@detikjatim: Viral video aksi perampasan rokok ilegal di Desa Plakpak, Pegantenan, Pamekasan. Aksi itu diduga dipicu persaingan bisnis rokok ilegal. Dalam video, sejumlah orang terlihat mengeluarkan puluhan kardus berisi rokok dari rumah Siti Wardatus Sholehah. Mereka diduga merampas produk milik korban secara terang-terangan. Informasi yang dihimpun menyebutkan, aksi itu diduga dilakukan kelompok yang dipimpin H alias Bulla karena tidak terima merek rokok ilegal mereka ditiru oleh suami Siti. Peristiwa bermula ketika Bulla bersama kelompoknya mendatangi rumah Siti untuk mencari suaminya. Karena tidak berada di rumah, salah satu pelaku diduga mengacungkan celurit serta mengancam membunuh Siti dan membakar rumahnya. Ancaman itu disebut terjadi di hadapan dua anak korban yang masing-masing berusia 8 dan 3 tahun hingga keduanya mengalami trauma dan takut keluar rumah maupun bersekolah. Siti melaporkan kejadian itu ke Polres Pamekasan pada Senin malam (5/10) sekitar pukul 21.00 WIB. Korban meminta polisi segera menangkap para pelaku dan memberikan perlindungan serta keadilan bagi keluarganya. Kasihumas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama, membenarkan laporan telah diterima. Ia menyatakan kasus masih ditindaklanjuti. Namun, polisi belum memastikan apakah video perampasan yang beredar berkaitan dengan laporan pengancaman itu. Kabar yang beredar menyebutkan, aksi premanisme dan pengancaman itu diduga berkaitan dengan persaingan usaha rokok ilegal antara kelompok pelaku dan suami korban. #detikjatim #pamekasan #madura #pamekasanmadura #madurapride
detikjatim
Region: ID
Thursday 08 October 2026 04:32:10 GMT
Music
Download
Comments
G A A :
ini yg rokok ilegal di kw in bukan🗿
2026-10-08 04:38:11
11
Widd :
najisnya rezim prabodoh
2026-10-08 15:15:44
1
Udin Rusmianto :
sek talah..dilaporno? yaopo critane?wong podo2 merk ilegal e...penak polisine noh...kenek kabeh...wkwkwkwkwk
2026-10-09 00:52:58
1
Andi Ngalam :
wes koyok ngene nangdi polisi e hukum Indonesia Iki yok OPO,sing usaha rokok ilegal gak di cekel,kopyah tapi bisnis haram parah parah bejat bejat,nangdi aparat e koyok ngene mbidek ae,di jejeli duwek meneng Kabeh
2026-10-08 05:06:19
2
Sunny :
Kayanya hukum disini cuman dipandang sebelah mata
2026-10-08 04:44:15
4
Joy boy :
2026-10-08 06:02:06
0
beruangkutub :
coba lapor polisi pasti sama sama ketangkep 🤣🤣🤣
2026-10-08 05:15:07
1
si paling melow :
wes ilegal ditiru sisan... nemen...😂
2026-10-10 12:39:19
0
dimosaurus :
aaahhh gimana gimana
2026-10-08 06:44:31
0
tri mahmudi :
gak kebayang kalo disana ada civil war 😳
2026-10-08 08:39:37
0
Rudy Kurniawan :
biarkan saja mereka hidup dengan caranya sendiri, tapi jangan coba coba di daerah lain
2026-10-08 15:39:20
0
Jean :
2026-10-08 08:35:33
0
Arhadea :
PODO MALING E
2026-10-08 11:19:23
1
user9983312698133 :
Maling teriak maling
2026-10-09 05:07:43
0
Okta :
lah, kenapa bea cukai pajak dll ga nyeser aja ke madura??? terima salam tempel banyak kah
2026-10-08 15:30:20
0
HAKIMMM :
kok panggah wong wongan iki ae to 😂
2026-10-08 14:44:37
0
Nardi Pinkman :
@Kerupuk_Warteg meksiko ada aja jir drama nya
2026-10-08 07:23:44
1
SariRotiii :
@gerindra
2026-10-08 05:30:43
0
Kudungga :
@gerindra @Kepala Staf Kepresidenan RI @Humas Polri
2026-10-08 13:35:40
0
To see more videos from user @detikjatim, please go to the Tikwm
homepage.