@uo7f7:

يوسيفز-Yousefz
يوسيفز-Yousefz
Open In TikTok:
Region: SA
Thursday 08 October 2026 18:37:13 GMT
95545
1870
171
285

Music

Download

Comments

axp.14
عمار الحجوري ✪ :
كان اخذله خبز من البقاله
2026-10-08 19:10:15
163
eublb
IS.Ran :
اخوي كذا خبز ودجاج فكك مره كانه قطو
2026-10-09 10:49:01
247
ys99124
ys99124 :
خساره فلوس إذا مافيها ثوم
2026-10-08 18:40:39
244
u9_49
♡︎. :
خلونا بحالنا حنا حاله استثنائية مالكم دخل 🤍
2026-10-08 18:46:43
23
naseer0088
Naseer :
احلى شي كذا تذوق طعم الدجاج حقيقي بعضهم يخفون الزفر بالاضافات تطعم طعم صوصات
2026-10-08 19:18:33
29
wjx71
𝒲𝒜 🃏 :
احلى شي بدون اي اضافات
2026-10-09 07:29:08
15
ii..1ij
ابو داحم 🇸🇦ᴮ⁻⁵² :
يمكن عنده قولون
2026-10-09 08:07:07
3
q7_no
q7_no :
عادي يمكن عليه قدرات
2026-10-09 20:48:24
1
f2..g7_
𝑵 🇺🇲 :
معه حق بعض المطاعم الصوصات حقتهم ماش وتجيب مغص
2026-10-09 08:50:10
5
ru_18i
علىـ الوقتـ⏳ :
اقسم بالله شاورما بدون ثوم مب شورما
2026-10-09 07:45:19
7
sey42985
sey :
يفهم بس ناقصه شطه ويصير ذوويق👍🏼
2026-10-09 15:53:27
4
1vllt
𝗡𝗮𝘄𝗮𝗳 :
نفسي اكل ساده بطاطس بسسس
2026-10-09 15:48:30
0
op6w5
مؤيد :
أنا بحياتي ما ذقت الصوصات
2026-10-09 14:49:46
2
ri70u7
عــلي :
كيف كذااا ماتصلح الا بثوم
2026-10-08 19:14:49
1
harrby012
harrby01 :
تدري ان صاروخ الشاورما دون اضافات تقريبا ٣٨٠سعره وصاروخ شاورما فل كامل فيه حول ١٠٠٠سعره
2026-10-09 17:56:38
0
507._49
ابو شهري🏅 :
كم لايك وتعطيني بورش سريع ماني فاضي
2026-10-08 18:42:10
2
qqc
ياسر :
انا كثرة الصوصات تقلب معدتي البعض عندهم مشاكل بالمعدة كثرة الصوصات ترثع باحماض المعدة وتخليك تعوف المطعم
2026-10-09 14:15:21
1
caxuu_999
🕊️ :
يفهم حركة تكشف خفايا النكهة سواء جيده او خياس
2026-10-09 13:51:35
1
no3_t_
اْ :
مشكل بدون بطاطس💔
2026-10-08 19:04:36
2
abood20645
Abood :
الحمدلله في احد مثلي 😂😂😂😂
2026-10-08 21:36:38
1
user2325379675814
Abdullah :
اتذكرت واحد من العيال كان يطلبها بالكتشب بدل الثوم او ساده يا كان يقهرني 😂
2026-10-09 12:34:19
1
turki.5768
Turki :
اخيرا احد زيي
2026-10-08 19:49:49
1
x.zrf
X.zrf :
ماتعرفون اللذاذة اذا ماطلبتوا شاورما صامولي ومعه سلطة بس
2026-10-09 22:52:41
0
a524579
A🏹 :
يقتل
2026-10-09 18:15:53
1
wdz.06
2006 :
اول
2026-10-08 18:39:19
0
To see more videos from user @uo7f7, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV | Malam itu, salah satu base anak Teknik di kampusmu mendadak heboh. Bukan karena info tugas, jadwal praktikum, atau pengumuman himpunan. Kali ini, nama salah satu mahasiswa yang sudah terlalu sering wara-wiri di base kembali menjadi bahan cuitan. Dan seperti biasa, cukup untuk membuat para penggemar setianya ikut nimbrung. Park Sunghoon. Mahasiswa Teknik Mesin yang namanya nyaris tak pernah absen dari timeline. Kadang karena prestasinya, tapi lebih sering karena kelakuannya. Apalagi kalau bukan soal perempuan. Namanya hampir selalu punya cerita baru. Entah soal tongkrongan famous yang selalu berakhir menjelang pagi, jaket himpunan yang masih melekat saat ia datang ke kampus, atau perempuan lain yang belakangan terlihat bersamanya. Sunghoon memang terkenal. Terlalu terkenal, bahkan. Tengil, suka cari masalah, dan seolah tak pernah kehabisan perempuan. Si teknik redflag berjalan, kalau kata sebagian orang waras. Tapi anehnya, fansnya selalu ada saja yang rela pura-pura buta. Dahimu mengernyit saat matamu berhenti pada sebuah foto yang sejak tadi memenuhi timeline. Sunghoon masih dengan jaket hitam dan helm half-face yang menutupi sebagian wajahnya, duduk di atas motor sambil memboncengi seorang mahasiswi Psikologi yang sama sekali tak kamu kenal. Kedua tangan perempuan itu melingkar santai di pinggangnya, sementara Sunghoon menoleh sedikit ke belakang dengan senyum yang masih bisa terlihat jelas di balik helm. Senyum yang beberapa minggu lalu, masih kamu kira hanya milikmu. [ BASE TEKNIK ] “Guys ini Sunghoon anak mesin bukan sih?