@sewaktu.com: Beredar dokumen E-Katalog 6.0 yang mencatat pengadaan Kantor Pusat Badan Gizi Nasional (BGN) untuk paket “Pembuatan Video Dokumenter” dengan nilai mencapai Rp1,37 miliar. Dalam dokumen tersebut, paket tercatat berstatus COMPLETED dan disebut telah melalui proses serah terima pada 2026. Besarnya anggaran itu pun menjadi perhatian publik. Di tengah program pemerintah yang berfokus pada pemenuhan gizi anak, muncul pertanyaan mengenai biaya produksi video dokumenter yang mencapai miliaran rupiah. Publik mempertanyakan apakah anggaran tersebut sebanding dengan kebutuhan serta hasil yang diperoleh dari video dokumenter tersebut.