@iamdayanaraaaaaa: PS. I’m not one of them ha 😂

iamdayanaraaaaaa
iamdayanaraaaaaa
Open In TikTok:
Region: CA
Thursday 08 October 2026 11:00:41 GMT
13464
271
44
13

Music

Download

Comments

christtellejeane
Christtelle Jeane Va :
Girl dito ka kita makikita!! Youre so pretty!! ❤️
2026-10-11 08:06:41
0
gin13_0
🦋 :
truuue pati sabado sknila narin 😂
2026-11-04 08:52:06
0
nurse.rc03
nurse.rc03 :
Hahahahahhaha pakicheck mo nga marino ko sis🤭🤣🤣🤣
2026-10-08 23:06:02
0
christelclaireros
Mom Christel 💯👫 :
overthink malala 🤣🤣🤣🤣🫣🫣🙄🙄🤭🤭
2026-10-11 01:37:02
0
cofyp4
Corics :
Carnival panorama Guard at waitress 😂
2026-10-15 00:19:02
0
goodwatch.ph
Rona Rubis :
legit yan nka sira ng mental health ko.until now.nabuking ko sila noong pareho sila nasa carnival horizon.
2026-10-27 04:58:44
0
majunettepastor_
𝓲𝓪𝓶𝓪𝓱𝓳𝓾⚓ᥫ᭡ :
paki check ng asawa ko sis hhaa pasuyo🤣
2026-10-09 02:20:02
0
hopee3as_
hopee3as_ :
Di mo sure. Tanong ko muna ung taga bar ha
2026-10-08 13:06:02
0
szashapotzi
Miz Potchie Shop :
Anong barko ma sis?
2026-10-30 00:53:25
0
yieeee97
Blueberii✨ :
uso pala
2026-10-08 16:13:46
0
jenelynmarcelo02
Jhenny 🇵🇭 :
Dami pala ganon hahhaa
2026-10-19 11:35:04
0
lhoyskie12_1
L. S :
parang legit ah hehehe
2026-10-09 00:24:41
0
lhenemnc
Darling⚖️ :
marino ko nga 47 na tumanda na ngkakasakit na kya pinapahingahan ko ng 4months
2026-10-28 04:39:23
0
nelsontp23
🇵🇭🇺🇸N E L S O N⚓️🛳 :
oo din. tama tama.. 😂😂
2026-10-08 16:07:58
0
johnraesarchibido
😇DISCORD😇 :
sayang
2026-10-17 10:42:54
0
joyceparedes_212
𝑱𝒐𝒚𝒄𝒆𝒆 | ᴾᴬ 💊 :
hahahaha
2026-10-09 04:11:24
0
bordeaux176
bordeaux :
Weh? Panget ng content may hugot yarn? “Hindi ako marino ah” haha😂
2026-10-09 14:54:01
0
jianakino
Islandmaster 🇺🇲 :
Paldo pla😜
2026-10-08 17:08:42
0
echo_of_herx
EchoOfher :
Real po ba ilong mo maam?
2026-10-08 22:35:59
0
seamylzzzzz
Lizzzzzzzzzzzzz :
carnival ano ka po?
2026-10-08 16:49:37
0
sir_rivs
Tata Rivs👮‍♂️ :
Mga Ex Police na Security sigura jan sa Barko 🤣😂
2026-10-21 22:51:34
0
metromel
metromel :
🥰🥰🥰
2026-10-09 18:22:06
0
martinje88
CaptainMartin⚓️ :
[Tears of joy][Tears of joy]
2026-10-23 10:09:51
0
antomoks
coffee lover :
😅😅😅
2026-10-23 13:31:57
0
jayceannecuyno
Nick_aj :
🥰
2026-10-09 06:52:12
0
To see more videos from user @iamdayanaraaaaaa, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Aku nggak pernah nyangka, laki-laki yang dulu bersumpah bakal mencintaiku dalam keadaan apa pun, justru jadi orang pertama yang bikin aku merasa nggak berharga sebagai seorang perempuan. Selama 3 tahun pernikahan, aku berusaha jadi istri yang baik. Aku temani dia dari susah sampai senang, aku layani kebutuhannya, bahkan saat hamil dengan badan yang semakin berubah, aku tetap berusaha memberikan yang terbaik buat rumah tangga kami. Tapi ternyata, semua pengorbananku nggak cukup buat dia. Awalnya, aku mulai sadar suamiku sering menghindar setiap kali kami berdua. Sampai suatu malam, dia pernah nyeletuk kalau dia sudah nggak tertarik lagi melihat tubuhku, terutama bagian selangkanganku yang menghitam. Bayangin, gimana hancurnya hati seorang istri ketika bagian tubuh yang selama ini dia sendiri insecure-in, malah dijadikan alasan oleh suaminya untuk berpaling. Sejak saat itu, aku mulai malu sama tubuhku sendiri. Setiap mandi, aku sering menangis diam-diam. Aku bertanya-tanya, apa memang aku sudah nggak pantas dicintai cuma karena warna kulit di bagian intimku nggak seperti yang dia inginkan? Aku bahkan sempat berpikir untuk memperbaiki penampilanku supaya dia kembali tertarik kepadaku. Padahal saat itu aku sedang mengandung anaknya. Di saat seharusnya aku mendapatkan perhatian dan kasih sayang lebih, aku justru harus menghadapi perubahan tubuh, rasa takut, dan kecurigaan bahwa suamiku menyimpan perempuan lain. Dan benar saja, kecurigaanku terbukti. Aku menemukan bukti bahwa selama aku sibuk menjaga kandunganku, dia justru diam-diam menjalin hubungan dengan perempuan lain. Yang paling menyakitkan, perselingkuhan itu nggak berhenti meskipun aku sudah memohon agar dia memikirkan aku dan anak yang sedang kukandung. Aku masih ingat bagaimana rasanya menahan tangis saat perutku semakin besar. Aku mengelus perutku sambil bertanya dalam hati, kenapa ayah dari anakku sendiri tega membuat ibunya menangis hampir setiap malam? Aku tetap bertahan. Aku berharap ketika anak kami lahir, dia akan berubah. Aku berharap tangisan bayiku nanti bisa menyadarkan dia bahwa ada keluarga yang seharusnya dia jaga. Namun, harapanku ternyata salah. Bahkan