@nisawati26_0:

Nissa ||Sagala Aya
Nissa ||Sagala Aya
Open In TikTok:
Region: ID
Friday 09 October 2026 13:35:12 GMT
15
1
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @nisawati26_0, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pengamat kebijakan publik dan Ekonom Center of Economic and Law Studies atau Celios, Gusti Raganata, menilai penghentian sementara operasional Refuse Derived Fuel atau RD Rorotan menjadi langkah paling rasional merespons keluhan bau dari warga sekitar. Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara di Radio 91,2 FM Pro 1 RRI Jakarta pada Senin, 2 Februari 2026, menaggapi polemik operasional yang kembali mencuat setelah warga sekitar mengancam menggugat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta karena persoalan bau dan dampak lingkungan.  Gusti Raganata bilang potensi gugatan warga memang terbuka, namun proses hukumnya tidak mudah. “Warga harus membuktikan dampak kesehatan yang serius, sementara pemerintah mengklaim sudah menanggung biaya pengobatan,” ujar Gusti. Ia menjelaskan, secara ekonomi fasilitas RDF Rorotan tidak dirancang sebagai proyek pencetak keuntungan, melainkan solusi pengelolaan sampah Jakarta. Harga jual bahan bakar hasil olahan sampah itu dinilai rendah sehingga fungsi utamanya tetap pada pengurangan timbunan sampah perkotaan, bukan keuntungan finansial. Gusti menilai opsi paling rasional saat ini adalah penghentian operasional sementara disertai evaluasi teknis menyeluruh. “Keputusan politik gubernur untuk menghentikan sementara harus dijalankan serius, termasuk perbaikan armada agar tidak ada kebocoran air lindi,” ucapnya. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo sebelumnya menegaskan RDF Rorotan tidak mungkin ditutup permanen karena kebutuhan pengelolaan sampah Jakarta masih bergantung pada fasilitas tersebut. Ia menyebut sumber utama bau berasal dari armada pengangkut sampah lama yang bocor, sehingga pemerintah melakukan pengadaan truk compactor tertutup. Selain itu, dia juga meminta agar RDF Rorotan berhenti beroperasi untuk sementara. “Mudah-mudahan, ini akan bisa mengatasi persoalan transportasi sampah yang ada di Rorotan ini,” kata Pramono dilansir Antaranews. #RRIJakarta #JPI #RDF #Rorotan
Pengamat kebijakan publik dan Ekonom Center of Economic and Law Studies atau Celios, Gusti Raganata, menilai penghentian sementara operasional Refuse Derived Fuel atau RD Rorotan menjadi langkah paling rasional merespons keluhan bau dari warga sekitar. Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara di Radio 91,2 FM Pro 1 RRI Jakarta pada Senin, 2 Februari 2026, menaggapi polemik operasional yang kembali mencuat setelah warga sekitar mengancam menggugat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta karena persoalan bau dan dampak lingkungan. Gusti Raganata bilang potensi gugatan warga memang terbuka, namun proses hukumnya tidak mudah. “Warga harus membuktikan dampak kesehatan yang serius, sementara pemerintah mengklaim sudah menanggung biaya pengobatan,” ujar Gusti. Ia menjelaskan, secara ekonomi fasilitas RDF Rorotan tidak dirancang sebagai proyek pencetak keuntungan, melainkan solusi pengelolaan sampah Jakarta. Harga jual bahan bakar hasil olahan sampah itu dinilai rendah sehingga fungsi utamanya tetap pada pengurangan timbunan sampah perkotaan, bukan keuntungan finansial. Gusti menilai opsi paling rasional saat ini adalah penghentian operasional sementara disertai evaluasi teknis menyeluruh. “Keputusan politik gubernur untuk menghentikan sementara harus dijalankan serius, termasuk perbaikan armada agar tidak ada kebocoran air lindi,” ucapnya. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo sebelumnya menegaskan RDF Rorotan tidak mungkin ditutup permanen karena kebutuhan pengelolaan sampah Jakarta masih bergantung pada fasilitas tersebut. Ia menyebut sumber utama bau berasal dari armada pengangkut sampah lama yang bocor, sehingga pemerintah melakukan pengadaan truk compactor tertutup. Selain itu, dia juga meminta agar RDF Rorotan berhenti beroperasi untuk sementara. “Mudah-mudahan, ini akan bisa mengatasi persoalan transportasi sampah yang ada di Rorotan ini,” kata Pramono dilansir Antaranews. #RRIJakarta #JPI #RDF #Rorotan

About