😭😭😭 kok kayaknya udah punya gandengan baru aja. Literally baru putus sama si y/n, loh. Eh sekarang udah boncengin anak psikologi wkwkwk. Cocok sih mereka, sama-sama cakep 😭. Btw ada yang tau kabar y/n? takutnya masih galau... atau jangan-jangan malah belum move on? WKWKWK.” Kamu spontan berdecak jijik. “Najis banget??? Ogah banget gue galauin cowok gila itu.” Ponselmu kamu letakkan sedikit kasar di atas meja cafe, sebelum tanganmu meraih gelas minuman yang nyaris habis dan menyesapnya dengan wajah kesal. Teman-temanmu sontak mengangkat kepala dari ponsel masing-masing. Senyum dan kekehan kecil langsung terdengar dari sekitar meja. Reaksimu tentu saja sudah bisa mereka tebak setelah kalian melihat unggahan X itu bersamaan. “Gue bilang juga apa. Sebaik-baiknya anak Teknik, lebih baik jangan,” celetuk Giselle sambil terkekeh puas. “Lu nggak percaya sama gue, sih.” Jessie hanya tersenyum simpul sembari menyesap es kopinya. “Sia-sia air mata lu seminggu kemarin, nangisin anak Teknik jahat.” Kamu memutar bola mata. “Ya udah, sih. Anggap aja kemarin gue dipelet sama dia.” “Dipelet sampe ciuman tiap ketemu?” sahut Giselle dengan wajah penuh seringai jahil. Kamu sontak melotot. Hampir saja minuman yang baru kamu teguk menyembur karena tersedak. Sementara ketiga temanmu justru pecah tertawa melihat reaksimu. Kamu kembali berdecak sebal. “Giselle, shut up. It's so disgusting to remember.” ••• Malam itu, bukannya tidur lebih awal, kamu malah masih duduk dengan laptop di pangkuanmu. Sejak pulang dari cafe tadi, entah kenapa kepalamu masih penuh oleh unggahan base Teknik yang menyebalkan itu. Berkali-kali kamu mencoba mengabaikannya, tetapi kalimat terakhir dalam menfess tersebut terus terngiang-ngiang. “Najis,” gumammu sebal. Kamu menggeleng, lalu kembali memusatkan perhatian pada layar laptop di hadapanmu. Beberapa halaman jurnal hukum terbuka, lengkap dengan catatan dan buku yang berserakan di atas karpet. Jam digital di sudut ruangan sudah menunjukkan 02.11 dini hari.  Kamu sebenarnya sudah mengantuk, tapi rasa kesal membuatmu enggan tidur. Daripada terus memikirkan Sunghoon, lebih baik tugas kuliahmu selesai malam ini. Setidaknya, begitu yang kamu pikirkan. Sampai sebuah getaran dari sisi laptop membuat jemarimu berhenti mengetik. Ponselmu menyala, satu nama muncul di layar. Sunghoon.  +💬 #pov #sunghoon #sunghoonedit #sunghoonenhypen #fypage
POV | Malam itu, salah satu base anak Teknik di kampusmu mendadak heboh. Bukan karena info tugas, jadwal praktikum, atau pengumuman himpunan. Kali ini, nama salah satu mahasiswa yang sudah terlalu sering wara-wiri di base kembali menjadi bahan cuitan. Dan seperti biasa, cukup untuk membuat para penggemar setianya ikut nimbrung. Park Sunghoon. Mahasiswa Teknik Mesin yang namanya nyaris tak pernah absen dari timeline. Kadang karena prestasinya, tapi lebih sering karena kelakuannya. Apalagi kalau bukan soal perempuan. Namanya hampir selalu punya cerita baru. Entah soal tongkrongan famous yang