@radarbromo_: Puluhan petani tampak antre solar di SPBU 54.672.08, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo pada Jumat (9/10) pagi. Mereka membawa drum yang diletakkan berjejer hingga memanjang di area SPBU. Salah satu petani, Lukman, 60 mengatakan bahwa ia antre sejak subuh agar kebagian solar kemarin (9/10). Baru sekitar pukul 10.00, kebutuhan solar puluhan petani tersebut terlayani. “Solarnya habis. Truknya baru datang jam 10.00 dan akhirnya mulai dilayani. Sejak tadi subuh kami sudah meletakkan tong di sini untuk antre,” kata warga Desa Dungun, Kecamatan Tongas ini. Lukman mengatakan bahwa yang ikut antre bukan hanya mereka yang berprofesi sebagai petani, namun ada juga nelayan, atau profesi lainnya yang membutuhkan solar. Warga pun bukan hanya dari satu desa saja, melainkan dari berbagai desa di wilayah Tongas. “Tiap orang dibatasi 30 sampai 35 liter. Ini kalau untuk petani yang sawahnya luas, sehari ya habis. Kalau ada tandonan enak, kalau tidak punya dan habis sama sekali ya tidak bisa kerja,” tuturnya. Lukman juga menjelaskan bahwa jika dibandingkan dengan membeli solar ecer di luaran, harganya cukup terpaut jauh dengan SPBU. Maka dari itu, ia memilih antre dan tetap beli di SPBU. “Selisih Rp 15 ribu untuk 10 liternya. Kalau misal butuhnya 40 liter, ya selisihnya Rp 60 ribu. Sama dengan beli 1 tong lagi di SPBU,” terangnya. Sementara petani lainnya bernama Hadi, 44, asal Desa Bayeman mengatakan bahwa kejadian semacam ini bukan kali pertama terjadi di SPBU tersebut. Namun sudah sering kali. “Kalau kita pindah ke SPBU lain, tidak bisa. Sebab surat dari dinas untuk subsidi solar petani ambilnya di SPBU yang telah ditunjuk di dalam surat. Jadi harus sesuai,” katanya. Hadi mengatakan bahwa antrean semacam ini kerap terjadi karena stok solar di SPBU kadang kala habis dan pengirimannya terlambat. Sehingga menimbulkan antrean walaupun tak sampai seharian, hanya berjam-jam seperti kemarin (9/10). “Kadang juga kami tidak kebagian karena ada kuota tiap harinya seperti dibatasi khusus para petani. Kalau untuk kendaraan tidak, tetap dilayani,” ujarnya. Sementara Pengawas SPBU 54.672.08, Abdullah menyampaikan bahwa antrean kemarin (9/10) pagi itu terjadi karena stok solar habis. Sementara distribusi dari Pertamina mengalami keterlambatan. “Sering terlambat memang dari pihak Pertamina. Kadang sampai telat 2 hari,” kata warga Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo tersebut. Sementara terkait pembatasan, pria yang akrab dipanggil Dul ini tak banyak memberikan komentar. Ia mengatakan bahwa pelayanannya disesuaikan dengan surat keterangan yang dibawa oleh para petani. “Ya memang dibatasi untuk tong tiap harinya, sementara untuk kendaraan tidak,” ujarnya singkat. Manager Communication, Relations and CSR, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi menyampaikan bawha kejadian ini disebabkan adanya penyesuaian pola distribusi bahan bakar. “Ada penyesuaian pola distribusi. Saat ini rilisnya tengah kami siapkan,” pungkasnya.
Jawa Pos Radar Bromo
Region: ID
Friday 09 October 2026 11:28:56 GMT
Music
Download
Comments
OSOP :
salahnya di mna ?
2026-10-09 14:22:26
0
PENTOL DARDERDOR :
SAK PERTALITE KOSONG KABEH DARI SEDARUM SAMPAI PROLING KOTA KOSONG,.. MULAI TADI SIANG...
AJUR AJUR INDONESIA...
