@loufapro53: Passion ❤️‍🔥 🐔

Fallou faye
Fallou faye
Open In TikTok:
Region: SN
Saturday 10 October 2026 00:07:54 GMT
239
53
2
1

Music

Download

Comments

bayekara55
baye kara🎊 :
🥰🥰🥰
2026-10-10 01:03:45
0
sanoufaye012
user7250612283199 :
🥰🥰🥰
2026-10-14 13:48:54
0
To see more videos from user @loufapro53, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Estrogen itself isn't bad, but when it's too high, too low, or unbalanced compared to progesterone, it causes a storm of symptoms and most women don't connect them to hormones. They think it's just normal life. *When estrogen is unbalanced, you can get:* Heavy or irregular periods, severe PMS, breast tenderness, mood swings, anxiety, crying for no reason, bloating, weight gain on hips and thighs, headaches before periods, trouble sleeping, hair thinning, and low libido. This happens because estrogen controls way more than periods. It affects your brain chemicals like serotonin, your thyroid, your insulin, and your inflammation levels. This is where *Boron, Vitamin D, and Zinc* come in, and why women often feel better on them: *1. Boron:* Boron is a trace mineral that helps your body metabolize estrogen correctly. It helps remove excess estrogen and also helps your body absorb magnesium and vitamin D better. Even 3mg daily has shown to balance estrogen and testosterone. *2. Vitamin D:* Vitamin D acts like a hormone itself. Low Vitamin D makes your ovaries produce irregular estrogen and increases PMS, mood swings, and painful periods. Correcting it calms inflammation and helps estrogen work properly. *3. Zinc:* Zinc controls the enzyme aromatase that makes estrogen. Low zinc = more estrogen dominance, more PMS, more acne, and poor progesterone production. Zinc also helps you make progesterone, which balances estrogen. So it's not just estrogen causing problems, it's a deficiency of the helpers that keep it in balance. If you have these symptoms, get your Vitamin D, zinc, and hormone levels checked and talk to your doctor before starting supplements regularly. #hairfall #pms #menopause #insomnia
Estrogen itself isn't bad, but when it's too high, too low, or unbalanced compared to progesterone, it causes a storm of symptoms and most women don't connect them to hormones. They think it's just normal life. *When estrogen is unbalanced, you can get:* Heavy or irregular periods, severe PMS, breast tenderness, mood swings, anxiety, crying for no reason, bloating, weight gain on hips and thighs, headaches before periods, trouble sleeping, hair thinning, and low libido. This happens because estrogen controls way more than periods. It affects your brain chemicals like serotonin, your thyroid, your insulin, and your inflammation levels. This is where *Boron, Vitamin D, and Zinc* come in, and why women often feel better on them: *1. Boron:* Boron is a trace mineral that helps your body metabolize estrogen correctly. It helps remove excess estrogen and also helps your body absorb magnesium and vitamin D better. Even 3mg daily has shown to balance estrogen and testosterone. *2. Vitamin D:* Vitamin D acts like a hormone itself. Low Vitamin D makes your ovaries produce irregular estrogen and increases PMS, mood swings, and painful periods. Correcting it calms inflammation and helps estrogen work properly. *3. Zinc:* Zinc controls the enzyme aromatase that makes estrogen. Low zinc = more estrogen dominance, more PMS, more acne, and poor progesterone production. Zinc also helps you make progesterone, which balances estrogen. So it's not just estrogen causing problems, it's a deficiency of the helpers that keep it in balance. If you have these symptoms, get your Vitamin D, zinc, and hormone levels checked and talk to your doctor before starting supplements regularly. #hairfall #pms #menopause #insomnia