selalu berakhir menjelang pagi, jaket himpunan yang masih melekat saat ia datang ke kampus, atau perempuan lain yang belakangan terlihat bersamanya. Sunghoon memang terkenal. Terlalu terkenal, bahkan. Tengil, suka cari masalah, dan seolah tak pernah kehabisan perempuan. Si teknik redflag berjalan, kalau kata sebagian orang waras. Tapi anehnya, fansnya selalu ada saja yang rela pura-pura buta. Dahimu mengernyit saat matamu berhenti pada sebuah foto yang sejak tadi memenuhi timeline. Sunghoon masih dengan jaket hitam dan helm half-face yang menutupi sebagian wajahnya, duduk di atas motor sambil memboncengi seorang mahasiswi Psikologi yang sama sekali tak kamu kenal. Kedua tangan perempuan itu melingkar santai di pinggangnya, sementara Sunghoon menoleh sedikit ke belakang dengan senyum yang masih bisa terlihat jelas di balik helm. Senyum yang beberapa minggu lalu, masih kamu kira hanya milikmu. [ BASE TEKNIK ] “Guys ini Sunghoon anak mesin bukan sih?😭😭😭 kok kayaknya udah punya gandengan baru aja. Literally baru putus sama si y/n, loh. Eh sekarang udah boncengin anak psikologi wkwkwk. Cocok sih mereka, sama-sama cakep 😭. Btw ada yang tau kabar y/n? takutnya masih galau... atau jangan-jangan malah belum move on? WKWKWK.” Kamu spontan berdecak jijik. “Najis banget??? Ogah banget gue galauin cowok gila itu.” Ponselmu kamu letakkan sedikit kasar di atas meja cafe, sebelum tanganmu meraih gelas minuman yang nyaris habis dan menyesapnya dengan wajah kesal. Teman-temanmu sontak mengangkat kepala dari ponsel masing-masing. Senyum dan kekehan kecil langsung terdengar dari sekitar meja. Reaksimu tentu saja sudah bisa mereka tebak setelah kalian melihat unggahan X itu bersamaan. “Gue bilang juga apa. Sebaik-baiknya anak Teknik, lebih baik jangan,” celetuk Giselle sambil terkekeh puas. “Lu nggak percaya sama gue, sih.” Jessie hanya tersenyum simpul sembari menyesap es kopinya. “Sia-sia air mata lu seminggu kemarin, nangisin anak Teknik jahat.” Kamu memutar bola mata. “Ya udah, sih. Anggap aja kemarin gue dipelet sama dia.” “Dipelet sampe ciuman tiap ketemu?” sahut Giselle dengan wajah penuh seringai jahil. Kamu sontak melotot. Hampir saja minuman yang baru kamu teguk menyembur karena tersedak. Sementara ketiga temanmu justru pecah tertawa melihat reaksimu. Kamu kembali berdecak sebal. “Giselle, shut up. It's so disgusting to remember.” ••• Malam itu, bukannya tidur lebih awal, kamu malah masih duduk dengan laptop di pangkuanmu. Sejak pulang dari cafe tadi, entah kenapa kepalamu masih penuh oleh unggahan base Teknik yang menyebalkan itu. Berkali-kali kamu mencoba mengabaikannya, tetapi kalimat terakhir dalam menfess tersebut terus terngiang-ngiang. “Najis,” gumammu sebal. Kamu menggeleng, lalu kembali memusatkan perhatian pada layar laptop di hadapanmu. Beberapa halaman jurnal hukum terbuka, lengkap dengan catatan dan buku yang berserakan di atas karpet. Jam digital di sudut ruangan sudah menunjukkan 02.11 dini hari. Kamu sebenarnya sudah mengantuk, tapi rasa kesal membuatmu enggan tidur. Daripada terus memikirkan Sunghoon, lebih baik tugas kuliahmu selesai malam ini. Setidaknya, begitu yang kamu pikirkan. Sampai sebuah getaran dari sisi laptop membuat jemarimu berhenti mengetik. Ponselmu menyala, satu nama muncul di layar. Sunghoon. +💬 #pov #sunghoon #sunghoonedit #sunghoonenhypen #fypage

About