@thunganday1: Cuộc sống ở Quê chill zậy hoiii 😍😍😍 sáng nào cũng được nghe tiếng chim hót líu lo ❤️❤️❤️ #tiktokviral #mebimsua #xuhuong #trending #thunganmesongsinh

Thu Ngân | Mẹ Song sinh
Thu Ngân | Mẹ Song sinh
Open In TikTok:
Region: VN
Friday 09 October 2026 05:21:56 GMT
165
10
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @thunganday1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Presiden Prabowo Subianto mengungkap dirinya telah beberapa kali hendak disogok selama hampir dua tahun menjabat sebagai Presiden. Prabowo menyampaikan hal itu saat menyaksikan penyerahan uang senilai Rp13,24 triliun hasil kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) kepada negara di Jakarta, Selasa (6/10). Prabowo mengatakan praktik korupsi telah merusak sejumlah institusi negara selama puluhan tahun. Ia menyebut bukan hanya pejabat di bawahnya yang menjadi sasaran upaya suap, tetapi dirinya juga pernah mengalami hal serupa.
Presiden Prabowo Subianto mengungkap dirinya telah beberapa kali hendak disogok selama hampir dua tahun menjabat sebagai Presiden. Prabowo menyampaikan hal itu saat menyaksikan penyerahan uang senilai Rp13,24 triliun hasil kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) kepada negara di Jakarta, Selasa (6/10). Prabowo mengatakan praktik korupsi telah merusak sejumlah institusi negara selama puluhan tahun. Ia menyebut bukan hanya pejabat di bawahnya yang menjadi sasaran upaya suap, tetapi dirinya juga pernah mengalami hal serupa. "Kita melihat puluhan tahun institusi-institusi kita dirusak. Menteri-menteri kita, dirjen-dirjen kita mau disogok. Jangankan menteri dirjen, saya mau disogok. Dalam 2 tahun ini, berkali-kali saya mau disogok," kata Prabowo. Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyoroti kebutuhan pengawasan kawasan hutan. Ia menyebut telah mengajukan tambahan anggaran dalam APBN untuk meningkatkan jumlah polisi hutan hingga 70 ribu personel. "Saya telah mengajukan APBN, kalau tidak salah, tambahan 4.500 polisi hutan menjadi 70.000 polisi hutan," ujarnya. Prabowo mengatakan penambahan tersebut akan dilakukan secara bertahap. Berdasarkan anggaran yang tersedia, jumlah polisi hutan diperkirakan baru mencapai 21 ribu personel pada 2027. "Berarti mungkin 3-4 tahun kita akan sampai 70.000," kata Prabowo. Sebelumnya, Satgas PKH menyerahkan Rp13,2 triliun kepada negara. Dana tersebut terdiri atas Rp3,47 triliun denda administrasi sektor kehutanan, Rp1,53 triliun PNBP Kejaksaan RI dari penanganan tindak pidana khusus, serta Rp8,22 triliun penerimaan pajak. Selain uang, Satgas PKH juga menyerahkan secara simbolik 259.230,73 hektare lahan yang berhasil diambil alih dari perusahaan-perusahaan yang melanggar aturan. Penulis/Editor: Hanun Hanifah Produser: Fadli Rizal #TirtoDaily #Prabowo #PKH
Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya di Sidoarjo, menemukan empat klip barang diduga sabu diselundupkan dalam ayam goreng. Upaya penyelundupan tersebut digagalkan petugas saat melakukan pemeriksaan makanan. Barang tersebut dibawa seorang pengunjung berinisial AM (62), yang hendak mengunjungi warga binaan BSN (21). BSN sebelumnya terjerat kasus narkotika dengan hukuman pidana 8 tahun subsider 3 bulan. BSN kemudian mengungkapkan, ayam goreng tersebut merupakan titipan dari warga binaan berinisial MAB (28) kasus narkotika pidana 7 tahun subsider 3 bulan. MAB lalu menyebutkan, penitipan barang itu turut melibatkan DD (28) kasus narkotika pidana 7 tahun subsider 4 bulan.  DD diketahui berperan mengkoordinasikan pihak di luar Lapas untuk menyiapkan paket narkotika dan menyerahkannya kepada AM. Penyerahan dilakukan melalui pertemuan di kawasan luar Lapas sebelum makanan tersebut dibawa masuk untuk diberikan kepada BSN.  Sehingga, total terdapat tiga warga binaan yang terlibat dalam penyelundupan. Atas temuan itu, Lapas Kelas I Surabaya langsung berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polresta Sidoarjo untuk melakukan pemeriksaan awal.  Kemudian, hasil penimbangan, barang diduga sabu itu memiliki berat bruto total 17,11 gram, dengan masing-masing 4,12 gram, 4,83 gram, 3,78 gram dan 4,24 gram. Lapas Surabaya melalui Instagram pada Selasa, menyebut penyelundupan itu sebagai modus ‘tak biasa’. Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka KPLP), Anak Agung Gde Joni, menegaskan komitmen pihaknya dalam pemberantasan narkotika. “Kami akan terus memperketat pengawasan karena modus penyelundupan terus berkembang dan semakin beragam,” ucapnya, Selasa, dikutip pada Rabu (7/10). Penulis/Editor: Dicky Setyawan Produser: Indana Zulfa #TirtoDaily #penyelundupannarkoba #ayamgoreng #lapas #surabaya
Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya di Sidoarjo, menemukan empat klip barang diduga sabu diselundupkan dalam ayam goreng. Upaya penyelundupan tersebut digagalkan petugas saat melakukan pemeriksaan makanan. Barang tersebut dibawa seorang pengunjung berinisial AM (62), yang hendak mengunjungi warga binaan BSN (21). BSN sebelumnya terjerat kasus narkotika dengan hukuman pidana 8 tahun subsider 3 bulan. BSN kemudian mengungkapkan, ayam goreng tersebut merupakan titipan dari warga binaan berinisial MAB (28) kasus narkotika pidana 7 tahun subsider 3 bulan. MAB lalu menyebutkan, penitipan barang itu turut melibatkan DD (28) kasus narkotika pidana 7 tahun subsider 4 bulan. DD diketahui berperan mengkoordinasikan pihak di luar Lapas untuk menyiapkan paket narkotika dan menyerahkannya kepada AM. Penyerahan dilakukan melalui pertemuan di kawasan luar Lapas sebelum makanan tersebut dibawa masuk untuk diberikan kepada BSN. Sehingga, total terdapat tiga warga binaan yang terlibat dalam penyelundupan. Atas temuan itu, Lapas Kelas I Surabaya langsung berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polresta Sidoarjo untuk melakukan pemeriksaan awal. Kemudian, hasil penimbangan, barang diduga sabu itu memiliki berat bruto total 17,11 gram, dengan masing-masing 4,12 gram, 4,83 gram, 3,78 gram dan 4,24 gram. Lapas Surabaya melalui Instagram pada Selasa, menyebut penyelundupan itu sebagai modus ‘tak biasa’. Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka KPLP), Anak Agung Gde Joni, menegaskan komitmen pihaknya dalam pemberantasan narkotika. “Kami akan terus memperketat pengawasan karena modus penyelundupan terus berkembang dan semakin beragam,” ucapnya, Selasa, dikutip pada Rabu (7/10). Penulis/Editor: Dicky Setyawan Produser: Indana Zulfa #TirtoDaily #penyelundupannarkoba #ayamgoreng #lapas #surabaya

About