Putra, pria berusia 30 tahun, mengalami kejadian yang bermula dari kesibukan kerja hingga larut malam, sampai makan malam terlewat begitu saja. Entah karena kelelahan atau terlalu fokus menyelesaikan pekerjaan, ia langsung tidur dalam kondisi perut benar-benar kosong sejak sore hari. Paginya, begitu bangun tidur, muncul rasa sakit hebat di perut yang datang tiba-tiba. Berbeda dari rasa lapar biasa, nyerinya terasa tajam dan terus-menerus, sampai akhirnya ia harus dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Setelah diperiksa, hasilnya cukup mengejutkan. Dokter menemukan bahwa perut kosong semalaman penuh tanpa asupan apa pun telah memicu iritasi cukup serius pada dinding lambung Putra, bahkan mengarah pada gejala awal tukak lambung yang sebelumnya tidak pernah ia sadari. Menurut penjelasan medis, saat perut kosong dalam waktu yang sangat lama, lambung tetap memproduksi asam seperti biasa meski tidak ada makanan yang perlu dicerna. Asam ini kemudian menumpuk dan mulai mengiritasi dinding lambung yang tidak terlindungi lapisan makanan, apalagi bila dibiarkan dalam rentang waktu panjang seperti dari malam hingga pagi. Kondisi ini diperparah oleh posisi tubuh saat tidur. Saat berbaring dalam waktu lama dengan perut kosong, asam lambung yang sudah mengiritasi dinding lambung bisa lebih mudah naik ke kerongkongan, memicu rasa nyeri yang semakin terasa begitu bangun tidur. Kebiasaan melewatkan makan malam karena lupa atau kesibukan sering dianggap hal sepele yang sesekali wajar terjadi. Padahal, perut kosong dalam waktu sangat panjang, apalagi tanpa jeda hingga keesokan paginya, bisa memberi tekanan besar pada lambung dalam satu waktu, berbeda dengan telat makan dalam hitungan jam yang lebih umum terjadi. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai selain nyeri hebat saat bangun tidur antara lain mual yang menyertai rasa sakit, perut terasa kram atau melilit, tubuh lemas karena kekurangan asupan terlalu lama, serta rasa sakit yang tidak kunjung reda meski sudah mencoba makan. Kini Putra lebih memperhatikan jadwal makannya, apalagi saat harus lembur. Kejadian ini jadi pengingat bahwa melewatkan makan malam, sekali pun terasa sepele, bisa berdampak jauh lebih serius dari yang dibayangkan. Bagikan ke orang terdekatmu yang sering lupa makan malam karena kesibukan kerja. Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan diagnosis atau saran tenaga medis profesional. #kesehatan #kesehatanindonesia #infokesehatan #edukasikesehatan #tipssehat
Putra, pria berusia 30 tahun, mengalami kejadian yang bermula dari kesibukan kerja hingga larut malam, sampai makan malam terlewat begitu saja. Entah karena kelelahan atau terlalu fokus menyelesaikan pekerjaan, ia langsung tidur dalam kondisi perut benar-benar kosong sejak sore hari. Paginya, begitu bangun tidur, muncul rasa sakit hebat di perut yang datang tiba-tiba. Berbeda dari rasa lapar biasa, nyerinya terasa tajam dan terus-menerus, sampai akhirnya ia harus dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Setelah diperiksa, hasilnya cukup mengejutkan. Dokter menemukan bahwa perut kosong semalaman penuh tanpa asupan apa pun telah memicu iritasi cukup serius pada dinding lambung Putra, bahkan mengarah pada gejala awal tukak lambung yang sebelumnya tidak pernah ia sadari. Menurut penjelasan medis, saat perut kosong dalam waktu yang sangat lama, lambung tetap memproduksi asam seperti biasa meski tidak ada makanan yang perlu dicerna. Asam ini kemudian menumpuk dan mulai mengiritasi dinding lambung yang tidak terlindungi lapisan makanan, apalagi bila dibiarkan dalam rentang waktu panjang seperti dari malam hingga pagi. Kondisi ini diperparah oleh posisi tubuh saat tidur. Saat berbaring dalam waktu lama dengan perut kosong, asam lambung yang sudah mengiritasi dinding lambung bisa lebih mudah naik ke kerongkongan, memicu rasa nyeri yang semakin terasa begitu bangun tidur. Kebiasaan melewatkan makan malam karena lupa atau kesibukan sering dianggap hal sepele yang sesekali wajar terjadi. Padahal, perut kosong dalam waktu sangat panjang, apalagi tanpa jeda hingga keesokan paginya, bisa memberi tekanan besar pada lambung dalam satu waktu, berbeda dengan telat makan dalam hitungan jam yang lebih umum terjadi. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai selain nyeri hebat saat bangun tidur antara lain mual yang menyertai rasa sakit, perut terasa kram atau melilit, tubuh lemas karena kekurangan asupan terlalu lama, serta rasa sakit yang tidak kunjung reda meski sudah mencoba makan. Kini Putra lebih memperhatikan jadwal makannya, apalagi saat harus lembur. Kejadian ini jadi pengingat bahwa melewatkan makan malam, sekali pun terasa sepele, bisa berdampak jauh lebih serius dari yang dibayangkan. Bagikan ke orang terdekatmu yang sering lupa makan malam karena kesibukan kerja. Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan diagnosis atau saran tenaga medis profesional. #kesehatan #kesehatanindonesia #infokesehatan #edukasikesehatan #tipssehat

About