@alisonmonteirougc: Autumn dressing is back 🍂 #autumnstyle #autumn

AlisonMonteiroC
AlisonMonteiroC
Open In TikTok:
Region: FR
Friday 09 October 2026 11:36:43 GMT
173
19
2
0

Music

Download

Comments

catsofiagoncalves
Catarina :
Belíssima 😍
2026-10-09 13:22:03
1
franfranlagentill
Franfranlagentil :
❤️❤️❤️
2026-10-09 12:08:40
1
To see more videos from user @alisonmonteirougc, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Mengenal Masjid Hunto Sultan Amai di Gorontalo, Masjid Bersejarah dengan Kisah Mahar Sang Sultan Masjid Hunto Sultan Amai merupakan salah satu masjid bersejarah yang menjadi bagian penting dari perjalanan Islam di Gorontalo. Masjid ini dibangun pada 1495 oleh Sultan Amai, yang dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam perkembangan Islam di Gorontalo. Nama Hunto berasal dari kata Ilohuntungo, yang bermakna basis atau pusat perkumpulan dan penyebaran agama Islam pada masa itu. Masjid Hunto Sultan Amai terletak di Kelurahan Biawu, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Sejak berdiri ratusan tahun lalu, masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat Gorontalo. Dalam sejarah berdirinya Masjid Hunto Sultan Amai, Sultan Amai memiliki peran penting. Sultan Amai dikenal sebagai pemimpin Kerajaan Gorontalo yang memeluk Islam dan kemudian membangun masjid sebagai bagian dari perkembangan Islam di wilayah tersebut. Masjid ini kemudian menjadi salah satu tempat penting dalam perjalanan masyarakat Gorontalo untuk mengenal dan menjalankan ajaran Islam. Kisah Sultan Amai dan berdirinya masjid ini diwariskan dari generasi ke generasi. Jejak sejarah Masjid Hunto Sultan Amai juga dapat ditemukan melalui sejumlah peninggalan yang berada di kawasan masjid. Di antaranya terdapat mimbar, beduk, serta makam Sultan Amai dan Maulana Syekh Syarif Abdul Azis. Di kawasan masjid juga terdapat sebuah sumur tua yang sejak dahulu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di sekitarnya. Bangunan utama masjid telah mengalami beberapa kali pembenahan seiring berjalannya waktu. Meski demikian, upaya mempertahankan bentuk dan bagian-bagian bersejarahnya membuat Masjid Hunto tetap memiliki karakter yang kuat sebagai bangunan bersejarah. Meski menyimpan sejarah panjang, Masjid Hunto Sultan Amai bukan sekadar peninggalan masa lalu. Masjid ini masih digunakan untuk beribadah dan menyelenggarakan berbagai aktivitas keagamaan masyarakat. Di sinilah nilai sejarah dan kehidupan masyarakat bertemu. Bangunan yang telah berdiri selama berabad-abad ini tetap digunakan dan dirawat, sekaligus menjadi pengingat akan perjalanan panjang Islam dan kebudayaan masyarakat Gorontalo.
Mengenal Masjid Hunto Sultan Amai di Gorontalo, Masjid Bersejarah dengan Kisah Mahar Sang Sultan Masjid Hunto Sultan Amai merupakan salah satu masjid bersejarah yang menjadi bagian penting dari perjalanan Islam di Gorontalo. Masjid ini dibangun pada 1495 oleh Sultan Amai, yang dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam perkembangan Islam di Gorontalo. Nama Hunto berasal dari kata Ilohuntungo, yang bermakna basis atau pusat perkumpulan dan penyebaran agama Islam pada masa itu. Masjid Hunto Sultan Amai terletak di Kelurahan Biawu, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Sejak berdiri ratusan tahun lalu, masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat Gorontalo. Dalam sejarah berdirinya Masjid Hunto Sultan Amai, Sultan Amai memiliki peran penting. Sultan Amai dikenal sebagai pemimpin Kerajaan Gorontalo yang memeluk Islam dan kemudian membangun masjid sebagai bagian dari perkembangan Islam di wilayah tersebut. Masjid ini kemudian menjadi salah satu tempat penting dalam perjalanan masyarakat Gorontalo untuk mengenal dan menjalankan ajaran Islam. Kisah Sultan Amai dan berdirinya masjid ini diwariskan dari generasi ke generasi. Jejak sejarah Masjid Hunto Sultan Amai juga dapat ditemukan melalui sejumlah peninggalan yang berada di kawasan masjid. Di antaranya terdapat mimbar, beduk, serta makam Sultan Amai dan Maulana Syekh Syarif Abdul Azis. Di kawasan masjid juga terdapat sebuah sumur tua yang sejak dahulu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di sekitarnya. Bangunan utama masjid telah mengalami beberapa kali pembenahan seiring berjalannya waktu. Meski demikian, upaya mempertahankan bentuk dan bagian-bagian bersejarahnya membuat Masjid Hunto tetap memiliki karakter yang kuat sebagai bangunan bersejarah. Meski menyimpan sejarah panjang, Masjid Hunto Sultan Amai bukan sekadar peninggalan masa lalu. Masjid ini masih digunakan untuk beribadah dan menyelenggarakan berbagai aktivitas keagamaan masyarakat. Di sinilah nilai sejarah dan kehidupan masyarakat bertemu. Bangunan yang telah berdiri selama berabad-abad ini tetap digunakan dan dirawat, sekaligus menjadi pengingat akan perjalanan panjang Islam dan kebudayaan masyarakat Gorontalo.

About