@antonio..santos.of: gente agora eu riquei 😎 #riquei

reciclagem dia a dia
reciclagem dia a dia
Open In TikTok:
Region: BR
Saturday 10 October 2026 11:17:32 GMT
8871
136
4
1

Music

Download

Comments

felix.joao.flix
felix.Joao Félix :
13
2026-10-10 12:14:54
1
isabel.do.carmo21
Isabel do Carmo :
[Reza][Reza][Reza]
2026-10-10 13:00:07
0
ritanunes2020
user7627535538196 :
[Grande LOL][Grande LOL][Grande LOL]
2026-10-10 11:56:03
0
aparecidamacedoni
Aparecida Macedo Nic :
😁😁😁
2026-10-10 22:27:32
0
To see more videos from user @antonio..santos.of, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Tuduhan kalau Islam melarang perempuan pakai parfum itu keliru karena memotong hadisnya. Hadis lengkapnya berbunyi
Tuduhan kalau Islam melarang perempuan pakai parfum itu keliru karena memotong hadisnya. Hadis lengkapnya berbunyi "wanita mana saja yang memakai wewangian lalu keluar dan melewati suatu kaum supaya tercium wanginya maka ia seperti pezina" HR Abu Dawud 4173 dan "setiap mata yang melihatnya dengan syahwat juga pezina" HR Tirmidzi 2786. Jadi dalam satu kalimat yang sama Nabi menyalahkan dua-duanya, bukan cuma perempuannya. Yang laki2 yang sengaja menikmati dan jelalatan juga disebut pezina matanya. Ini tafsir mubadalah dari Syekhah Dr. Siti Musdah Mulia dan Nyai Hj. Badriyah Fayumi, bahwa fitnah itu dua arah. Konteksnya juga bukan melarang wangi secara mutlak. Illat larangannya adalah "li yajidu rihaha" yaitu ketika niatnya memang untuk menggoda dan memancing syahwat di ruang publik dengan wangi yang menyengat. Karena itu para perawi hadisnya sendiri seperti An-Nasa'i dan Al-Baihaqi memberi judul babnya bab makruh, bukan bab haram. Buktinya istri Nabi sendiri memakai misik saat ihram dan Nabi tidak melarangnya. Aisyah memakai parfum untuk nabi sebelum ihram. Yang paling sering dipakai untuk menyerang perempuan ke masjid adalah hadis "Perempuan mana saja yang memakai parfum kemudian keluar ke masjid, maka shalatnya tidak diterima sampai ia mandi seperti mandi junub" HR Ahmad 444. Maksudnya shalatnya tetap sah tapi pahalanya kurang karena mengganggu jamaah lain, sama seperti larangan makan bawang sebelum ke masjid HR Muslim. Mandi seperti junub itu kiasan untuk bersih total, bukan berarti parfumnya najis atau perempuannya najis. Yang disuruh mandi total sampai hilang itu yang pakai parfumnya mengganggu, contoh 20x semprotan yang nyengat satu masjid. Illat keamanan. Redaksi zaman dulu memang mutlak dan keras karena konteksnya zaman dulu jalanan ke masjid gelap gulita, tidak ada lampu, tidak ada CCTV, perempuan jalan sendirian. Perempuan yang wangi menyengat malam2 rawan diikuti. Maka Nabi pakai bahasa mutlak untuk melindungi perempuan, bukan untuk menghukum. Ini yang dijelaskan Nyai Badriyah Fayumi sebagai perlindungan, bukan penindasan. Kaidah fikihnya "Al-hukmu yaduru ma'a illatihi" hukum ikut illatnya. Kalau illat bahayanya sudah hilang karena sekarang masjid sudah terang dan aman, maka yang tersisa hanya larangan wangi menyengat yang mengganggu. Yang lembut seperti deodoran dan lotion tetap boleh bahkan sunnah sesuai "pakailah hiasan indahmu di setiap masjid" Al-A'raf 31 Ini diperkuat hadis "sebaik-baik parfum laki2 adalah yang kuat baunya dan tidak nampak warnanya, dan sebaik-baik parfum perempuan adalah yang nampak warnanya dan samar baunya" HR Tirmidzi 2787. Artinya dua2nya diatur, tapi dua2nya gak boleh mengganggu. Cowok boleh wangi, cewek boleh wangi. Tapi Kalau sama2 menyengat dan mengganggu kekhusyukan jamaah lain, sama2 makruh dan pahalanya kurang. Jadi aturannya adil dua arah. Baik laki2 maupun perempuan kalau niatnya sengaja wangi menyengat untuk memancing syahwat lawan jenis, maka hukumnya sama mendekati zina. Kalau niatnya bersih karena Allah agar tidak bau dan menghormati jamaah lain, maka boleh dan sunnah.#hadith #islam #targetaudience

About