setelah aku melahirkan, saat tubuhku masih lelah dan aku masih berjuang memulihkan diri, dia masih saja mengulangi pengkhianatan yang sama. Aku yang begadang mengurus bayi kami, dia yang sibuk memberikan perhatian kepada perempuan lain. Aku yang menangis diam-diam sambil menyusui anak kami, dia yang seolah nggak pernah merasa bersalah. Sampai akhirnya aku sadar, selama ini aku terlalu sibuk menyalahkan warna kulitku sendiri. Aku mengira selangkanganku yang hitam adalah alasan kenapa suamiku nggak lagi mencintaiku. Aku merasa kurang cantik, kurang menarik, dan kurang layak dipertahankan. Padahal, warna kulitku bukanlah alasan yang membenarkan pengkhianatannya. Aku mungkin punya kekurangan yang membuatku insecure, tetapi aku nggak pernah pantas diperlakukan seperti perempuan yang nggak berharga. Hari ini, yang paling menyakitkan bukan cuma kenyataan bahwa suamiku berselingkuh selama pernikahan kami. Melainkan kenyataan bahwa aku pernah membenci tubuhku sendiri demi mempertahankan laki-laki yang bahkan nggak menghargai pengorbananku. Aku bertahan selama 3 tahun, melewati kehamilan dan persalinan sambil berharap dia berubah.
Aku nggak pernah nyangka, laki-laki yang dulu bersumpah bakal mencintaiku dalam keadaan apa pun, justru jadi orang pertama yang bikin aku merasa nggak berharga sebagai seorang perempuan. Selama 3 tahun pernikahan, aku berusaha jadi istri yang baik. Aku temani dia dari susah sampai senang, aku layani kebutuhannya, bahkan saat hamil dengan badan yang semakin berubah, aku tetap berusaha memberikan yang terbaik buat rumah tangga kami. Tapi ternyata, semua pengorbananku nggak cukup buat dia. Awalnya, aku mulai sadar suamiku sering menghindar setiap kali kami berdua. Sampai suatu malam, dia pernah nyeletuk kalau dia sudah nggak tertarik lagi melihat tubuhku, terutama bagian selangkanganku yang menghitam. Bayangin, gimana hancurnya hati seorang istri ketika bagian tubuh yang selama ini dia sendiri insecure-in, malah dijadikan alasan oleh suaminya untuk berpaling. Sejak saat itu, aku mulai malu sama tubuhku sendiri. Setiap mandi, aku sering menangis diam-diam. Aku bertanya-tanya, apa memang aku sudah nggak pantas dicintai cuma karena warna kulit di bagian intimku nggak seperti yang dia inginkan? Aku bahkan sempat berpikir untuk memperbaiki penampilanku supaya dia kembali tertarik kepadaku. Padahal saat itu aku sedang mengandung anaknya. Di saat seharusnya aku mendapatkan perhatian dan kasih sayang lebih, aku justru harus menghadapi perubahan tubuh, rasa takut, dan kecurigaan bahwa suamiku menyimpan perempuan lain. Dan benar saja, kecurigaanku terbukti. Aku menemukan bukti bahwa selama aku sibuk menjaga kandunganku, dia justru diam-diam menjalin hubungan dengan perempuan lain. Yang paling menyakitkan, perselingkuhan itu nggak berhenti meskipun aku sudah memohon agar dia memikirkan aku dan anak yang sedang kukandung. Aku masih ingat bagaimana rasanya menahan tangis saat perutku semakin besar. Aku mengelus perutku sambil bertanya dalam hati, kenapa ayah dari anakku sendiri tega membuat ibunya menangis hampir setiap malam? Aku tetap bertahan. Aku berharap ketika anak kami lahir, dia akan berubah. Aku berharap tangisan bayiku nanti bisa menyadarkan dia bahwa ada keluarga yang seharusnya dia jaga. Namun, harapanku ternyata salah. Bahkan setelah aku melahirkan, saat tubuhku masih lelah dan aku masih berjuang memulihkan diri, dia masih saja mengulangi pengkhianatan yang sama. Aku yang begadang mengurus bayi kami, dia yang sibuk memberikan perhatian kepada perempuan lain. Aku yang menangis diam-diam sambil menyusui anak kami, dia yang seolah nggak pernah merasa bersalah. Sampai akhirnya aku sadar, selama ini aku terlalu sibuk menyalahkan warna kulitku sendiri. Aku mengira selangkanganku yang hitam adalah alasan kenapa suamiku nggak lagi mencintaiku. Aku merasa kurang cantik, kurang menarik, dan kurang layak dipertahankan. Padahal, warna kulitku bukanlah alasan yang membenarkan pengkhianatannya. Aku mungkin punya kekurangan yang membuatku insecure, tetapi aku nggak pernah pantas diperlakukan seperti perempuan yang nggak berharga. Hari ini, yang paling menyakitkan bukan cuma kenyataan bahwa suamiku berselingkuh selama pernikahan kami. Melainkan kenyataan bahwa aku pernah membenci tubuhku sendiri demi mempertahankan laki-laki yang bahkan nggak menghargai pengorbananku. Aku bertahan selama 3 tahun, melewati kehamilan dan persalinan sambil berharap dia berubah.

About