@myrael__: Là tôi là tôi nhất định phải chọn “anh bạn trai từ trên trời rơi xuống”này ! 😭💘 #SakaguchiKentaro #kentoyamazaki #KiritaniMirei #NoLongerHeroine #PhimNhật #JDrama

myrael__
myrael__
Open In TikTok:
Region: VN
Thursday 08 October 2026 06:39:11 GMT
885
49
0
2

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @myrael__, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bertahun-tahun Bukhori (32) mengadu nasib di Taiwan. Jauh dari istri dan kampung halaman, setiap bln ia menyisihkan hsl jerih payahnya u/ dikirim ke Indonesia. Uang Rp12 jt hingga Rp15 jt rutin ditransfer, bukan sekadar u/ memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi jg ditabung demi satu impian sederhana: memiliki rumah yg dibangun dari hasil kerja kerasnya sendiri. Namun, ketika Bukhori kembali ke Indonesia, impian itu justru berhadapan dengan kenyataan yg menyakitkan. Alih-alih menemukan keluarga yang selama ini ia perjuangkan, Bukhori mengaku mendapati istrinya, M (32), warga Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Jw Barat, tlah memiliki dua anak dari hubungan dengan pria lain. Lebih menyakitkan lagi, hubungan tersebut menurut pengakuan Bukhori bukan baru terjadi sekali. Ia mengaku sudah pernah mengetahui perselingkuhan istrinya pada 2019, bahkan saat itu M disebut hamil dari pria lain. Bukhori memilih memaafkan dan memberikan kesempatan demi mempertahankan rmh tangga serta memikirkan anak pertama mereka. Namun kesempatan ke 2 itu, menurut Bukhori, kembali berujung pd luka yg sama. M disebut kembali hamil dan memiliki anak dari pria yang sama. Anak kedua tersebut kini bahkan sudah berusia balita. Kisah rmh tangga yg bermula ketika Bukhori dan M sama-sama menjadi PMI di Taiwan itu pun akhirnya berada di ujung. Pada 2017, keduanya menikah. Setelah itu Bukhori kembali ke Taiwan untuk bekerja, sementara M menetap di Indonesia. Jarak ribuan kilometer tak membuat Bukhori merasa rmh tangganya bermasalah. Ia mengaku hampir setiap hari berkomunikasi dengan sang istri melalui telepon maupun video call. Nafkah pun rutin dikirimkan setiap bulan. “Selama rumah tangga jg tdk ada masalah, komunikasi lancar, nafkah juga rutin sy transfer,” ungkap Bukhori. Dari uang yg dikirim tersebut, sebagian digunakan untuk kebutuhan sehari-hari istri dan anak mereka. Sebagian lainnya dikumpulkan u/ membangun rumah. Ttpi di tengah komunikasi yang menurut Bukhori tetap berjalan lancar, ia mengaku mulai menemukan sejumlah gelagat yg membuatnya curiga. Saat video call, M disebut sllu menolak memperlihatkan lingkungan di sekitarnya. M juga tidak hadir ketika ibu kandung Bukhori meninggal dunia. Bahkan, ia disebut tdk dtng dlm acara pernikahan adik Bukhori. Kecurigaan itu akhirnya menemukan titik terang ketika Bukhori kembali mengetahui hubungan istrinya dgn pria lain. Ia kemudian mengetahui bahwa M telah melahirkan anak kedua dari pria yang sama. Sejak saat itu, Bukhori mengaku memilih mengakhiri rmh tangganya. Namun, persoalan belum selesai. Selain ingin bercerai, Bukhori juga meminta uang tabungan yang selama ini dikumpulkan u/ rencana membangun rmh dikembalikan. “Sy cuma minta agar uang yg rencananya mau dipakai buat bikin rmh dikembalikan,” kata Bukhori. Pada Rabu (7/10/2026), Bukhori dtng ke Mapolres Indramayu didampingi kuasa hukumnya, Ibnu Rohman. Kedatangannya untuk menanyakan perkembangan laporan yang telah dibuat sejak 2024. Menurut Ibnu, laporan terkait dugaan perzinaan tersebut kini tlh berjalan di tahap penyelidikan. Polisi jg tlh meminta keterangan dari sejumlah saksi. “Alhamdulillah perkembangan terbaru berdasarkan informasi dari penyidik, saat ini laporan kami terkait dugaan perzinaan tersebut sudah berjalan di tahap penyelidikan. Pihak kepolisian jg sdah meminta keterangan dari beberapa saksi,” jelas Ibnu. M dilaporkan menggunakan Pasal 411 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait dugaan tindak pidana perzinaan, dengan ancaman pidana penjara paling lama satu tahun. “Harapan kmi, proses hukum ini berjalan dengan transparan agar klien kami mendapatkan keadilan dan kepastian hukum,” kata Ibnu. Kini, perjalanan panjang Bukhori sebagai PMI di Taiwan meninggalkan persoalan yg jauh lebih berat daripada sekadar jarak dan rasa lelah. Uang yg dikumpulkan sedikit demi sedikit u/ membangun rmh, rmh tangga yang dipertahankan setelah pengkhianatan pertama, hingga kesempatan kedua yang kembali berujung pada persoalan serupa, semuanya kini bermuara pd proses hukum  (kompas)
Bertahun-tahun Bukhori (32) mengadu nasib di Taiwan. Jauh dari istri dan kampung halaman, setiap bln ia menyisihkan hsl jerih payahnya u/ dikirim ke Indonesia. Uang Rp12 jt hingga Rp15 jt rutin ditransfer, bukan sekadar u/ memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi jg ditabung demi satu impian sederhana: memiliki rumah yg dibangun dari hasil kerja kerasnya sendiri. Namun, ketika Bukhori kembali ke Indonesia, impian itu justru berhadapan dengan kenyataan yg menyakitkan. Alih-alih menemukan keluarga yang selama ini ia perjuangkan, Bukhori mengaku mendapati istrinya, M (32), warga Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Jw Barat, tlah memiliki dua anak dari hubungan dengan pria lain. Lebih menyakitkan lagi, hubungan tersebut menurut pengakuan Bukhori bukan baru terjadi sekali. Ia mengaku sudah pernah mengetahui perselingkuhan istrinya pada 2019, bahkan saat itu M disebut hamil dari pria lain. Bukhori memilih memaafkan dan memberikan kesempatan demi mempertahankan rmh tangga serta memikirkan anak pertama mereka. Namun kesempatan ke 2 itu, menurut Bukhori, kembali berujung pd luka yg sama. M disebut kembali hamil dan memiliki anak dari pria yang sama. Anak kedua tersebut kini bahkan sudah berusia balita. Kisah rmh tangga yg bermula ketika Bukhori dan M sama-sama menjadi PMI di Taiwan itu pun akhirnya berada di ujung. Pada 2017, keduanya menikah. Setelah itu Bukhori kembali ke Taiwan untuk bekerja, sementara M menetap di Indonesia. Jarak ribuan kilometer tak membuat Bukhori merasa rmh tangganya bermasalah. Ia mengaku hampir setiap hari berkomunikasi dengan sang istri melalui telepon maupun video call. Nafkah pun rutin dikirimkan setiap bulan. “Selama rumah tangga jg tdk ada masalah, komunikasi lancar, nafkah juga rutin sy transfer,” ungkap Bukhori. Dari uang yg dikirim tersebut, sebagian digunakan untuk kebutuhan sehari-hari istri dan anak mereka. Sebagian lainnya dikumpulkan u/ membangun rumah. Ttpi di tengah komunikasi yang menurut Bukhori tetap berjalan lancar, ia mengaku mulai menemukan sejumlah gelagat yg membuatnya curiga. Saat video call, M disebut sllu menolak memperlihatkan lingkungan di sekitarnya. M juga tidak hadir ketika ibu kandung Bukhori meninggal dunia. Bahkan, ia disebut tdk dtng dlm acara pernikahan adik Bukhori. Kecurigaan itu akhirnya menemukan titik terang ketika Bukhori kembali mengetahui hubungan istrinya dgn pria lain. Ia kemudian mengetahui bahwa M telah melahirkan anak kedua dari pria yang sama. Sejak saat itu, Bukhori mengaku memilih mengakhiri rmh tangganya. Namun, persoalan belum selesai. Selain ingin bercerai, Bukhori juga meminta uang tabungan yang selama ini dikumpulkan u/ rencana membangun rmh dikembalikan. “Sy cuma minta agar uang yg rencananya mau dipakai buat bikin rmh dikembalikan,” kata Bukhori. Pada Rabu (7/10/2026), Bukhori dtng ke Mapolres Indramayu didampingi kuasa hukumnya, Ibnu Rohman. Kedatangannya untuk menanyakan perkembangan laporan yang telah dibuat sejak 2024. Menurut Ibnu, laporan terkait dugaan perzinaan tersebut kini tlh berjalan di tahap penyelidikan. Polisi jg tlh meminta keterangan dari sejumlah saksi. “Alhamdulillah perkembangan terbaru berdasarkan informasi dari penyidik, saat ini laporan kami terkait dugaan perzinaan tersebut sudah berjalan di tahap penyelidikan. Pihak kepolisian jg sdah meminta keterangan dari beberapa saksi,” jelas Ibnu. M dilaporkan menggunakan Pasal 411 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait dugaan tindak pidana perzinaan, dengan ancaman pidana penjara paling lama satu tahun. “Harapan kmi, proses hukum ini berjalan dengan transparan agar klien kami mendapatkan keadilan dan kepastian hukum,” kata Ibnu. Kini, perjalanan panjang Bukhori sebagai PMI di Taiwan meninggalkan persoalan yg jauh lebih berat daripada sekadar jarak dan rasa lelah. Uang yg dikumpulkan sedikit demi sedikit u/ membangun rmh, rmh tangga yang dipertahankan setelah pengkhianatan pertama, hingga kesempatan kedua yang kembali berujung pada persoalan serupa, semuanya kini bermuara pd proses hukum (kompas)

About