@tribunnews: Tangis Siti Nurhayati pecah saat mengingat kembali video penyiksaan yang dialami anaknya, Ilyas Salahuddin, salah satu anak buah kapal (ABK) KM Maulana 23. Siti tak kuasa menahan rasa sakit hati setelah melihat anaknya mendapat perlakuan tak terpuji di atas kapal cumi tersebut. Dalam video itu, Ilyas terlihat dimasukkan ke dalam gentong berisi air, kemudian kepala dan tubuhnya dicelupkan berulang kali. Ia juga terlihat diinjak dan dianiaya oleh orang-orang yang berada di atas kapal. Siti mengaku awalnya tidak mengetahui bahwa sosok dalam video tersebut adalah anaknya karena rekaman yang pertama kali diterimanya dari keponakan dalam kondisi buram. Namun, saat datang ke kantor polisi dan diperlihatkan video yang lebih jelas, Siti langsung mengenali anaknya. "Saya lihat mereka berdua, itu saya kenal, itu anak saya! Kok mukanya seperti itu, saya bilang gitu. Ya Allah!," kata Siti, dikutip Senin (5/10/2026). Siti kemudian melihat rekaman ketika Ilyas dicelupkan kepala dan tubuhnya ke dalam air berulang kali. Ia mengaku sangat terpukul melihat anaknya diperlakukan seperti itu dan mempertanyakan bagaimana ada orang yang tega melakukan hal tersebut. "Pas saya buka, baru kejadian anak saya dicelupin kepalanya, badannya gitu, berulang-ulang kali. Saya sakit sekali hatinya sampai, ya Allah ya Rabbi, ada orang seperti itu yang tega," ujarnya. Terkini, Siti sudah bisa berkomunikasi dengan Ilyas pada Minggu (4/10/2026). Dalam percakapan tersebut, Siti menanyakan kondisi kesehatan anaknya setelah menjalani perawatan di Kepulauan Aru. Ilyas mengatakan kondisinya mulai membaik, tetapi masih merasakan sakit di sejumlah bagian tubuh. Ia mengeluhkan seluruh badan masih terasa sakit, telinga kirinya tidak bisa mendengar, serta masih merasakan sakit pada bagian perut dan kaki. Siti kemudian meminta anaknya tetap menjalani pengobatan dan berharap kondisinya segera pulih. Sebelumnya, Siti sempat menerima informasi dari pihak kapal bahwa Ilyas mengalami sakit beri-beri. Ia kemudian mengetahui kondisi sebenarnya setelah polisi mendalami keberadaan Ilyas dan para ABK lainnya. Kasus dugaan penyiksaan tersebut mencuat setelah video kekerasan terhadap ABK KM Maulana 23 viral di media sosial. KM Maulana 23 membawa 28 ABK dan berangkat dari kawasan Muara Baru, Jakarta Utara, menuju wilayah Laut Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku. Dari 28 ABK tersebut, empat orang diindikasikan menjadi korban dugaan penyiksaan, yakni Ilyas Salahuddin, Oktavian Magreza, Johan Saputra, dan Syawal Suswono. Berdasarkan pemeriksaan KKP, dugaan kekerasan berkaitan dengan target tangkapan cumi minimal dua kilogram dalam satu malam. Wakil nakhoda diduga merupakan otak penyiksaan dengan melakukan pemukulan terhadap ABK ketika target tangkapan tersebut tidak tercapai. Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri mengatakan kondisi keempat korban saat ini dalam proses pemulihan. Polisi juga akan menangani dua dugaan tindak pidana dalam kasus tersebut, yakni penganiayaan dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Penyidik Polres Pelabuhan Tanjung Priok dijadwalkan berangkat ke Kepulauan Aru untuk melakukan pemeriksaan awal dan berkoordinasi dengan Polres Kepulauan Aru. Setelah kondisi korban membaik dan proses pemeriksaan selesai, polisi akan memfokuskan upaya untuk memulangkan keempat korban ke Jakarta.

