional Escalation Tensions across the Middle East have reached a critical tipping point as multiple fronts witness unprecedented activity. From the heavy bombardment of strategic sites in Tehran to the maritime incidents in the Strait of Hormuz, the map of the region is shifting in real-time.
Luces solares para decorar el exterior esta Navidad 🎄✨ Se cargan durante el día y se encienden automáticamente por la noche. #falldealsforyou #spotlightday #BlackFriday #shopwithconfidence #lucessolares
#pov : Nishimura Riki memang punya tingkat kepercayaan diri yang kadang bikin kamu ingin menjitak kepalanya. Bagaimana tidak? Hampir setiap hari pria itu selalu punya cara untuk mengganggu hidupmu. Entah muncul di depan kelas, menunggumu pulang sekolah, atau tiba-tiba mengirimkan pesan panjang yang isinya memuji dirinya sendiri. Dan hari ini, dia kembali berulah. "Jejerin aja semua cowok yang mau sama lo, mantan lo, orang yang lo suka. Kagak takut gua, orang gua semantep itu," ucap Ni-ki dengan dagu terangkat, berdiri sombong di hadapanmu. Kamu yang sedang sibuk memainkan ponsel langsung mendongak. Menatapnya dari ujung kepala sampai ujung kaki, lalu mendecih. "Sombong banget!" "Ya makanya ayo jadi pacar gua." Ni-ki malah semakin mendekat. "Emangnya lo nggak mau punya pacar semantep gua? Seganteng gua? Segagah gua? Seroyal gua?" Kamu memutar bola mata malas. "Udah, ah. Pulang sana. Buang-buang waktu aja, sibuk flexing hidup lo." "Yn." "Apa lagi?" "Guа suka sama lo." Kali ini, nada suaranya sedikit berbeda. "Harus pakai cara apalagi gua nyatainnya?" Kamu terdiam sesaat, lalu kembali memasang wajah menyebalkan. "Lo nggak semantep orang yang gua suka." Ni-ki mengangkat alis. "Jejerin aja. Udah, jejerin! Kagak takut gua. Kagak bakal kalah!" Kamu sampai menggeleng-gelengkan kepala melihat tingkahnya. Percaya diri sekali manusia satu ini. "Yn." Suara papa terdengar dari belakangmu. Kamu spontan menoleh. "Iya, Pah?" Papa berjalan menghampiri kalian dengan wajah tenang. Beliau baru saja keluar dari ruang tengah dan sepertinya hendak menanyakan sesuatu kepadamu. Namun, sebelum kamu sempat menjawab, Ni-ki yang sedari tadi berdiri gagah di depanmu mendadak membeku. Pria itu menegakkan punggung, lalu tersenyum kaku. "Kecuali sama yang ini," gumam Ni-ki, perlahan mundur selangkah. "Kenalin, Riki takut sama papa YN." Kamu langsung menutup mulut, menahan tawa. Loh, katanya semantep itu? Katanya nggak takut sama siapa pun? Baru melihat papa saja sudah mundur seperti orang ketahuan mencuri mangga tetangga. Papa melirik Ni-ki, kemudian menatapmu. "Teman kamu, Yn?" Belum sempat kamu menjawab, Ni-ki buru-buru mengulurkan tangannya. "Calon, Om." Kamu langsung menoleh tajam. "NI-KI!" "Apa? Kan gua lagi berusaha, sayang." "Siapa yang sayang sama lo?!" Ni-ki terkekeh, sama sekali tidak merasa bersalah. Papa menyambut uluran tangannya, lalu mengangguk kecil. "Oh, calon?" Ni-ki yang tadinya sok gagah langsung menelan ludah. "I-iya, Om. Kalau diizinkan." Kamu menatapnya tidak percaya. Tadi mulutnya paling berisik sedunia. Sekarang, di depan papa, suaranya bahkan hampir tidak terdengar. Papa tersenyum tipis. "Memangnya kamu sudah kenal baik sama anak Om?" "Sudah, Om!" "Sudah tahu kebiasaannya?" "Tahu, Om!" "Sudah tahu kalau dia susah dibangunkan pagi-pagi?" Ni-ki terdiam. Kamu mulai menyeringai. "Sudah tahu kalau dia kalau marah suka ngambek berjam-jam?" Ni-ki melirikmu sekilas. "Belum, Om." "Sudah tahu kalau dia kalau minta sesuatu harus dituruti?" "Belum juga, Om." "Kalau begitu, apa yang membuat kamu yakin mau jadi pacarnya?" Ni-ki yang biasanya punya sejuta kata untuk memuji dirinya sendiri kini malah terdiam cukup lama. Kamu mulai mengira dia akan mengeluarkan jurus sombongnya lagi. Namun, pria itu justru menatapmu. "Karena saya suka sama dia, Om." Senyummu perlahan memudar. "Dia nyebelin, suka ngatain saya, kadang nggak peduli kalau saya lagi ngomong, terus kalau saya datang malah disuruh pergi." Ni-ki terkekeh kecil. "Tapi saya tetap pengin datang lagi besoknya." Kamu mendadak salah tingkah. Sialan. Kenapa malah serius? "Terus," lanjutnya, "saya emang belum tahu semuanya tentang YN. Makanya saya pengin kenal lebih jauh. Kalau boleh, ya, Om." Papa mengangguk pelan, seolah mempertimbangkan jawaban Ni-ki. Namun, sedetik kemudian, beliau justru melipat kedua tangan di depan dada. "Tapi sayangnya, Om nggak suka anak nakal. Suka bolos, apalagi geber-geber knalpot." Senyum Ni-ki langsung lenyap. [ +KOMENTAR/SALURAN] #xyzbca #fyp #ni_ki #enhypen
sehat sehat second choice #siennaspiro #backburner #secondchoice #fyp
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy