@peterhelg:

piotr
piotr
Open In TikTok:
Region: PL
Thursday 08 October 2026 07:07:25 GMT
15446
1542
165
373

Music

Download

Comments

josef.walter0
Josef Walter :
Auf den Punkt gebracht.
2026-10-08 11:40:40
146
user4104839983380
user4104839983380 :
Gilt für die Kirche allerdings auch
2026-10-08 15:19:58
25
n.i.m9831
n.i.m :
some dare to tell truth
2026-10-09 07:46:11
0
www.tiktokcasey.com
casey 73 :
Mein lieber Gott.!!!! Sie haben so was von Recht.!!!!!!! 100% Richtig.!!!!! Hut ab.!!!!
2026-10-08 13:29:57
65
fritzi231
fritzi :
Das sind mal ehrliche Worte, auch selten von kirchlichen Würdenträgern.
2026-10-08 20:16:13
8
benyi242
benyi242 :
Das ist ja mal ein super Typ
2026-10-08 15:24:27
57
barbarafriedl1
Charly :
Es gibt Sie noch !!! Menschen mit Verstand 👍👍👍
2026-10-08 16:00:56
71
oidafromaustria18
RECONQUISTA :
2026-10-08 15:41:22
24
moni196502
Moni1965 :
Bester Pfarrer aller Zeiten 🥰
2026-10-08 14:52:34
31
adler4028
Adler :
Und am schlimmsten ist das Fernseher ARD und ZDF ich habe so zwei dabede Brüder die auch alles glauben
2026-10-08 11:47:33
39
user4069083818272
user4069083818272 :
oh, dann trete ich wieder in die Kirche ein 🙏🥰
2026-10-08 13:25:01
8
martinfesel
Morti :
👍👍👍 richtig
2026-10-08 16:21:25
7
floeser
floeser :
Der spricht es wenigstens aus Respekt 🙇‍♂️
2026-10-08 15:48:14
16
ich_bin_ein_denker
Denker :
Problem ist, Politik und Glauben arbeiten seit 5000 Jahren zusammen. Nur wem interessiert es, obwohl es das Problem aller Menschen damals wie heute Weltweit noch immer ist.
2026-10-08 13:37:08
6
emmafeist4
emmafeist4 :
Dieser Geistliche hat Recht und viel Mut, das öffentlich zu verkünden [Like][Like][Like]
2026-10-08 20:54:29
11
sreco4
sreco :
Stimmt!!
2026-10-08 12:20:15
35
olgaboch1
Olga Boch179 :
Du hast recht
2026-10-08 07:47:41
34
westernstiefel2
westernstiefel2 :
Wahre Worte!
2026-10-08 15:29:09
14
janejohnson295
JaneJohnson :
Stimmt
2026-10-08 16:11:03
5
user8807242610778
moon :
2026-10-08 13:21:26
13
heiki2470
Heiki :
Danke
2026-10-08 15:33:54
6
g.a.g32
GG :
Danke🙏🙏🙏
2026-10-08 15:49:04
7
grfin.von.oc
Gräfin von OC :
Genau so ist es
2026-10-08 13:50:36
11
mudda2021
user8409932031482 :
Die Kirche stimmt leider mit 😡😡
2026-10-08 15:26:15
10
haythayt14
Birgül :
Das ist richtig schlimm. Das Volk lässt sich anlügen, ausbeuten, ruinieren und machen nichts dagegen.
2026-10-08 17:56:15
8
To see more videos from user @peterhelg, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pada tahun 1945, kekuatan militer Myanmar berada di bawah pemerintahan Negara Burma (State of Burma), sebuah pemerintahan boneka bentukan Kekaisaran Jepang yang dipimpin oleh Dr. Ba Maw sebagai Naingandaw Adipati (Kepala Negara). Namun, kendali operasional militer dan kedaulatan politik yang sesungguhnya tetap berada di bawah cengkeraman Angkatan Darat Kekaisaran Jepang. Kondisi dan kekuatan militer Myanmar (saat itu bernama Burma) pada tahun 1945 dijabarkan melalui poin-poin berikut: 1.Nama Komponen dan Kekuatan Personel Nama Resmi: Burma National Army (BNA) atau Tentara Nasional Burma. Jumlah Pasukan: Diperkirakan berkisar antara 11.000 hingga 15.000 prajurit aktif pada awal tahun 1945, yang kemudian dimobilisasi hingga mencapai sekitar 20.000–30.000 personel menjelang akhir kampanye militer mereka. Struktur Komando: Meskipun Ba Maw adalah Kepala Negara tertinggi, posisi Menteri Pertahanan dan Panglima Tertinggi BNA dipegang oleh Mayor Jenderal Aung San. 2.Keterbatasan Persenjataan dan Logistik Kekuatan militer di bawah administrasi Ba Maw sangat bergantung pada pasokan Jepang. BNA didominasi oleh unit infanteri ringan tanpa dukungan artileri berat, unit lapis baja, ataupun angkatan udara yang memadai. Korps instruktur Jepang melatih tentara Burma untuk taktik perang gerilya dan pertempuran hutan, namun mempertahankan kontrol logistik yang ketat agar pasukan lokal tidak dapat memberontak. 3.Pergeseran Aliansi Radikal (Maret 1945) Tahun 1945 menjadi titik runtuhnya kekuatan militer pro-Poros di Burma. Menyadari bahwa
Pada tahun 1945, kekuatan militer Myanmar berada di bawah pemerintahan Negara Burma (State of Burma), sebuah pemerintahan boneka bentukan Kekaisaran Jepang yang dipimpin oleh Dr. Ba Maw sebagai Naingandaw Adipati (Kepala Negara). Namun, kendali operasional militer dan kedaulatan politik yang sesungguhnya tetap berada di bawah cengkeraman Angkatan Darat Kekaisaran Jepang. Kondisi dan kekuatan militer Myanmar (saat itu bernama Burma) pada tahun 1945 dijabarkan melalui poin-poin berikut: 1.Nama Komponen dan Kekuatan Personel Nama Resmi: Burma National Army (BNA) atau Tentara Nasional Burma. Jumlah Pasukan: Diperkirakan berkisar antara 11.000 hingga 15.000 prajurit aktif pada awal tahun 1945, yang kemudian dimobilisasi hingga mencapai sekitar 20.000–30.000 personel menjelang akhir kampanye militer mereka. Struktur Komando: Meskipun Ba Maw adalah Kepala Negara tertinggi, posisi Menteri Pertahanan dan Panglima Tertinggi BNA dipegang oleh Mayor Jenderal Aung San. 2.Keterbatasan Persenjataan dan Logistik Kekuatan militer di bawah administrasi Ba Maw sangat bergantung pada pasokan Jepang. BNA didominasi oleh unit infanteri ringan tanpa dukungan artileri berat, unit lapis baja, ataupun angkatan udara yang memadai. Korps instruktur Jepang melatih tentara Burma untuk taktik perang gerilya dan pertempuran hutan, namun mempertahankan kontrol logistik yang ketat agar pasukan lokal tidak dapat memberontak. 3.Pergeseran Aliansi Radikal (Maret 1945) Tahun 1945 menjadi titik runtuhnya kekuatan militer pro-Poros di Burma. Menyadari bahwa "kemerdekaan" yang diberikan Jepang adalah semu dan posisi Jepang kian terdesak oleh pasukan Sekutu, militer Burma mengambil langkah besar. Pembelotan Masal: Pada 27 Maret 1945, Jenderal Aung San memimpin BNA berbalik arah melawan pasukan Pendudukan Jepang. Bergabung dengan Sekutu: BNA mengubah namanya menjadi Patriotic Burmese Forces (PBF) dan bersekutu dengan Angkatan Darat ke-14 Inggris untuk mengusir Jepang dari Burma. Impact Terhadap Pemerintahan Ba Maw Akibat pembelotan massal militer yang dipimpin oleh Aung San ke kubu Sekutu, pemerintahan sipil bentukan Ba Maw langsung runtuh pada pertengahan tahun 1945. Ba Maw kehilangan seluruh otoritas militernya dan terpaksa melarikan diri ke Jepang lewat Thailand sebelum akhirnya ditangkap oleh otoritas Sekutu. #History #military #myanmar #army #masukberanda

About