@sewaktu.com: Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Rocky Gerung menyoroti narasi soal ribuan bangunan koperasi yang disebut berada di lokasi tak wajar, mulai dari hutan, kuburan, hingga tengah laut. Menurut Rocky, persepsi publik terhadap isu tersebut telah terdistorsi oleh informasi yang dibuat atau diperkuat AI di media sosial. Ia menyebut data faktual menunjukkan hanya tujuh koperasi yang mengalami anomali lokasi. Rocky pun mendorong strategi komunikasi berbasis logika untuk meluruskan informasi yang keliru.