@usersamsul._: graduasi #graduation #09 #spm

𝓢𝓪𝓶𝓼𝓾𝓵🩸
𝓢𝓪𝓶𝓼𝓾𝓵🩸
Open In TikTok:
Region: MY
Saturday 10 October 2026 19:21:13 GMT
354009
36865
105
4453

Music

Download

Comments

amiruddin.kyairul
🅰️MIR〽️ :
nak join bole?tapi kami tak ramai
2026-10-11 10:14:14
96
tokcikk
XxAqHxX :
cam sama😅
2026-10-11 11:43:22
155
qissyorny
qis :
camne nak pilih ek 🥰🤣🤣
2026-10-11 10:36:02
33
qass_144
카시🤏🏻 :
macam nadhir nasar aku tengok die ni😭
2026-10-15 12:57:07
38
userrr0250308
Xxx0406xxX :
erik tu leader korng ke
2026-10-11 04:56:52
21
imxn_k09
~i~ :
maaf lmbt skit
2026-10-11 21:09:56
6
luvfar_2
祖尔法 🦋 :
buka mata pun tkslah pilih
2026-10-13 15:31:06
4
lolymayaa
maya :
nak pilih yangg manaa satuu niiii
2026-10-11 13:43:10
1
mhdhairiil
ril :
padu ke sklh ni ?
2026-10-11 08:34:08
3
omgapan
𝘼𝙥𝙖𝙣★ :
kalau nak yang pakai reben merah tu bole tak
2026-10-12 10:02:38
2
takmautiawjalanterus6
🧬 :
mari dah paiter smkpi
2026-10-12 09:30:19
2
aqiffnothere
𝙖𝙦𝙞𝙛𝙛 :
yng ni ttap win
2026-10-13 12:24:12
1
swetiemchayull_
nurul 🚶🏻‍♀️ :
2026-10-11 07:42:18
3
qimmmm4806
𝓂𝓊𝓈 :
semangat
2026-10-13 03:33:57
2
yanananoqi
yanaa :
2026-10-11 14:09:23
1
zgxhakzo
ãqãshã⁵⁵⁵ :
2026-10-11 13:04:20
1
harryhensem1
Harry :
2026-10-11 11:23:58
1
accnotfound12129043
low :
2026-10-11 07:28:26
2
ynnna_.2
y :
nak pilih yg ada rambut
2026-10-12 13:24:24
2
dnshhrth_
نيش :
2026-10-10 21:38:13
4
qisnakcoklat0
qis :
tutup mata takkann salah pilih punyalaa
2026-10-11 10:08:51
3
pendekk451
wanitasetia. :
paduuuu🔥
2026-10-11 06:53:20
2
yinnakberak._
𝓎𝒾𝓎𝒾𝓃 𝝑𝝔 :
2026-10-11 03:48:00
2
7_wnn1
7_wnn1 :
nk yng burgundy
2026-10-12 08:39:01
2
To see more videos from user @usersamsul._, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


"Tidak ada yang lebih menyakitkan daripada menyadari bahwa rumah yang selama ini aku rindukan untuk pulang, justru hancur karena ulahku sendiri. Dulu aku selalu berpikir rumah ini akan baik-baik saja, karena cinta yang ada di dalamnya terasa begitu kuat. Aku terlalu yakin bahwa mereka akan selalu mengerti, selalu memaafkan, dan selalu bertahan sekeras apa pun aku menyakiti mereka. Sampai akhirnya aku lupa, bahwa hati manusia juga bisa lelah, perasaan juga bisa habis, dan kesabaran pun memiliki batasnya. Sedikit demi sedikit aku merusak semuanya. Bukan dalam satu malam, bukan juga karena satu kesalahan besar. Tapi karena banyak kesalahan kecil yang terus berulang. Kata-kata yang seharusnya tidak terucap, sikap yang seharusnya tidak dilakukan, dan ego yang selalu aku menangkan di atas perasaan orang-orang yang sebenarnya paling tulus mencintaiku. Aku terlalu sibuk merasa benar sampai tidak sadar bahwa aku sedang kehilangan banyak hal berharga. Rumah yang dulu penuh tawa perlahan menjadi sunyi. Percakapan yang dulu hangat berubah menjadi seperlunya. Tatapan yang dulu penuh kasih berubah menjadi tatapan yang menyimpan luka. Dan aku tetap berjalan seolah semuanya baik-baik saja. Sampai pada suatu titik, aku melihat rumah itu tidak lagi sama. Kehangatannya memudar, kenyamanannya hilang, dan aku baru sadar bahwa penyebabnya adalah diriku sendiri. Kadang aku duduk sendirian dan mengingat semua yang pernah terjadi. Mengingat bagaimana dulu semuanya terasa begitu indah. Mengingat orang-orang yang pernah berusaha bertahan meski aku berkali-kali mengecewakan mereka. Mengingat semua kesempatan yang pernah diberikan kepadaku untuk berubah, tetapi justru aku sia-siakan. Rasanya sesak ketika menyadari bahwa penyesalan selalu datang paling akhir, saat semuanya sudah terlanjur rusak. Yang paling menyakitkan bukan ketika rumah itu berubah. Yang paling menyakitkan adalah ketika aku sadar bahwa aku tidak bisa menyalahkan siapa-siapa. Tidak ada orang ketiga, tidak ada keadaan, tidak ada takdir yang harus disalahkan. Semua berawal dari diriku sendiri. Dari ego yang tidak pernah mau mengalah, dari amarah yang tidak pernah bisa dikendalikan, dan dari sikap yang terlalu sering menganggap cinta akan selalu ada meski tidak dijaga. Sekarang aku mengerti bahwa tidak semua yang rusak bisa kembali seperti semula. Ada retakan yang bisa diperbaiki, tapi bekasnya akan tetap ada. Ada luka yang bisa sembuh, tapi rasa sakitnya mungkin akan selalu dikenang. Dan ada rumah yang tetap berdiri, tetapi tidak lagi terasa seperti rumah yang dulu. Aku hidup bersama penyesalan yang setiap hari datang tanpa diundang. Penyesalan karena tidak lebih menghargai ketika masih memiliki. Penyesalan karena baru belajar menjaga setelah kehilangan. Penyesalan karena baru memahami arti sebuah rumah ketika kehangatannya mulai menghilang. Seandainya waktu bisa diputar kembali, aku ingin menjadi seseorang yang lebih baik. Seseorang yang lebih tahu cara menjaga daripada merusak, lebih tahu cara mencintai daripada melukai. Tapi hidup tidak pernah memberi kesempatan untuk mengulang. Yang bisa kulakukan hanyalah menerima semua akibat dari kesalahanku sendiri. Dan di antara semua penyesalan yang ada, aku masih menyimpan satu harapan kecil. Harapan bahwa suatu hari nanti, rumah yang pernah aku rusak ini bisa kembali dipenuhi kebahagiaan. Mungkin bukan bersamaku, mungkin aku sudah tidak menjadi bagian di dalamnya. Tapi setidaknya aku ingin tahu bahwa setelah semua luka yang pernah kuberikan, rumah itu akhirnya menemukan damainya kembali. Karena terkadang, bentuk cinta yang paling tulus adalah menerima bahwa kita tidak selalu pantas untuk tinggal di tempat yang pernah kita hancurkan, lalu mendoakannya diam-diam agar tetap bahagia, meski tanpa kehadiran kita lagi." 🥀🖤 "Aku kehilangan rumah bukan karena badai di luar sana, tapi karena aku sendiri yang menjadi badai di dalamnya." 🥀 #rumah #penyesalan #kehilangan #belajardewasa #luka

About