2026-10-09 13:43:42
71
icalajha87 :
ironis memang pom bensin tongas,pdhl dekat dengan polsek kurang lebih cuma 200 meter, tp tengkulak² melenggang lenggang membawah jurigen lewat d dpn polisi aman² saja.
2026-10-10 02:59:42
11
SHL :
negara kaya... tapi ngatur BBM susah kok GK ngaca sama negara tetangga.
2026-10-27 08:13:28
0
terno sontek .. :
tengkulak itu bukan petani
2026-10-09 15:24:37
2
driver gokil los gak rewel :
turunkan prabowo 😂
2026-10-10 04:15:03
0
Aby :
Biasa aja.
itu kan probolinggo barat...
bupatibe wong probolinggo timur.
jdi probolinggo barat gk kelihatan
2026-10-09 13:53:19
8
WINS 999 :
bang radar Bromo coba sampean naik dari Tongas ke Lumbang, itu yg makan solar tambang2 ilegal mulai sumberkramat dan purut Lumbang, coba sampean lihat di pinggir jalan enak itu meliputnya, berani ngak bang radar Bromo......
2026-10-10 12:11:55
7
Farel putra 22 :
Bukan petani itu kak .. untuk alat berat mungkin . masak petani ngambil tiap hari.
meresahkan itu
2026-10-10 12:22:10
1
Shophiie♡ :
kenapa hanya di SPBU tongas saja yg di tunjuk
SPBU Banjar sari loh sepi
coba misal di bagi
untuk menghindari antrian yg panjag
2026-10-14 09:57:47
1
anak bungsu :
begiyen pengepul iitu di jual lagi
2026-10-09 14:20:48
0
Rizan :
menuju Indonesia sejahtera 🤣
2026-10-09 16:17:10
1
mbahjujuk_ :
mau tanyak petani apa yang pakek solar?
2026-10-10 00:43:07
0
@L :
td aku beli di spbu tongas ini , 1 liter 20.000 petugas nya bilang di bali 100rb awas kenak blusukan mbk petugas spbu
2026-10-19 09:01:07
0
LebahTanVan :
bukan petani itu tapi para mafia kecil yg dijual ecer
2026-10-16 12:21:54
0
Agus m :
tambah parah
2026-10-09 13:20:36
0
faRiz,, :
sabar Konoha masih ngurusin ijazahnya pak jokowi sama mas gibran, [LOL Besar]
2026-10-09 13:53:54
1
LebahTanVan :
Jawa pos kurang piknik ,itu jerigen para mafia kecil pesanan tambang bos
2026-10-16 12:23:07
0
Bintang Motor jaya :
yang salah siapa...?
rakyat kah...?
pemerintah kah ..? yang membuat kebijakan Dari 1.pengurang kuota pengiriman.. 2 pembatasan pembelian dengan barkot, 3menghilangkan sedikit demi sedikit BBM bersubsidi
2026-10-12 11:29:17
0
PENCARI CAHAYA :
ini pemerintah maunya gimana apa mau tawuran sama masyarakat baru mau mikir pakai otak
2026-10-19 14:28:24
0
anak pakkades :
Gak ono kopdar panther tahun tuwek tah??
2026-10-21 16:50:31
0
Kak Paruk :
itu petani 😂. buat ngairi sawah. itu di kasih jatah berapa bulan 10 kali apa gitu aq lupa. dan ada surat ny. klo mau daftar. yaa harus bawa surat pajak sawah. nanti klo sawah ny dikit yaa dikasih dikit
2026-10-13 14:13:40
0
Roby esprada :
cukup satu periode saja q TDK akan pilih lagi presiden Prabowo 2029 rakyat tambah sengsarah
2026-10-14 15:42:13
0
Maery 14B :
tak pernah puas menyiksa rakyat kecil semua sudah di batasi tapi serba ga jelas program tak usah muluk2 cukup bbm di buat normal rakyat kecil jangan di korbankan program ambisius
2026-10-14 02:21:22
0
KOPI :
Astaghfirullah Semoga Segera Ada
2026-10-09 15:50:54
0
To see more videos from user @radarbromo_, please go to the Tikwm
homepage.