@dermuslim_: Fast jede Religion behauptet, den wahren Weg in den Himmel zu zeigen. Im Islam sind der Glaube an den einen Gott (Allah) und das Glaubensbekenntnis zentral. Im Christentum stehen der Glaube an Jesus, seinen Opfertod und seine Auferstehung sowie in vielen Kirchen die Taufe im Mittelpunkt. Doch wie findet man heraus, welcher Weg der Wahrheit entspricht? Man muss vergleichen und prüfen, wer die besseren Argumente hat.

Der Muslim
Der Muslim
Open In TikTok:
Region: DE
Saturday 10 October 2026 04:35:01 GMT
26282
625
38
35

Music

Download

Comments

mond_280
Mond_2805💚 :
Bester Mann wallah 😭😂Allahumma barik
2026-10-10 11:59:35
17
daniel.langendorf
Daniel Langendorf :
...wir leben im Paradies ,nur wurde Kapitalismus draus gemacht
2026-10-12 03:17:05
1
aab3q
aab3q :
Ach Leute auch im Christentum: Nur Katholiken kommen ins Paradise, Evangelist sagt nur evangelist kommt in s paradise
2026-10-10 06:02:58
8
vivien.marteddu
Vivien 0408 :
Pierre Vogel ist leider sehr verwirrt 🤨
2026-10-10 19:09:19
6
techie9431
Techie :
Es ist unbegreiflich wie Leute einfach vor 1000 Jahren hängen Geblieben sind 🤦‍♂️
2026-10-10 07:15:56
2
karl.konen
karl konen :
Paradies ist reine Menschenerfindung zum verarschen
2026-10-10 14:36:28
1
bettinabader5
Tinchen :
Nein das stimmt nicht, Lüge.
2026-10-10 08:52:04
1
andistoppa2506
AndiStoppa2506 :
Es gibt keinen Zwang ihm glauben, wurde abrogiert durch Sure 9 vers 5 und Sure 9vers 29.
2026-10-12 10:12:14
0
.samo15
Samo :
Pirre Vogel beste Mann ❤❤❤❤❤
2026-10-12 08:49:09
0
max24851
Dominik :
🤣🤣
2026-10-10 11:42:57
1
nukteintereson2
user9539054921162 :
[Rotes Herz][Rotes Herz][Rotes Herz]
2026-10-10 05:42:07
0
aliendqk83n
aliendqk83n :
Der Islam ist die gefährlichste Sekte der Welt.
2026-10-10 11:29:03
5
madmelle49
Andreas M. :
700 Jahre zu spät kommen und die Heiligkeit für sich zu fordern ist schon dreist. Wir treffen uns alle in der Hölle.😜
2026-10-11 00:14:09
0
To see more videos from user @dermuslim_, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Panglima TNI Bersama Kalemdiklat Polri Pimpin Wisuda 1.944 Taruna TNI-Polri (Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. bersama Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. bertindak selaku Inspektur Upacara memimpin Wisuda Prajurit Taruna Akademi TNI dan Bhayangkara Taruna Akademi Kepolisian (Prabhatar) Tahun 2026 di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (8/10/2026). Kegiatan ini turut dihadiri oleh para Kepala Staf Angkatan, Kasum TNI dan pejabat utama TNI-Polri. Sebanyak 1.944 Taruna, terdiri dari 1.595 Taruna Akademi TNI dan 349 Bhayangkara Taruna Akpol, mengikuti wisuda setelah menyelesaikan Pendidikan Dasar Keprajuritan selama dua bulan di Resimen Chandradimuka Akademi TNI, Magelang. Dalam amanatnya, Panglima TNI menegaskan bahwa ancaman semakin kompleks, mulai dari konflik bersenjata, serangan siber, disinformasi, kejahatan lintas negara hingga bencana alam. “Kondisi tersebut membutuhkan generasi TNI dan Polri yang adaptif, menguasai teknologi, serta mampu bergerak cepat dan terpadu. Pendidikan integratif inilah yang menjadi fondasi untuk membangun kemampuan tersebut sejak dini,” tegas Jenderal TNI Agus Subiyanto. Panglima TNI juga menekankan pentingnya Pendidikan Dasar Integratif dalam membentuk karakter dan kepemimpinan para taruna. “Pendidikan Dasar Integratif tidak hanya membentuk fisik dan keterampilan, tetapi juga cara berpikir, sikap, dan karakter sebagai calon pemimpin,” ujarnya. Pendidikan integratif TNI-Polri menjadi fondasi dalam memperkuat soliditas dan sinergitas, sekaligus menyiapkan generasi penerus yang profesional, berkarakter, adaptif, serta siap menjaga kedaulatan, keamanan, dan keselamatan bangsa dan negara. ‎#tniprima ‎#tnirakyat ‎#indonesiaberdaulat
Panglima TNI Bersama Kalemdiklat Polri Pimpin Wisuda 1.944 Taruna TNI-Polri (Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. bersama Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. bertindak selaku Inspektur Upacara memimpin Wisuda Prajurit Taruna Akademi TNI dan Bhayangkara Taruna Akademi Kepolisian (Prabhatar) Tahun 2026 di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (8/10/2026). Kegiatan ini turut dihadiri oleh para Kepala Staf Angkatan, Kasum TNI dan pejabat utama TNI-Polri. Sebanyak 1.944 Taruna, terdiri dari 1.595 Taruna Akademi TNI dan 349 Bhayangkara Taruna Akpol, mengikuti wisuda setelah menyelesaikan Pendidikan Dasar Keprajuritan selama dua bulan di Resimen Chandradimuka Akademi TNI, Magelang. Dalam amanatnya, Panglima TNI menegaskan bahwa ancaman semakin kompleks, mulai dari konflik bersenjata, serangan siber, disinformasi, kejahatan lintas negara hingga bencana alam. “Kondisi tersebut membutuhkan generasi TNI dan Polri yang adaptif, menguasai teknologi, serta mampu bergerak cepat dan terpadu. Pendidikan integratif inilah yang menjadi fondasi untuk membangun kemampuan tersebut sejak dini,” tegas Jenderal TNI Agus Subiyanto. Panglima TNI juga menekankan pentingnya Pendidikan Dasar Integratif dalam membentuk karakter dan kepemimpinan para taruna. “Pendidikan Dasar Integratif tidak hanya membentuk fisik dan keterampilan, tetapi juga cara berpikir, sikap, dan karakter sebagai calon pemimpin,” ujarnya. Pendidikan integratif TNI-Polri menjadi fondasi dalam memperkuat soliditas dan sinergitas, sekaligus menyiapkan generasi penerus yang profesional, berkarakter, adaptif, serta siap menjaga kedaulatan, keamanan, dan keselamatan bangsa dan negara. ‎#tniprima ‎#tnirakyat ‎#indonesiaberdaulat

About