Tribunnews
Tribunnews
Open In TikTok:
Region: ID
Saturday 10 October 2026 10:35:11 GMT
234653
4362
212
112

Music

Download

Comments

bunda.rita123
#Bunda Rita@123 :
Ya Allah...segera tangkap semua pelakunya.
2026-10-10 11:15:36
60
harini7338
Harini :
hukum yg berat pelakunya biar g ada lg perlakuan seperti itu lg
2026-10-10 10:55:13
178
asmarayanti77
Asmarayanti :
makan apa org yg nyiksa ini,smpe mati nuraninya....dan ini sdh merebak ,sdh bnyk kita dengar pembullyan bgni,smg anak cucu kita tdk pernah menjadi pelaku ataupun korban seperti ini...
2026-10-10 11:10:15
85
salim.munir1
Salim Munir :
Ujian kapolri...mampu tidak.bongkar kasus ini
2026-10-10 11:36:47
27
user3810994436784
rusi :
semoga pelakunya segera d tangkap dan hukum seberat beratnya
2026-10-10 11:34:24
8
d2balitour
D2 Bali Tour :
Jangan beri ampun pelaku, hukum seberat berat nya!!
2026-10-10 10:45:25
76
supernayer009
superDRY009 :
sudah bukan lagi rahasia umun hampir semua ABK kapal cumi di perlakukan seperti hewan .. ingat !!! TEKONG,KAPTEN dan ABK lainnya nya itu periksa semua pasti sudah banyak korban seblumnya
2026-10-10 11:44:44
10
siti.setyowati58
Siti Setyowati :
kapal asing kah yg diikuti kerja ..kawal sampai dipenjara pelakunya
2026-10-10 11:26:29
7
bagunapatilima
Baguna Patilimabag :
ya Allah kasiang bangat
2026-10-10 11:01:43
11
mia.nabil
nana :
pasti banyak kejadian di kapal² lain tapi tidak terekspos
2026-10-10 11:41:43
7
ruang.kosong404
Ruang Kosong :
stop membeli cumi
2026-10-10 11:27:38
1
meldaharani
Mama Asyifa,hafizza :
ya Allah 😭, sembuh kan anak ibu ini🤲. Hukum seberat-berat nya para pelaku!.
2026-10-10 11:10:55
9
agus.febrianto4
Agus Febrianto :
segera tangkap pelakunya dan cabut izin kapal nya,jangan sampai terulang terus bahkan tetangga saya ada yg meninggal dan dibuang ke laut.
2026-10-10 11:30:52
8
goresan_tinta06
goresan tinta :
hukum seberat-beratnya para pelaku kejahatan
2026-10-10 10:50:06
9
krstant1
K :
tangkap ya pa semua pelakunya masukin ke penjara
2026-10-10 11:28:16
2
user46153054954776
merry :
ya allah y robb semoga para pelaku di hukum se berat2 nya
2026-10-10 11:12:19
4
emoy4942
ibu moy/emoy :
astagfirullahal ajiim... kuserahkan hal ini pdMU yaa allah,, sehatkan yg terjolimi... berikan hukumanMU pd sipenjahat tsb
2026-10-10 11:25:08
10
nurmala651808
@AinuR1605 :
karena apa itu dipukulin gitu
2026-10-10 11:37:52
1
dendy48462
drey :
Tangkap dan hukum yg berat para pelaku.
2026-10-10 11:25:04
10
ifansoki3
Ikhwan..... :
dehh
2026-10-10 11:10:36
1
enin.arsy
Zr. ENIN ARSY :
yaAllah smoga stelah ini sehat slalu bnyak rejekinya ya,dan para pelaku smoga dihukum se berat2 nya
2026-10-10 11:22:56
2
harry.usman
Harry Usman :
penganiayaan yg sangat menyiksa hukum se berat2x & denda jufa
2026-10-10 11:02:51
3
waff998
waff :
y Allah. dia ga berguna di matamu tp dia harapan buat orang tuanya... jangan gitu lah yang nyiksa ko tega bgt
2026-10-10 11:25:02
3
user5155807712992
sambo :
semoga UU nya d rubah u penyiksaan berat bgini JD hukuman seumur hidup atau hukuman mati,dah kaya gaya PKI saja tuh pelakunya
2026-10-10 11:22:48
2
hantu2432
Kurang Ngangkang :
yang sabar ya ibu,, semoga anak nya baik2 aja
2026-10-10 11:05:09
2
To see more videos from user @tribunnews, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About