@med_uchiha: Goku vs Jiren🔥 | Centuries | #dragonball #db #dragonballsuper #animefyp #editanime

Med_Uchiha
Med_Uchiha
Open In TikTok:
Region: MA
Friday 09 October 2026 21:15:12 GMT
17482
2506
14
131

Music

Download

Comments

josealejandromora84
RONALDO :
Como se llama la cancion
2026-10-09 23:05:43
6
marlenitapia03
Gabriel :
y el Remake en el futuro uffff
2026-10-09 22:14:35
11
lus2858
Luís🙏 :
2026-10-10 00:36:44
2
elitheking52
eilkanimefan :
first
2026-10-09 21:18:11
1
brandoncruz32
Elías⚽ :
faltan pocos días
2026-10-10 01:37:22
0
nazil.fakeermaham
Nazil Fakeermahamood :
😂
2026-10-10 03:25:57
0
miguelcamargosilv3
Miguel Camargo Silva :
caramba
2026-10-09 23:11:55
0
aleksimowzi
AlexD :
2026-10-09 21:36:20
0
reconhecimento0_0
𝒮𝒶ℊ𝒶𝓏 😶‍🌫️ :
2026-10-10 01:31:34
0
ruth.castillo16
Ruth Castillo :
2026-10-09 22:16:50
0
imran.ait.elmoude
Imran Ait Elmouden :
2026-10-09 21:35:26
0
nazil.fakeermaham
Nazil Fakeermahamood :
🌍😂
2026-10-10 03:26:19
0
To see more videos from user @med_uchiha, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


"The Jessica Case" (22 Januari 1982) adalah misi penyelamatan medis darurat internasional yang legendaris, di mana sebuah jet tempur Lockheed F-104G Starfighter milik Angkatan Udara Jerman Barat (Luftwaffe) dikerahkan menembus badai es ekstrem demi mengantarkan obat untuk menyelamatkan nyawa anak perempuan berusia 3 tahun bernama Jessica di Sardinia, Italia. Situasi Kritis (24 Jam Terakhir): Jessica terbaring koma di rumah sakit Cagliari, Sardinia, karena infeksi virus mematikan. Dokter menyatakan ia hanya punya waktu kurang dari 24 jam untuk hidup. Satu-satunya harapan adalah obat antivirus eksperimental yang hanya ada di pabriknya di Munich, Jerman. Eropa Lumpuh Total: Dokter Jessica menghubungi perwakilan Luftwaffe di pangkalan multinasional Decimomannu, Sardinia. Namun, malam itu Jerman sedang dihantam badai salju dan es ekstrem (freezing rain) dengan suhu mencapai -23°C. Semua penerbangan sipil dibatalkan, helikopter tidak bisa terbang karena baling-baling membeku, dan kereta berhenti beroperasi. Estafet Darurat di Darat: Petugas piket militer Jerman mengambil tanggung jawab pribadi untuk menjalankan misi. Polisi Munich bergegas menjemput manajer pabrik obat dari sebuah teater, mengambil obat tersebut, dan membawanya sejauh 130 km menembus jalanan bersalju yang membeku ke Pangkalan Udara Memmingen. Penerbangan "Rescue One": Dengan izin diplomatik kilat dari Austria untuk melintasi wilayah udaranya, jet tempur F-104G Starfighter bersiap lepas landas dengan seruan kode “Rescue One”. Karena landasan pacu Memmingen membeku parah, petugas hanya bisa membersihkan satu lajur sempit agar jet tersebut bisa ditarik langsung ke posisi take-off. Melesat Menggunakan "Widowmaker": Letnan Dua (Oberleutnant) Jürgen Gundling mengajukan diri sebagai pilot. Obat-obatan tersebut ditaruh langsung di dalam kokpit bersamanya. Jet F-104 Starfighter—yang terkenal sangat sulit diterbangkan hingga dijuluki "The Widowmaker" (Pencetak Janda) karena tingginya angka kecelakaan—terbang membelah badai stratosfer pada pukul 01:50 dini hari. Pendaratan Buta Berbantu Lampu Mobil: Setelah terbang selama sekitar satu jam dengan kecepatan supersonik, Gundling tiba di Sardinia. Masalah baru muncul: hujan deras di Sardinia merusak sistem lampu landasan pacu Pangkalan Decimomannu. Dalam kondisi gelap gulita dan awan rendah, sang kapten pangkalan memerintahkan seluruh personel menyalakan lampu depan puluhan mobil militer dan sipil di sepanjang tepi landasan untuk memandu radar pendaratan darurat jet tersebut. Gundling berhasil mendarat dengan selamat sekitar pukul 03:00 dini hari. Obat tersebut langsung diserahkan kepada pasukan kepolisian Italia (Carabinieri) yang telah bersiap dengan kendaraan taktis untuk melesat ke rumah sakit. Obat tiba tepat waktu, Jessica berhasil disembuhkan dan selamat. Lebih dari 1.000 orang terlibat secara langsung dan tidak langsung dalam malam dramatis tersebut tanpa memikirkan birokrasi maupun biaya demi menyelamatkan satu nyawa. #f104#military#germany#savior#edit

About